- Wabup Muhtar Ajak Warga Polebunging Perkuat Iman dan Ekonomi dalam Safari Ramadan
- Bupati Natsir Ali Pastikan Pembangunan Jalan dan Perkuat Program Pertanian Saat Safari Ramadan di Pakbatteang Buki
- Safari Ramadan di Bontomatene Bupati Natsir Ali Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Program Strategis Daerah
- Dinkes Selayar Uji Keamanan Jajanan Buka Puasa, Wabup Muhtar Ajak ASN Dukung UMKM
- Pemkab dan BAZNAS Selayar Perkuat Sinergi Tekan Angka Stunting
- Pemkab Selayar Awasi Ketat Harga dan Distribusi Bahan Pokok Selama Ramadan
- Wabup Bersama BAZNAS Selayar Distribusikan Bantuan Program Penurunan Stunting
- GEMERLAP Jadi Prioritas, Bupati Natsir Ali Minta ASN Responsif dan Adaptif Lewat Sistem Kerja Fleksibel
- Respons Keluhan Warga, Distribusi BBM dan Antrean Jadi Fokus Rapat Pemda Selayar Hari ini
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
Budaya Dide Dihidupkan Lagi, Bupati Selayar Apresiasi Festival Kelong Sino Ri Bungayya

KEPULAUAN SELAYAR — Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Selayar, Hj. Tri Yanti Rahmawati Natsir, menghadiri Festival Seni dan Budaya Tradisional “Kelong Sino Ri Bungayya” yang digelar di Dusun Sariahang, Desa Bungayya, Kecamatan Bontomatene, Kamis (27/11).
Kehadiran Bupati dan Ketua TP PKK disambut secara adat oleh masyarakat setempat, sebuah tradisi penuh kehangatan yang menandai penghormatan kepada tamu kehormatan.
Kegiatan dibuka dengan pembacaan barazanji khas masyarakat setempat, sebagai bentuk syukur dan doa sebelum pelaksanaan rangkaian festival.
Baca Lainnya :
- Lepas Tim TITAC, Ini Pesan Kadispora Selayar 0
- Hadiri HUT DWP ke-18, Begini Sambutan dan Arahan Sekda Kepulauan Selayar0
- Tim Kemenpar RI Eksplore Pariwisata Kepulauan Selayar0
- Dukung Program 100 Hari Kerja Bupati, Disperinaker Selayar Gelar Pelatihan Briket Kelapa untuk UMKM 0
- DWP Selayar Serahkan Bantuan Korban Gempa 7,4 SR0
Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Kepulauan Selayar atas dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa festival ini digelar sebagai upaya mengangkat kembali budaya dide, sebuah tradisi yang biasanya dilaksanakan saat pesta panen. Namun demikian, regenerasi pelaku budaya semakin berkurang sehingga diharapkan ada perhatian lebih dari dinas terkait untuk melestarikan dan menghidupkan kembali tradisi tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Natsir Ali memberikan apresiasi tinggi kepada panitia, pemerintah desa, para tokoh adat, serta masyarakat Bungayya yang telah berinisiatif menggelar Festival Seni dan Budaya Tradisional ini.
"Kelong Sino Ri Bungayya bukan hanya sebuah acara seni, tetapi merupakan cerminan jati diri dan kekayaan budaya masyarakat kita. Tradisi seperti ini adalah warisan leluhur yang tidak ternilai dan harus kita jaga bersama," ujar Bupati.
Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya lokal, termasuk tradisi dide yang kini mulai jarang ditemukan.
"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan meneruskan kearifan lokal kepada generasi muda. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan perhatian, dukungan, dan ruang bagi tumbuhnya kembali kesenian dan tradisi Selayar di setiap kecamatan dan desa," tambahnya.
Bupati berharap festival ini menjadi momentum untuk membangkitkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal serta mendorong regenerasi pelaku seni tradisional di Selayar.
Festival Kelong Sino Ri Bungayya berjalan penuh keakraban dan antusiasme, diisi dengan berbagai penampilan seni tradisional yang menampilkan kekayaan budaya masyarakat Bungayya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat identitas budaya serta menjadi daya tarik wisata budaya di Kepulauan Selayar. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)