- Hari Pertama Penuh Kesan, 112 Siswa Baru Disambut Bak Keluarga di UPT SDN Benteng Selatan No.1 Kep. Selayar
- Nasi Santan Jadi Andalan TP PKK Selayar di Festival Kuliner Nasional HKG PKK ke-54
- UMKM Selayar Tampil Memikat di Pameran HKG PKK ke-54 Tingkat Nasional
- Puncak Peringatan HKG PKK ke-54, Hj. Tri Yanti Perkuat Semangat Pengabdian Kader PKK Selayar
- Yanti Rahmawati Ketua TP PKK Selayar Gaungkan Budaya Hidup Sehat Lewat Jalan Sehat Anti Mager
- BKPSDM Selayar dan UNHAS Perkenalkan Program Pascasarjana bagi ASN
- Bupati Selayar Terima Hasil Pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah dari Kementerian PU
- Keluhan Petani Arang Terjawab, Pemkab Selayar dan ASDP Sepakati Skema Khusus Pemuatan di Pamatata
- Ketua dan Jajaran TP PKK Selayar Hadiri Pembukaan Pameran UMKM, Cek Kesehatan Gratis, dan Pencanangan Rekor MURI MMS
- Sukseskan Rekor MURI, TP PKK Selayar Libatkan 585 Ibu Hamil dalam Gerakan Minum MMS
Air Laut Berubah Warna, Saiful Arif : Sebelum Uji Lab, Jangan Komsumsi Ikan

KEPULAUAN SELAYAR – Tidak sedikit warga Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan dihebohkan dengan fenomena air laut yang tiba-tiba berubah warna menjadi hijau disertai bau busuk yang menyengat, sejak Selasa (17/1/2022).
Fenomena alam ini terjadi di Desa Parak Kecamatan Bontomanai, hingga ke pesisir Jalan Mursalim Daeng Mamangung Kelurahan Benteng Utara Kecamatan Benteng.
Pada Rabu (18/1/2023) warga kembali dihebohkan dengan ditemukannya ikan-ikan mati di pesisir pantai Jalan Mursalim Daeng Mamangung (Eks Jalan Metro). Meski sempat panik namun sebaian warga memanfaatkan kesempatan ini untuk menangkap ikan yang masih terlihat mabuk dan mati.
Baca Lainnya :
- Melaju ke Final MTQ XXXII Sulsel, Agustini Minta Doa dan Dukungan0
- Wabup Kepulauan Selayar Buka Sosialisasi Program dan Manfaat Taspen Group0
- Ini Testimoni Wabup Kepulauan Selayar di Hadapan Tim Asesor BAN PT0
- Lagi-Lagi Hujan Deras Guyur Upacara Penurunan Bendera di Kabupaten Kepulauan Selayar0
- Lagi, Wabup Kunker 4 Kecamatan Kepulauan, Ini Agendanya0
Kejadian aneh dan baru pertama kali terjadi ini di Kepulauan Selayar ini, tidak luput dari perhatian Pemerintah Daerah. Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, S.H bersama sejumlah perangkat daerah turun ke lokasi kejadian.
"Sejak kemarin air laut berubah menjadi hijau, baunya juga sangat menyengat hidung, banyak ikan mati" ungkap salah seorang warga di Benteng Utara.
Sementara itu Wakil Bupati Saiful Arif mengimbau warga sekitar untuk sementara waktu tidak mengkomsumsi ikan yang diambil dari lokasi kejadian.
"Mohon jangan dikomsumsi dulu, sebelum ada kepastian dari uji laboratorium bahwa ikan tersebut aman dan tidak berbahaya, ini sebagai bentuk langkah antisipasi" ucapnya
Ia mengungkapkan, Pemda melalui dinas terkait telah mengambil sampel, baik air laut maupun ikannya untuk selanjutnya dilakukan uji laboratorium di Makassar.
"Sekali lagi kami berharap jangan langsung dikomsumsi, karena bisa saja ini adalah racun yang komsumsi ikan sehingga mati, atau bisa saja kadar air yang sudah tidak nyaman bagi ikan lalu mati, nah itu yang belum bisa kita pastikan, kita tunggu hasil uji lab" tandas Saiful Arif. (Humas)










.jpeg)