- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
- Wabup Selayar Bersama Baznas Salurkan Bantuan Rp4 Juta untuk Korban Kebakaran di Batangmata Sapo
- Stand UMKM Selayar Jadi Incaran Pengunjung, Harkopnas79 Lutim, Sekda : Ini Bukti Produk Kita Punya Pasar
- Sekda Selayar Apresiasi Lutim, Dinilai All Out Jamu Peserta Harkopnas di Danau Matano
- Sekda Selayar Jalin Komunikasi Lintas Daerah, Dorong Promosi Produk UMKM di Pekan Expo Harkopnas 79 Sorowako
Air Laut Berubah Warna, Saiful Arif : Sebelum Uji Lab, Jangan Komsumsi Ikan

KEPULAUAN SELAYAR – Tidak sedikit warga Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan dihebohkan dengan fenomena air laut yang tiba-tiba berubah warna menjadi hijau disertai bau busuk yang menyengat, sejak Selasa (17/1/2022).
Fenomena alam ini terjadi di Desa Parak Kecamatan Bontomanai, hingga ke pesisir Jalan Mursalim Daeng Mamangung Kelurahan Benteng Utara Kecamatan Benteng.
Pada Rabu (18/1/2023) warga kembali dihebohkan dengan ditemukannya ikan-ikan mati di pesisir pantai Jalan Mursalim Daeng Mamangung (Eks Jalan Metro). Meski sempat panik namun sebaian warga memanfaatkan kesempatan ini untuk menangkap ikan yang masih terlihat mabuk dan mati.
Baca Lainnya :
- Wabup Selayar Resmi Buka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kelompok Masyarakat Binaan Balai TNTB0
- Wabup dan BPR "Tanadoang" Bantu Baznas Beri Solusi 0
- Wabup Kep. Selayar Jadi Pusat Perhatian di Forum Pimpinan PTS se Sulsel0
- Pemkab Kepulauan Selayar Tanda Tangani MoU Bersama Universitas Muhammadiyah Makassar0
- MTQ XXXII Selayar Resmi Digelar, Wabup Minta Persiapan ke Tingkat Pemprov Dipacu0
Kejadian aneh dan baru pertama kali terjadi ini di Kepulauan Selayar ini, tidak luput dari perhatian Pemerintah Daerah. Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, S.H bersama sejumlah perangkat daerah turun ke lokasi kejadian.
"Sejak kemarin air laut berubah menjadi hijau, baunya juga sangat menyengat hidung, banyak ikan mati" ungkap salah seorang warga di Benteng Utara.
Sementara itu Wakil Bupati Saiful Arif mengimbau warga sekitar untuk sementara waktu tidak mengkomsumsi ikan yang diambil dari lokasi kejadian.
"Mohon jangan dikomsumsi dulu, sebelum ada kepastian dari uji laboratorium bahwa ikan tersebut aman dan tidak berbahaya, ini sebagai bentuk langkah antisipasi" ucapnya
Ia mengungkapkan, Pemda melalui dinas terkait telah mengambil sampel, baik air laut maupun ikannya untuk selanjutnya dilakukan uji laboratorium di Makassar.
"Sekali lagi kami berharap jangan langsung dikomsumsi, karena bisa saja ini adalah racun yang komsumsi ikan sehingga mati, atau bisa saja kadar air yang sudah tidak nyaman bagi ikan lalu mati, nah itu yang belum bisa kita pastikan, kita tunggu hasil uji lab" tandas Saiful Arif. (Humas)











.jpeg)