- Bupati Selayar Terima Hasil Pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah dari Kementerian PU
- Keluhan Petani Arang Terjawab, Pemkab Selayar dan ASDP Sepakati Skema Khusus Pemuatan di Pamatata
- Ketua dan Jajaran TP PKK Selayar Hadiri Pembukaan Pameran UMKM, Cek Kesehatan Gratis, dan Pencanangan Rekor MURI MMS
- Sukseskan Rekor MURI, TP PKK Selayar Libatkan 585 Ibu Hamil dalam Gerakan Minum MMS
- Kejari Selayar Beri Penerangan Hukum Mitigasi Risiko MBG, Dorong Program Sehat dan Bebas Penyimpangan
- PT Taspen dan Pemkab Selayar Tingkatkan Literasi Ketaspenan bagi ASN
- Sekda Andi Abdurrahman Tutup International Program, Ajak Peserta dari 27 Negara Promosikan Pesona Selayar ke Dunia
- Promosikan Potensi Daerah, Sekda Ajak Kepala PT TASPEN Makassar Kunjungi Kebun Jeruk Selayar
- Kepala PT TASPEN Makassar Fanny Yudha Kunjungi Selayar, Pemkab Jajaki Kerja Sama Permudah Layanan ASN dan Pensiunan
- Wabup Selayar Sambut Program Kampung REDAM, Perkuat Budaya Damai dan Penegakan HAM
Ikuti Rakor APBD 2026 Bersama Gubernur Sulsel, Bupati Natsir Ali Minta OPD Kembali Rasionalisasi Anggaran

KEPULAUAN SELAYAR — Bupati H. Muh. Natsir Ali, didampingi Kepala Badan dan Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Kepulauan Selayar, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi APBD 24 Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2026.
Rakor yang berlangsung melalui vidcon tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dan diikuti oleh seluruh bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan. pada Senin, 29 Desember 2025.
Dalam rakor tersebut, Gubernur Sulsel memaparkan presentasi terkait postur dan alokasi anggaran kabupaten/kota, yang mencakup Pendapatan Asli Daerah (PAD), belanja pegawai, belanja penunjang, belanja kesehatan, pendidikan, infrastruktur, belanja operasional, hingga belanja hibah dan bantuan sosial, serta komponen anggaran lainnya.
Baca Lainnya :
- Jelang Hari Jadi ke 414 Selayar, FKS bersama Persakmi Gelar Selayar Half Day Seminar 0
- Basli Ali-Saiful Arif Sambut Kunjungan Silaturrhim Kepala BPK RI Perwakilan Sulsel0
- Sekda Kepulauan Selayar Buka Secara Resmi Kegiatan Fasilitasi Penyusunan TPP Berbasis Kinerja 0
- Pemkab Selayar Terima Penghargaan Swatisaba Kategori Wistara dari Kemenkes RI0
- Bupati Selayar Kunker 3 Kecamatan di Kepulauan 0
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman secara khusus menyoroti belanja penunjang, belanja pegawai, belanja hibah, serta belanja tidak terduga maupun belanja barang/uang/jasa yang akan diserahkan kepada pihak ketiga pada sejumlah kabupaten/kota yang dinilai masih tergolong sangat tinggi, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan penyesuaian agar anggaran lebih efektif dan tepat sasaran.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui Kepala BPKPD agar kembali melakukan rasionalisasi anggaran, khususnya pada belanja penunjang seperti belanja perjalanan dinas, belanja barang serta belanja yang tidak terlalu mendesak kebutuhannya, sesuai arahan gubernur dalam rakor tersebut.
“Saya meminta kepada seluruh OPD agar melakukan rasionalisasi anggaran, terutama pada belanja penunjang sepert perjalanan dinas. Kita harus memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tegas Bupati.
Bupati juga mengingatkan agar OPD tidak terlalu banyak mengeluhkan kebijakan efisiensi anggaran, karena langkah tersebut tidak hanya dilakukan oleh Kabupaten Kepulauan Selayar, melainkan juga oleh seluruh kabupaten/kota bahkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
“Efisiensi ini bukan hanya kita yang melakukan. Semua kabupaten/kota dan provinsi juga menjalankan hal yang sama. Ini adalah bagian dari komitmen bersama untuk pengelolaan keuangan daerah yang lebih sehat dan bertanggung jawab,” pungkasnya.
Melalui rakor evaluasi APBD ini, diharapkan pemerintah daerah semakin memperkuat komitmen dalam menyusun dan melaksanakan anggaran yang efisien, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan prioritas masyarakat, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan pada Tahun Anggaran 2026. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)