- Lagu Salendang Mayang Hantarkan Paduan Suara Selayar Sabet Juara II Harkopnas 79
- Tak Sekadar Memantau, Sekda Ikut Menata Produk UMKM Selayar di Harkopnas Ke79 di Sorowako
- Natsir Ali Dipercaya Pimpin HKTI Selayar, Perkuat Peran Petani dalam Pembangunan
- TP PKK Selayar dan IKA Farmasi Unhas Perkuat Edukasi Kosmetik dan Pangan Aman
- IKA Farmasi Unhas Edukasi Warga Selayar, Wabup Muhtar Ajak Cerdas Pilih Kosmetik dan Pangan
- Wabup Selayar dan Rektor UIN Alauddin Dorong KKN Jadi Awal Kolaborasi Berkelanjutan
- Pengumuman Seleksi Terbuka Jabatan Komisaris dan Direksi PT Bumi Maritim Tanadoang
- Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Pulau Jampea Selayar, Warga Berhamburan Keluar Rumah
- Oktober Bebas Denda, Pajak Kendaraan Diskon 50 Persen, Samsat Selayar Ajak Warga Manfaatkan Program Gubernur
- Wabup Muhtar Dorong Reforma Agraria, Penguasaan Tanah di Kawasan Takabonerate Jadi Perhatian
Bupati Kepulauan Selayar Resmikan Pemanfaatan RSUD Jampea Kelas D Pratama

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali, meresmikan pemanfaatan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jampea kelas D Pratama di Desa Bontobaru Kecamatan Pasimasunggu Timur, Selasa (18/5/2021).
Persemian yang berlangsung di Pelataran RSUD Jampea ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati, yang juga dihadiri oleh anggota DRPD Selayar Yonder Hidayat, Devi Zulkifli sejumlah Pimpinan OPD, Tripika Kecamatan Pasimasunggu dan Pasimasunggu Timur, tokoh masyarakat serta tenaga kesehatan setempat.
Direktur UPT RSUD Kelas D Pratama, dr. Evi Elvirawati dalam laporannya mengatakan, mengacu pada regulasi yang ada, maka kondisi Rumah Sakit Jampea masih memerlukan dukungan operasional yang memadai.
Baca Lainnya :
- Bupati Kepulauan Selayar Pantau Pelaksanaan Ujian SKB CPNS0
- Bupati Kepulauan Selayar Jalani Penyuntikan Vaksin COVID-190
- Cegah Covid-19, Basli Ali Pantau Aktifitas Bandara Aroeppala dan Pelabuhan Padang0
- Video Conference dengan Gubernur Sulsel, MBA Laporkan Kondisi Pencegahan Covid-19 0
- Ramah Tamah dengan Anggota DPR RI Komisi VIII, MBA Minta KEK Pariwisata Segera Ditetapkan0
"Kondisi saat ini masih diperlukan dukungan prasarana untuk menunjang peningkatan pelayanan, seperti belum tersedianya dokter spesialis, terbatasnya tenaga perawat, maupun ketersedian fasilitas layanan seperti ambulance serta dukungan listrik 24 Jam," terangnya
Untuk itu dr. evi berharap kedepannya dukungan prasana dimaksud dapat dibenahi secepatnya, hingga rumah sakit ini memadai dan dapat beroperasi secara efektif melayani masyarakat.
Sedangkan Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali mengungkapkan bahwa keberadaan UPT RSUD Jampea kelas D Pratama ini dibangun melalui anggaran DAK Tahun 2018, merupakan suatu terobosan pembangunan di bidang kesehatan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat kepulauan.
Berita terkait : Kunker, Bupati Selayar Dijadwalkan Resmikan RS Pratama Jampea
"Insya Allah Setelah Rumah Sakit Jampea, menyusul Pembangunan Rumah Sakit Bonerate -Pasimarannu, telah kami koordinasikan dengan Kementerian Kesehatan RI melalui Dirjen Layanan Kesehatan, Alhamdulilah disambut baik" cetusnya.
Sementara itu menyikapi laporan Dirut UPT RSUD Jampea, Bupati Basli Ali mengatakan RSUD Pratama Jampea sesuai formasi yang diusulkan Pemkab Selayar dan telah disetujui oleh Menpan akan mendapatkan formasi 8 dengan jenis ketenagaan 1 dokter, 1 dokter gigi, 1 s1 gizi, 1 perawat anastesi, 3 perawat ners, 1 s1 kesling.
Begitupun terkait dengan sarana dan prasarana Bupati Basli menyebut tahun ini akan ada pengadaan 3 unit ambulans (ambulans emergency, ambulans transport dan ambulans jenazah), pengadaan genset dengan kapasitas 200 kva, penyediaan prasarana air bersih serta pengadaan instalasi pengolahan air limbah rumah sakit.
Namun demikian orang nomor satu di Kepulauan Selayar ini mengakui bahwa memang masih banyaknya yang perlu dibenahi, namun saat ini menjadi sebuah keharusan untuk kita fungsikan segera.
"Sambil jalan kita lakukan pembenahan terhadap dukungan prasarana lainnya yang dapat menunjang peningkatan pelayanan," ucapnya
Bupati berharap dengan hadirnya rumah sakit ini sebagai pendekatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat menjadikan Pulau Jampea sebagai pusat rujukan bagi puskesmas di wilayah kepulauan sehingga harapan kita pulau jampea dapat menjadi wilayah kunjungan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan lanjutan dan secara tidak langsung memberikan dampak positif bagi kemanjuan pulau jampea kedepan. (Diskominfo-SP/IC)











.jpeg)