- Pemkab Selayar Bersiap Sambut Rombongan Pangdam, Dankodaeral, Anggota DPR dan Pejabat dari Kemenhan RI
- Kuota Haji Selayar Turun Drastis, Kakan Kementerian Haji dan Umrah Sebut Akibat Sistem Waiting List Nasional
- Wabup Muhtar Lepas Jemaah Calon Haji 1447 H/2026 M Menuju Tanah Suci
- Bupati Selayar Sambut Tim Wasev TMMD Ke 128, Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah
- Pemkab Kepulauan Selayar Matangkan Persiapan Celebes Scooter Party XIX 2026, Ribuan Scooterist Diperkirakan Hadir
- Bupati Natsir Ali Tekankan Pentingnya Pendidikan Al-Qur an pada Wisuda Santri BKPRMI Selayar
- Bupati Natsir Ali Hadiri Pelantikan Pengurus BPC PHRI Kepulauan Selayar, Dorong Sinergi Bangun Pariwisata Hebat
- Dukung Program GEMETAR, Bank Sulselbar Siap Biayai Petani Jagung Selayar Melalui Program KUR
- Pemkab Selayar Gandeng Bank Sulselbar Fasilitasi KUR Petani Jagung, Potensi Panen Capai Rp54 Juta per Hektare
- ATR/BPN Dorong Integrasi NIB-NOP, Selayar Tetapkan Dua Kelurahan Percontohan
Selayar Masuk 10 Besar dari 33 Pemegang Saham di Bank Sulselbar

KEPULAUAN SELAYAR - Tak ketinggalan, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar memberikan perhatian dan dukungan pada peningkatan fungsi dan peranan PT Bank Sulselbar, baik dalam penyertaan modal, maupun dalam bentuk saran dan masukan.
Seperti yang dilakukan oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, SH saat mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Senin (13/3/2023) di Hotel The Rinra Makassar, Saiful Arif menyarankan agar CSR perusahaan secara keseluruhan sudah dibagi secara proforsional berdasarkan jumlah penyertaan modal, dan pemanfaatannya, tergantung pada pemda masing-masing. Hal ini ditambahkan peserta lain, juga disesuaikan dengan jumlah tabungan dan keuntungan di daerahnya. Selain itu, juga perlu disisihkan dari CSR tersebut sebagai dana cadangan, misalnya untuk membantu warga atau daerah yang terkena bencana.
Dalam RUPS itu dihadiri para pemegang saham yang terdiri dari Pemerintah Provinsi Sulselbar serta Pemerintah Kabupaten/Kota di dua provinsi tersebut
Baca Lainnya :
- Penampilan Colour Guard Akan Meriahkan Grand Opening Festival Takabonerate 20220
- Usai Sholat Id, Bupati dan Wabup Kepulauan Selayar Gelar Open House 0
- Asisten Pemerintahan dan Kesra Sampikan Selamat pada Milad Pertama ITSBM0
- Lepas sambut Kapolres, Bupati Selayar ungkap sosok AKBP Temangangro0
- Maskapai Citilink Hari Ini Terbang Perdana ke Bandara H. Aroeppala Selayar0
Plt. Sekda Provinsi Sulsel Andi Aslam Patonangi dalam sambutannya sebelum membuka RUPS tersebut menyatakan RUPS merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan setiap tahun sesuai regulasi. Untuk tahun ini ada dua agenda utama yakni RUPS tahunan Tahun 2022 dan RUPS LB Tahun 2023, paparnya seraya menjelaskan posisi dan fungsi direksi sesuai regulasi.
Kepada pewarta Saiful Arif, Senin 13-3 malam sesaat tiba di Jakarta untuk mengikuti penyerahan penghargaan Universal Health Coverage (UHC), Selasa (14-3), menyatakan seperti dimuat dalam laporan tahunan direksi PT. Bank Sulselbar, ada 33 pemegang saham sampai periode 31 Desember 2022. Dua puluh Lima di Sulawesi Selatan dan 8 di Sulawesi Barat. Selayar berada di urutan ke 8 di antara 24 Kabupaten /Kota di Sulsel dengan jumlah modal yang di sertakan sebesar Rp 63.349.000.0000.
“Terbanyak perta, Luwu Timur sebesar RP 153.000.000.000, disusul Wajo di urutan kedua sebesar RP 97.049.000.000, ketiga Makassar RP 91.148.000.000; keempat Soppeng Rp 88.849.000.000;, kelima Bone Rp 80.439.000.000; ke enam Enrekang Rp 73.542.000.000; ketujuh Pangkep Rp 71.306.000.000; kedelapan, Kepulauan Selayar RP. 63.349.000.000, ke sembilan Pinrang Rp 58.300.000.000, dan ke sepuluh Maros RP. 57.374.000.000. Total modal yang distor oleh 33 pemegang saham sebesar Rp 2.187.068.000.000.,” pungkas Saiful.
Dari pantauan media RUPS berjalan lancar dan sangat dinamis diwarnai saran dan masukan dari para peserta antara lain dari Makassar, Gowa, Soppeng, Luwu Timur, Barru, Bulukumba, Toraja Utara, dan Kabupaten Pasang Kayu Provinsi Sulawesi Barat, serta dari Wakil Bupati Kepulauan Selayar Saiful Arif. (Rls)










.jpeg)