- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
- Usulan Dikabulkan! Pos SAR Selayar dan Bone Kompak Naik Kelas
- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
Tekan Angka Stunting, TP. PKK Kepulauan Selayar Luncurkan Rumah Gizi

KEPULAUAN SELAYAR -KEPULAUAN Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kepulauan terus menunjukkan peran dan komitmennya membantu pemerintah dalam penanganan angka stunting.
Kontribusi nyata tersebut dengan melakuka berbagai gerakan cepat untuk mengakselerasi program dan kegiatan, salah satunya dengan "Pembentukan Rumah Gizi PKK", sebagai upaya berkelanjutan dalam rangka penurunan angka stunting khususnya di Kepulauan Selayar.
"Masalah gizi anak harus menjadi perhatian semua pihak, sehingga ke depan angka stunting itu semakin menurun," Ujar Ketua TP PKK Kepulauan Selayar, Andi Dwiyanti Musrifah Basli ketika melaunching Rumah Gizi di Sekretariat PKK, Jl Krg Bonto Benteng, Rabu (8/2/2023).
Baca Lainnya :
- Briefing, Pjs Bupati Kepulauan Selayar Imbau Agar Opini WTP dapat Terus Dipertahankan0
- Bupati Kepulauan Selayar Kunker Dua Kecamatan di Kepulauan, Ini Agendanya 0
- Bantuan Kepada Korban Kebakaran Terus Mengalir, Kali ini Datangnya Dari PKK Peduli 0
- Tiba di Tana Toraja, Kafilah STQH Selayar di Sambut Secara Adat 0
- Bappelitbangda Gelar Sosialisasi Kebijakan Pemda dan Bimtek Penyusunan Proposal Kabupaten0
Musrifah mengungkapkan, prevalensi stunting di Kepulauan Selayar masih sangat tinggi, ada 36 Desa/Kelurahan menjadi Lokus.
"Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022,
Selayar berada pada urutan ke 6 dengan 32,1 persen, sehingga perlu dilakukan penanganan secara menyeluruh" ungkapnya
Keberadaan Rumah Gizi PKK diharapkan semua bentuk intervensi dapat terkordinir, sehingga penanganan, pemantauan serta tindak lanjut yang akan dilaksanakan terkordinasi denga baik.
"Seperti intevensi gizi spesifik, maupun intervensi sensitif seperti pola asuh, sanitasi diharapkan terlaksana dan terkordinir dalam Program Rumah Gizi PKK ini" tandas Musrifah dalam arahannya.
Lanjutnya, persoalan stunting bukan masalah yang mudah, akan tetapi harus diselesaikan dengan keterlibatan berbagai pihak, hal tersebut tidak bisa dibiarkan karena berkaitan dengan masa depan generasi penerus bangsa.
Andi Musrifah mengajak semua pihak seraya menegaskan kepada para Ketua PKK Desa dan Kelurahan selaku garda terdepan program ini untuk betul-betul proaktif melakukan pembinaan diwilayahnya masing-masing.
Kegiatan peluncuran dan Pembentukan Rumah Gizi PKK juga diisi dengan paparan materi dari Kepala Dinas Kesehatan, PMD dan Kadis P3AP2KB serta dihadiri para Camat, Kades, Lurah dan jajaran Pengurus PKK Kabupaten, desa dan Kelurahan.
Tambahan informasi, upaya dalam melakukan percepatan penurunan angka stunting di Indonesia menjadi sebuah program prioritas skala nasional. Target penurunan angka prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2024 yang harus dicapai adalah sebesar 14 persen. (Humas-Tim)











.jpeg)