Keluhan Petani Arang Terjawab, Pemkab Selayar dan ASDP Sepakati Skema Khusus Pemuatan di Pamatata

By Ichal Bendo 09 Jul 2026, 18:24:06 WIB Berita
Keluhan Petani Arang Terjawab, Pemkab Selayar dan ASDP Sepakati Skema Khusus Pemuatan di Pamatata

KEPULAUAN SELAYAR – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar  menindaklanjuti keluhan petani dan pelaku usaha arang terkait penghentian sementara pemuatan arang di lintasan Pelabuhan Pamatata–Bira. Melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhtar, M.M., Kamis (9/7/2026).


Dalam rakor tersebut, Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan berhasil menyepakati skema khusus pemuatan arang yang tetap mengedepankan aspek keselamatan pelayaran.

Baca Lainnya :

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati tersebut dihadiri Ketua Komisi III DPRD, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Asisten Ekbang Setda, Kadis Perhubungan, Kadis Perdagangan, Koperasi dan UKM, Kadis Perindustrian dan Ketenagakerjaan, Kasatpol PP dan Damkar, UPP Kelas III Selayar dan Jampea, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Selayar, Polairud Polres Selayar, Koramil Bontomatene, serta unsur teknis terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut, seluruh peserta menyampaikan berbagai masukan dan pandangan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Pembahasan difokuskan pada upaya mencari solusi yang mampu menjaga keselamatan pelayaran sekaligus menjamin keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada komoditas arang.

Berdasarkan hasil pembahasan, rapat menyepakati bahwa pemuatan arang akan dilaksanakan satu kali dalam sepekan dengan jumlah minimal 10 truk untuk setiap pengiriman.

Proses penyeberangan akan dilakukan pada malam hari sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi risiko, mengingat arang merupakan muatan yang memiliki tingkat bahaya lebih tinggi dibandingkan bahan bakar minyak (BBM) apabila tidak ditangani sesuai standar keselamatan.

Selain itu, seluruh arang yang akan diangkut wajib dipastikan benar-benar telah melalui proses pendinginan yang cukup serta dikemas sesuai prosedur dan ketentuan keselamatan sebelum dimuat ke atas kapal. Ketentuan tersebut menjadi syarat utama guna meminimalkan potensi terjadinya kebakaran selama proses pengangkutan.

Dalam rapat itu, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Selayar juga menyatakan telah menyiapkan dua kapal khusus, yakni KMP Balibo dan KMP Kormomolin, yang akan dioperasikan khusus untuk mengangkut muatan arang tanpa membawa penumpang. 

Kedua kapal tersebut telah melalui proses verifikasi kelayakan, sementara proses sertifikasi sebagai kapal pengangkut khusus muatan arang saat ini tinggal menunggu penerbitan dan diperkirakan akan segera selesai.

Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H.Muhtar, M.M., menyampaikan bahwa kesepakatan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menghadirkan solusi yang mengakomodasi kepentingan masyarakat tanpa mengesampingkan aspek keselamatan.

"Alhamdulillah, melalui rapat koordinasi ini kita berhasil menemukan solusi yang mengakomodasi kepentingan masyarakat sekaligus tetap mengutamakan keselamatan pelayaran" ujar Wabup

Dia menambahkan, Pemerintah daerah akan terus mengawal pelaksanaannya agar aktivitas pengiriman arang dapat kembali berjalan dengan aman, tertib, dan memberikan kepastian bagi para petani maupun pelaku usaha arang.

Wabup juga menegaskan bahwa keberhasilan skema ini tidak hanya bergantung pada kesiapan armada, tetapi juga pada kesadaran dan kepatuhan para pelaku usaha arang terhadap standar keselamatan. 

Karena itu, ia memerintahkan perangkat daerah terkait untuk pembinaan dan edukasi kepada para petani arang, khususnya mengenai proses pendinginan arang hingga benar-benar aman serta tata cara pengemasan yang sesuai prosedur. Dengan begitu, kualitas dan keamanan muatan dapat terjamin sehingga aktivitas pengangkutan dapat berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek keselamatan pelayaran," tegas Muhtar.

Dengan adanya skema yang telah disepakati bersama, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar berharap distribusi arang dapat kembali berjalan secara aman dan lancar, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tetap terjaga tanpa mengabaikan standar keselamatan pelayaran yang berlaku. (HUMAS-IC)


_




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Bupati & Wakil Bupati

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Berita TGUPP

Read More