- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
Saiful Arif : Selayar Terpisah, Tapi Kita Tak Rela Terbelakang dalam KPPD

MAKASSAR - Wabup Saiful Arif menyatakan, Selayar satu satunya kabupaten yang seluruh wilayahnya secara geografis terpisah dari daratan Pulau Sulawesi. Namun, kami tak ingin menjadi kabupaten terakhir yang menerapkan sistem dan aplikasi "Kartu Kredit Pemerintah Daerah" (KKPD) di Sulawesi Selatan.
Menjadi penanggap pertama dalam babakan tanya jawab dan diskusi pada Sosialisasi "Kartu Kredit Pemerintah Daerah" (KPPD) di Hotel Claro Makassar, Selasa (29-8) siang, Wabup Saiful Arif meminta para Nara Sumber dan atau Panitia melaksanakan Monev rutin, baik secara Nasional, maupun level reginonal Sulsel, sehingga setiap waktu tertentu dapat dipantau perkembangannya, sekaligus diketahui kendala yang dialami oleh Pemda tertentu dan mendiskusikan solusi untuk percepatan peningkatan pemanfaat sistem ini.
Selain Wabup Selayar, Saiful Arif, Sosialisasi KKPD yang diawali Sambutan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rudy Bambang Wijanarko dan Sambutan Gubernur dibacakan Karo Ekonomi dan Pembangunan, Junaedi, yang diwarnai diskusi hangat dan dinamis hingga Magrib, juga dihadiri Hj. Indah Putri Indriani (bupati Luwu Utara), Frederik Victor Palimbong ( Wakil Bupati Toraja Utara); Asman, ( Wabup Enrekang); Lutfi Halide ( Wabup Soppeng), dan Armayani,( SekDa Wajo);
Baca Lainnya :
- Penegakan Perda, Satpol-PP Damkar Lakukan Operasi Yustisi 0
- Ini Himbauan Kades Nyiur Indah Cegah Penyebaran Covid-190
- Safari Ramadhan di Kecamatan Pasimasunggu, Ini Pesan Wakil Bupati Kepulauan Selayar 0
- Bupati Selayar Jamu Makan Malam Menteri Kelautan dan Perikanan RI0
- Wabup Selayar Serahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah TA 2022 ke BPK RI Perwakilan Sulsel0
Kepada pewarta, Rabu (30-8) siang, Wabup menyatakan, di samping hal hal yang sifatnya substantif dan regulatif, para penanggap juga mempertanyakan hal hal tehnis, yang dijawab oleh ketiga Nara Sumber secara bergantian sesuai dengan kapasitas dan kewenangan serta materi yang dipaparkan sebelumnya.
Tampil sebagai Nara Sumber, Kepala Grup SP Nilai besar dan perizinan Ritel Dapartemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Moh. Dudi Dermawan; Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negri, Anwar Musadat; dan Kepala Badan Pengelolaan keuangan dan Aset Daerah Kota Cilegon, Dana Sujaksani.
Seusai acara, kepada Kaban Pengelolaan Keuangan dan dan Pajak Daerah H. Mukhtar bersama Kabidnya Andi Anshar, Wabup mengingatkan agar setiba di Selayar, dilaksanakan rakor, untuk percepatan pelaksanaan sistem dan Aplikasi KKPD ini, seraya terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk maksud yang sama. (Rls)











.jpeg)