- Merajut Harapan di Tengah Duka, TP PKK Selayar Kunjungi Korban Selamat KM Nurul Salsa di RSUD KH. Khayyung
- Hari Keenam Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Korban Selamat Tiba di Selayar, Operasi SAR Terus Dilanjutkan
- Pemkab Selayar Bersama Kemkomdigi Matangkan Pembentukan Layanan Darurat Call Centre 112
- Bupati Natsir Ali Undang Khusus Kapten Aso dan ABK KMN Sinar Mattoanging 04 atas Aksi Penyelamatan Korban KM Nurul Salsa
- Direktur Operasi Basarnas Tinjau Operasi SAR KM Nurul Salsa di Selayar, Bupati Usulkan Peningkatan Pos Basarnas Menjadi Kantor
- Bupati Selayar: Biaya Pengobatan Lima Korban Selamat KLM Nurul Salsa Ditanggung Pemda, Diska Akan Diberi Beasiswa
- Bupati Natsir Ali Menjemput Langsung Korban KM Nurul Salsa yang Bertahan 4 Hari di Laut
- Dua Korban KLM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, Asmal dan Nurmiati Berada di Atas Kapal Bari Baria 05
- Bupati Selayar Natsir Ali Minta KMP Balibo Dihentikan Sementara, Utamakan Keselamatan Penumpang
- Harapan Terus Hidup, Bupati Selayar Intensifkan Koordinasi Pencarian, Lima Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat
Wabup Selayar Bersama Pimpinan Wil. PT. Pegadaian Makassar Berangkatkan 180 Mahasiswa Mudik Gratis ke Selayar

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., bersama Pimpinan Wilayah PT. Pegadaian (Persero) Makassar melepas peserta mudik gratis tujuan Selayar. (FOTO BY IMMANK)
MAKASSAR - Launching mudik gratis untuk para mahasiswa dari Makassar tujuan Selayar oleh Pemda Kepulauan Selayar bersama BUMN, berlangsung di Halaman Kanwil VI Makassar PT. Pegadaian (Persero) Rabu (29/5/2019).
Pemberangkatan perdana oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., terdapat kurang lebih 180 mahasiswa dan pendamping menggunakan 4 armada bus milik Damri.
Selain tujuan Selayar, pihak PT. Pegadaian (Persero) Makassar sebagai pihak sponsor, juga memberangkatkan pemudik tujuan Palopo dan Soroako dengan menggunakan 2 armada bus Damri.
Baca Lainnya :
Pimpinan Wilayah VI PT. Pegadaian (Persero) Alim Sutiono mengatakan berkomitmen mendukung sinergitas BUMN dalam penyelenggaraan mudik bareng keluarga. Terutama untuk mendorong pengalihan penggunaan sepeda motor sekaligus meminimalisir resiko kecelakaan lalu lintas.
"Saya berharap dalam program mudik gratis ini, semua pemudik mendapat kenyamanan, kelancaran, keamanan untuk pulang ke kampung halaman masing-masing," ucap Alim Sutiono.
Baca juga : Pemkab Selayar Raih WTP Beruntun di Era Pemerintahan BAZ
Kadishub Kepulauan Selayar Andi Baso, S.H., M.H., yang hadir menyebut bahwa tahun ini merupakan mudik tahun ketiga yang difasilitasi gratis oleh semua pihak sponsor kerjasama dengan Pemda Selayar. Ia mengatakan tahun lalu pemudik pulang ke Selayar hanya difasilitasi sampai di terminal Benteng, namun tahun ini kata dia sudah difasilitasi hingga 5 kecamatan yang ada di kepulauan.
Bukan hanya itu, paket takjil juga disiapkan untuk para pemudik, termasuk makan sahur jika memungkinkan sahur di perjalanan.
"Kuota kita tahun ini 585 orang calon pemudik, namun yang kita lepas hari ini sebanyak kurang lebih 180 orang, sisanya menyusul," jelasnya.
Sesaat sebelum melepas peserta mudik, Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., mengatakan bahwa kerinduan akan kampung halaman dapat dikatakan menjadi milik semua orang, sudah menjadi tradisi dan nyaris jadi budaya.
Namun persoalannya tidak semua pemudik memiliki kemampuan yang sama. Oleh karenanya kata Zainuddin dalam keterbatasan itu hadir BUMD memfasilitasi keterbatasan itu.
"Sepatutnya kita berterima kasih kepada PT. Pegadaian (Persero) dan semua BUMD lainnya yang telah menjadi donatur," kata Wabup Kepulauan Selayar.
Ia mengemukakan, dari sudut pandang agama, donatur itu identik dengan menggembirakan orang lain. Perilaku ini adalah justru inti dari yang paling inti dalam ajaran Islam.
Selamat sampai di tujuan, semoga mudik gratis ini lebih bermakna, semoga BUMN ke depan lebih maju, dan selamat kembali berkumpul bersama keluarga," tutup Zainuddin.
Hingga berita ini diturunkan, pemudik tujuan Selayar telah sampai di Pelabuhan Bira Bulukumba, persiapan berlayar menuju pelabuhan Pamatata Selayar. (HUMAS / IM)










.jpeg)