- Sekda Selayar Apresiasi Pengabdian Mahasiswa KKN UGM, Syafina: Semoga Pengabdian Kami Berdampak dan Berkelanjutan
- Sekda Andi Abdurrahman Buka Festival Bontoharu Merdeka, Semarakkan HUT ke-81 RI
- KAHMI dan FORHATI Selayar Dilantik, Bupati Natsir Ali: Saatnya Alumni Ambil Peran Lebih Besar untuk Daerah
- ASDP Siapkan KMP Awu-Awu Layani Lintasan Pamatata–Bira, KMP Balibo Hanya Beroperasi Sementara
- Distribusi Logistik Terganggu, ASDP Siap Operasikan Kembali KMP Balibo setelah Jalani Ramp Check
- Wabup Muhtar Bekali Ratusan Mahasiswa KKN Universitas Megarezky Sebelum Mengabdi di Selayar
- Raker Komisi II DPR RI Soroti Remunerasi Kepala Daerah dan DBH, Bupati Selayar: Daerah Kepulauan Butuh Keadilan Fiskal
- Kapolda Sulsel Resmikan Pos Polairud Pulau Jinato, Perkuat Pengamanan Kawasan Takabonerate
- Dua Pejabat Administrator Disdukcapil Selayar Dilantik, Wabup Muhtar Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab
- Bupati Selayar Bentuk Satgas Keselamatan Masyarakat, Evaluasi Total Sistem Keamanan Pelayaran Pasca Musibah KM Nurul Salsa
Silaturrahim dengan Masyarakat Desa Laiyolo Baru, MBA Sampaikan Ini

SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali (MBA) kembali melakukan kunjungan kerja dan bersilaturrahim dengan masyarakat Desa Laiyolo Baru Kecamatan Bontosikuyu, Rabu (4/3/2020).
Bupati mengawali kunjunganya dari Dusun Pangkajene, menyusul ke Dusun Kilotepo dan Dusun Laiyolo didampingi oleh Asisten Pemerintahan Drs. Suardi, Kadis Sosial Patta Amir, Kadis Pertanian Ir. Ismail, Kepala BPBD Ahmad Ansar, Kabag. Humas dan Protokol Siti Rahmania, S.H, Camat Bontosikuyu Drs. Muhammad Aris dan Sekretaris PU.
Bupati mengatakan dalam kunjungan kerjanya selain bersilaturrahim sekaligus ingin mendengarkan masukan dari masyarakat termasuk hal-hal yang perlu dibenahi diakhir kepemimpinannya bersama Wabup Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H. Sekaligus menyampaikan permohonan maaf jika selama empat tahun kepemimpinannya ada kebijakan yang belum bisa terpenuhi.
"Sebagai pemimpin di Kabupaten Kepulauan Selayar saya menyampaikan permohonan maaf. Tentu tidak ada manusia yang sempurna karena kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT. Jadi ruang ketidak sempurnaan itu ketika kita saling memaafkan," kata Basli Ali.
Baca Lainnya :
- Bupati Kepulauan Selayar Tinjau Tanggul Jebol di Desa Bonea0
- Mesin Listrik 1000 KWH, Segera Tiba di Pulau Jampea Kepulauan Selayar0
- Bupati Kepulauan Selayar Kunker Dua Kecamatan di Kepulauan, Ini Agendanya 0
- Wabup Kepulauan Selayar Hadiri Gelar Pengawasan Daerah dan Konfrensi AAIPI Wilayah Sulsel0
- Bupati Kepulauan Selayar Imbau Masyarakat Muslim Perbanyak Ibadah di Bulan Ramadhan 1440 H0
Dari sejumlah kebijakan yang belum terealisasi, lanjut Basli di akhir periodenya akan terus berupaya maksimal untuk bisa terakomodir pada APBD 2021.
Bupati juga menyampaikan soal karakteristik wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar yang sangat jauh berbeda dengan kabupaten lainnya di Sulawesi Selatan. Letak geografis yang terpisah dari daratan Pulau Sulawesi menjadi tantangan tersendiri untuk membangun daerah ini.
Menurut dia menjadi pemimpin di Kabupaten Kepulauan Selayar tidak semudah dengan apa yang kita bayangkan. Di samping dibutuhkan koneksi, kemauan dan pikiran juga dibutuhkan fisik yang kuat, terlebih banyak warga kita yang butuh pelayanan prima pada lima kecamatan di kepulauan.
"Kalau di kabupaten lain praktis seluruh wilayahnya bisa ditempuh dengan perjalanan darat yang bisa dijangkau dalam perjalanan satu hari. Tetapi daerah kita yang terdiri gugusan pulau pulau kecil tidak segampang dengan daerah lain dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Meski demikian berdasarkan data BPS secara umum dapat digambarkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Selayar dapat berjalan dengan baik.
Dalam silaturahim tersebut, muncul sejumlah aspirasi dan masukan dari masyarakat terkait dengan penyelenggaraan pemerintahan si Kabupaten Kepulauan Selayar.
Baca juga : Asisten Pemerintahan Resmikan Gedung Tahfizhulqur'an Pondok Pesantren Hidayatullah
Dari aspirasi berupa permohonan bantuan, Bupati meminta agar dibuat secara tertulis agar bisa disesuaikn dengan regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun Bupati kembali menegaskan bahwa dari sejumlah permohonan bantuan itu tidak semuanya bisa direalisasikan mengingat anggaran yang sangat terbatas. Olehnya itu kata dia akan diprioritaskan bantuan yang sifatnya mendesak dan berskala umum untuk masyarakat secara keseluruhan. (HUMAS/IM)










.jpeg)