- Hari Pertama Penuh Kesan, 112 Siswa Baru Disambut Bak Keluarga di UPT SDN Benteng Selatan No.1 Kep. Selayar
- Nasi Santan Jadi Andalan TP PKK Selayar di Festival Kuliner Nasional HKG PKK ke-54
- UMKM Selayar Tampil Memikat di Pameran HKG PKK ke-54 Tingkat Nasional
- Puncak Peringatan HKG PKK ke-54, Hj. Tri Yanti Perkuat Semangat Pengabdian Kader PKK Selayar
- Yanti Rahmawati Ketua TP PKK Selayar Gaungkan Budaya Hidup Sehat Lewat Jalan Sehat Anti Mager
- BKPSDM Selayar dan UNHAS Perkenalkan Program Pascasarjana bagi ASN
- Bupati Selayar Terima Hasil Pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah dari Kementerian PU
- Keluhan Petani Arang Terjawab, Pemkab Selayar dan ASDP Sepakati Skema Khusus Pemuatan di Pamatata
- Ketua dan Jajaran TP PKK Selayar Hadiri Pembukaan Pameran UMKM, Cek Kesehatan Gratis, dan Pencanangan Rekor MURI MMS
- Sukseskan Rekor MURI, TP PKK Selayar Libatkan 585 Ibu Hamil dalam Gerakan Minum MMS
Selayar Tekan Stunting, Aksi Konvergensi Capai 100 Persen, Wabup Muhtar : Komitmen Kami Bukan untuk Dicerita, Tapi Dilaksanakan

KEPULAUAN SELAYAR – Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhtar, memaparkan capaian pelaksanaan aksi 1 hingga aksi 8 dalam konvergensi percepatan penurunan stunting Tahun 2024. Pemaparan tersebut disampaikan dalam rangka penilaian kinerja Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2024, yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati, Rabu (28/5/2025).
Dalam pemaparan yang disampaikan secara daring, H. Muhtar menekankan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam upaya menurunkan angka stunting melalui sinergi lintas sektor yang terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan.

Baca Lainnya :
Kepada tim penilai yang terdiri dari tim TPPS Provinsi Sulawesi Selatan, Bappelibangda Sulsel, Dinkes Sulsel, dan tim Inei Pusat, Inspektorat Provinsi serta LSM, Wabup Muhtar menegaskan, bahwa komponen kegiatan delapan aksi konvergensi pada pelaksanaannya telah mencapai 100 persen.
Disebutkan, jumlah penduduk Kabupaten Kepulauan Selayar 143.096 jiwa. Jumlah keluarga beresiko stunting Tahun 2024 sebesar 18.380 KK. Sedangkan angka prevalensi stunting Kabupaten Kepulauan Selayar menurut ePPGBM periode Bulan Agustus Tahun 2023 sebesar 18.55 persen. Sedangkan Tahun 2024 sebesar 16.68 persen.
Sementara angka SSGI (Survei Status Gizi Indonesia), Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2023 sebesar 31,3 persen, dan Tahun 2024 turun ke angka 25,7 persen, atau prevalensi stunting turun sebesar 5,6 persen.
"Komitmen percepatan penurunan stunting bukan untuk dicerita, tetapi komitmen kami untuk dilaksanakan. Alhamdulillah penurunan angka stunting di Kabupaten Kepulauan dari tahun ke tahun terlihat sangat signifikan," ucap Wabup Muhtar.
Kepada tim penilai, Wabup memaparkan tren penurunan stunting selama tiga tahun terakhir. Disebutkan, pada tahun 2022, stunting berada angka 21,05 pada Tahun 2023 pada angka 18,55 dan Tahun 2024 turun lagi ke angka 16,68.
Ia juga menyampaikan bahwa delapan aksi konvergensi telah diimplementasikan secara konsisten, mulai dari analisis situasi, penyusunan rencana kegiatan, rembuk stunting, pembinaan kader, sistem manajemen data, pengukuran dan publikasi data, hingga evaluasi kinerja tahunan.
“Kami menyadari bahwa stunting bukan hanya persoalan gizi, tetapi juga menyangkut pola asuh, sanitasi, hingga akses terhadap pelayanan dasar. Oleh karena itu, pendekatan konvergensi menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan ini,” ujar H. Muhtar.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kadis Kesehatan dr. Husaini, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Andi Massile, bersama tim lainnya yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Kepulauan Selayar. (Humas IKP/Im).










.jpeg)