- Bupati Natsir Ali Kawal Percepatan Listrik 19 Desa, PLTS Pasilambena-Pasimarannu Diminta Dilanjutkan
- Pemkab Selayar Perkuat Dukungan Pembudidaya Ikan Lewat Pupuk Bersubsidi
- Wabup Selayar Resmikan Menara Masjid Mujahidin Muhammadiyah Tanadoang
- BUMDes Barat Lambongan Kembangkan Peternakan Ayam Petelur, Produksi Diserap SPPG Buki, Sekda Dorong Jadi Contoh Desa Lain
- Ketua TP PKK Selayar: Dari Rumah Dilan, Kita Belajar, Berkarya dan Tumbuh Bersama
- Wabup Muhtar Tekankan Peran Dai Jaga Persatuan Umat di Tengah Arus Informasi Keagamaan
- IVO Galaxy Cup I Bergulir, Sekda Selayar Bidik Lahirnya Talenta Voli Baru
- Festival Harmoni Musik Silajara Hidupkan Ekspresi Budaya Selayar, Wabup Muhtar: Tak Cukup Hanya Dikenang
- Diskominfo Selayar Bangun Kesadaran Data di Kalangan Mahasiswa, Wabup: Data Jadi Fondasi Pembangunan Tepat Sasaran
- Wabup Muhtar Dorong Muhammadiyah Perkuat Kader Tarjih Hadapi Dinamika Umat
Wabup Selayar Hadir Sekaligus Narsum FGD Penanggulangan Illegal Fishing
_resize_24.jpg)
MAKASSAR - Wakil Bupati Kepuauan Selayar H. Saiful Arif hadir sekaligus sebagai narasumber pada diskusi kelompok terbatas atau Ficus Grup Discussion (FGD) sebagai tindaklanjut Rencana Aksi Daerah (RAD) penanganan dan penanggulangan illegal fishing, Swiss Bel Hotel Makassar Sulawesi Selatan, Rabu (25/5/2022).
Dalam diskusi terbatas tersebut mengangkat tema Penguatan Upaya Terpadu dalam Penguatan, Perlindungan, dan Pencegahan Ancaman Terhadap Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate dan Pengelolaan Berkelanjutan.
Sementara Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan, tingginya potensi kelautan dan perikanan di Kabupaten Kepulauan Selayar, khususnya dalam Kawasan Taman Nasional Laut {TNL) Taka Bonerate, tidak hanya menjadikan harapan besar terhadap kemajuan pembangunan, tetapi juga menghadapi tantangan yang tidak kecil dala upaya mempertahankan kelangsungan sumber daya yang ada, tingginya permintaan pasar terhadap kebutuhan biota laut, dan kemiskinan nelayan di sekitarnya.
Baca Lainnya :
- Wabub Saiful Arif Serap Aspirasi Masyarakat Desa Tambuna dan Desa Khusus Passitallu0
- Dalam Rangka HGN dan HUT PGRI ke-76, Wabup Selayar Buka Seminar Pendidikan0
- Wabup Saiful Arif Canangkan Program Padat Karya Dirjen Perhubungan Laut0
- Ratusan Spanduk Mewarnai Peresmian GOR Tanadoang, Wabup : Ada Pesan Tersendiri Tersirat Didalamnya0
- Kompleks Perkantoran AL Senilai 200 M Akan Dibangun di Selayar0
"Ini menjadi lingkaran setan dengan masih adanya kegiatan penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan diberbagai wilayah perairan Kepulauan Selayar, khususnya dalam Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate," kata Saiful Arif.
Dikemukakan, kawasan TNL Taka Bonerate meskipun berada dalam wilayah administratif Kabupaten Kepulauan Selayar dan Provinsi Sulawesi Selatan, namun pengelolaannya berada dalam pemerintah, yakni Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Balai Taman Nasional Taka Bonerate.
Menurutnya upaya pengelolaan dan kelangsungan sumber daya alam kawasan TNL Taka Bonerate, sudah harus menjadi perhatian bersama dari semua pihak, mulai dari masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Pusat bahkan dunia internasional.
"Destructive Fishing dan Illegal Fishing ini tidak hanya menuju pada persoalan hukum, tetapi juga ada pada persoalan ekonomi, pendidikan dan persoalan sosial. Olehnya itu Saya berharap nanti diramu lebih lanjut agar apa yang didiskusikan dapat menjadi sebuah rekomendasi dari forum ini, karena ada program yang sifatnya jangka pendek, menengah dan ada program yang sifatnya jangka panjang," pintanya.
Dalam diskusi tersebut hadir Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Hayati KLHK, Rektor Unhas, para Direktur pada KLHK, para Direktur pada Dirjen PSDKP KKP, Kadis Kelautan dan Perikanan Sulsel, Kadis Potensi Maritim lantamal VI Makassar, dari PolAir Polda Sulsel, Kapolres Selayar, Dandim 1415 Selayar Kajari Selayar, Kadis Kelautan Perikanan Selayar bersama sejumlah undangan lainnya. (Diskominfo SP/Im)











.jpeg)