- Bupati Natsir Ali Soroti Sektor Perikanan Saat Terima Kunjungan Ombudsman
- BPS dan Bupati Selayar Perkuat Data untuk Pembangunan Lewat Kelurahan CANTIK 2026
- Qoriah Selayar Reni Anggraeni Berangsur Pulih, Sudah Diizinkan Kembali ke Pondokan
- Qoriah Asal Selayar Pingsan Usai Tampil di Cabang Tilawah Dewasa Putri MTQ XXXIV Sulsel
- Harga Jagung Rp5.500–Rp6.400/Kg, Bulog Siap Serap Hasil Petani Selayar Dukung Program GEMETAR
- Bupati Selayar Launching Penyaluran Bantuan Pangan 26 Ton untuk Alokasi Februari–Maret 2026
- Tim Medis RSUD KH. Hayyung Selayar Periksa Kesehatan Dapur Kafilah MTQ XXXIV
- Kafilah Selayar Mulai Berlaga di Hari Pertama MTQ XXXIV Sulsel
- Bupati Selayar Terima Kunjungan UPC, Bahas Pengembangan PLTB dan PLTS
- Inspektorat Selayar Perkuat Upaya Pencegahan Korupsi melalui Evaluasi IKPD MCSP 2025
Wabup Muhtar Pimpin Rakor TPPS: Prevalensi Stunting di Selayar Turun 5,6 Persen

KEPULAUAN SELAYAR – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menggelar rapat koordinasi di Ruang Pola Kantor Bupati, Jumat (19/9/2025).
Rakor dipimpin Wakil Bupati Drs. H. Muhtar, M.M. selaku Ketua TPPS. Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. H. M. Yunan Krg. Tompobulu, Staf Ahli Bupati Muzakkir Muin, jajaran TP-PKK, para kepala OPD, camat, kepala desa/lurah, serta undangan lainnya.

Baca Lainnya :
- Selayar Tekan Stunting, Aksi Konvergensi Capai 100 Persen, Wabup Muhtar : Komitmen Kami Bukan untuk Dicerita, Tapi Dilaksanakan0
- Program Stop Stunting di Selayar Dapat Keluhan, Dinkes Koordinasi ke Pihak Penyelenggara Pastikan Perbaikan Menu PMT0
Dalam sambutannya, Wabup Muhtar menyampaikan bahwa angka prevalensi stunting di Kepulauan Selayar mengalami penurunan sebesar 5,6 persen berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2024. Angka stunting yang sebelumnya berada di 31,3 persen, kini turun menjadi 25,7 persen.
“Meskipun angka ini masih relatif tinggi, capaian ini patut kita syukuri bersama. Saya selaku Ketua TPPS menyampaikan apresiasi atas kontribusi semua pihak dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kepulauan Selayar. Evaluasi harus kita lakukan secara berkelanjutan sehingga menjadi acuan untuk mempercepat penurunan stunting hingga 14 persen pada sisa waktu tahun 2025,” ujar Wabup.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antar-pemangku kepentingan, peningkatan komitmen, serta koordinasi lintas sektor. Menurutnya, sinkronisasi program percepatan penurunan stunting antara OPD, pemerintah desa, dan berbagai elemen terkait menjadi kunci dalam mencapai target nasional.
Selain pemaparan data terbaru, rakor juga membahas sejumlah kendala yang dihadapi TPPS serta upaya intervensi spesifik maupun sensitif. Di antaranya peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, serta penguatan edukasi gizi kepada masyarakat.(Humas IKP Diskominfo SP – M)










.jpeg)