Breaking News
- Wabup Muhtar Ajak Warga Polebunging Perkuat Iman dan Ekonomi dalam Safari Ramadan
- Bupati Natsir Ali Pastikan Pembangunan Jalan dan Perkuat Program Pertanian Saat Safari Ramadan di Pakbatteang Buki
- Safari Ramadan di Bontomatene Bupati Natsir Ali Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Program Strategis Daerah
- Dinkes Selayar Uji Keamanan Jajanan Buka Puasa, Wabup Muhtar Ajak ASN Dukung UMKM
- Pemkab dan BAZNAS Selayar Perkuat Sinergi Tekan Angka Stunting
- Pemkab Selayar Awasi Ketat Harga dan Distribusi Bahan Pokok Selama Ramadan
- Wabup Bersama BAZNAS Selayar Distribusikan Bantuan Program Penurunan Stunting
- GEMERLAP Jadi Prioritas, Bupati Natsir Ali Minta ASN Responsif dan Adaptif Lewat Sistem Kerja Fleksibel
- Respons Keluhan Warga, Distribusi BBM dan Antrean Jadi Fokus Rapat Pemda Selayar Hari ini
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
Wabup Kepulauan Selayar Canangkan Kampung KB di Bukit Timur

kepulauanselayarkab.go.id - Pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB) di Dusun Bontobuki Desa Bukit Timur Kecamatan Buki, Senin (7/5/2018), ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H. Pencanangan ini dilaksanakan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga berencana (DP3AP2KB).
Selain unsur dari DP3AP2KB, Hadir pula Staf Ahli Bupati Drs. Suardi, Camat Buki Ince Abd, S. Sos, Sekretaris Bappelitbangda, Sekretaris BKPPD, para tokoh masyarakat, tokoh agama Kecamatan Buki.
"Harapan saya kepada petugas KB, mohon diidentifikasi pasangan usia subur di Dusun Bontobuki. Selanjutnya datanya kemudian diupdate terus, serta aktif melakukan pendamping," ucap Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H.
Wakil Bupati juga menyinggung terkait dengan alat kontrasepsi, yang menurutnya penggunaan dan pemanfaatannya harus lebih selektif.
"Berbicara soal KB, artinya kita berbicara soal perencanaan dalam sebuah keluarga. tidak hanya di Indonesia, tapi di seluruh dunia, memiliki program perencanaan dalam keluarganya," Kata Wakil Bupati.
Menurutnya Indonesia termsuk negara ke-4 di dunia yang memiliki jumlah penduduk sangat besar. Hal ini menandakan bahwa di satu sisi terjadi ledakan penduduk. Jika hal tersebut tidak segera dibatasi memungkinkan bakal tidak ada tempat lagi di dunia ini, ujarnya.
"Ledakan penduduk tidak berbanding lurus dengan peningkatakan ekonomi. ekonomi lebih lambat dbandingkan pertumubhan jumlah penduduk," lanjut Wakil Bupati Kepulauan Selayar. (Wahidah Gau / Man)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)