- Bupati Selayar Hadiri Rakornis TMMD ke-128 di Makodim 1415, Perkuat Sinergi Bangun Desa
- TP PKK dan Disdukcapil Selayar Sosialisasikan KISAK 2026, Perkuat Tertib Administrasi Kependudukan
- Ketua TP PKK Selayar Kukuhkan 11 Duta KISAK, Perkuat Edukasi Administrasi Kependudukan
- Bupati Natsir Ali Soroti Sektor Perikanan Saat Terima Kunjungan Ombudsman
- BPS dan Bupati Selayar Perkuat Data untuk Pembangunan Lewat Kelurahan CANTIK 2026
- Qoriah Selayar Reni Anggraeni Berangsur Pulih, Sudah Diizinkan Kembali ke Pondokan
- Qoriah Asal Selayar Pingsan Usai Tampil di Cabang Tilawah Dewasa Putri MTQ XXXIV Sulsel
- Harga Jagung Rp5.500–Rp6.400/Kg, Bulog Siap Serap Hasil Petani Selayar Dukung Program GEMETAR
- Bupati Selayar Launching Penyaluran Bantuan Pangan 26 Ton untuk Alokasi Februari–Maret 2026
- Tim Medis RSUD KH. Hayyung Selayar Periksa Kesehatan Dapur Kafilah MTQ XXXIV
Bupati Kepulauan Selayar Resmikan Pemanfaatan RSUD Jampea Kelas D Pratama

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali, meresmikan pemanfaatan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jampea kelas D Pratama di Desa Bontobaru Kecamatan Pasimasunggu Timur, Selasa (18/5/2021).
Persemian yang berlangsung di Pelataran RSUD Jampea ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati, yang juga dihadiri oleh anggota DRPD Selayar Yonder Hidayat, Devi Zulkifli sejumlah Pimpinan OPD, Tripika Kecamatan Pasimasunggu dan Pasimasunggu Timur, tokoh masyarakat serta tenaga kesehatan setempat.
Direktur UPT RSUD Kelas D Pratama, dr. Evi Elvirawati dalam laporannya mengatakan, mengacu pada regulasi yang ada, maka kondisi Rumah Sakit Jampea masih memerlukan dukungan operasional yang memadai.
Baca Lainnya :
- Resmi Dibuka Oleh Bupati Selayar, Profesional English Training Berlangsung Tiga Hari0
- Briefing Para Kepala OPD, Ini Arahan Pjs Bupati Kepulauan Selayar0
- Kunker, Bupati Selayar Dijadwalkan Resmikan RS Pratama Jampea0
- Menuju New Normal Life, MBA Imbau Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan Dalam Beraktivitas0
- Bupati Kepulauan Selayar Buka Sosialisasi Pengelolaan BBL dan Penyusunan RAD Menuju Perikanan Ramah Lingkungan0
"Kondisi saat ini masih diperlukan dukungan prasarana untuk menunjang peningkatan pelayanan, seperti belum tersedianya dokter spesialis, terbatasnya tenaga perawat, maupun ketersedian fasilitas layanan seperti ambulance serta dukungan listrik 24 Jam," terangnya
Untuk itu dr. evi berharap kedepannya dukungan prasana dimaksud dapat dibenahi secepatnya, hingga rumah sakit ini memadai dan dapat beroperasi secara efektif melayani masyarakat.
Sedangkan Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali mengungkapkan bahwa keberadaan UPT RSUD Jampea kelas D Pratama ini dibangun melalui anggaran DAK Tahun 2018, merupakan suatu terobosan pembangunan di bidang kesehatan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat kepulauan.
Berita terkait : Kunker, Bupati Selayar Dijadwalkan Resmikan RS Pratama Jampea
"Insya Allah Setelah Rumah Sakit Jampea, menyusul Pembangunan Rumah Sakit Bonerate -Pasimarannu, telah kami koordinasikan dengan Kementerian Kesehatan RI melalui Dirjen Layanan Kesehatan, Alhamdulilah disambut baik" cetusnya.
Sementara itu menyikapi laporan Dirut UPT RSUD Jampea, Bupati Basli Ali mengatakan RSUD Pratama Jampea sesuai formasi yang diusulkan Pemkab Selayar dan telah disetujui oleh Menpan akan mendapatkan formasi 8 dengan jenis ketenagaan 1 dokter, 1 dokter gigi, 1 s1 gizi, 1 perawat anastesi, 3 perawat ners, 1 s1 kesling.
Begitupun terkait dengan sarana dan prasarana Bupati Basli menyebut tahun ini akan ada pengadaan 3 unit ambulans (ambulans emergency, ambulans transport dan ambulans jenazah), pengadaan genset dengan kapasitas 200 kva, penyediaan prasarana air bersih serta pengadaan instalasi pengolahan air limbah rumah sakit.
Namun demikian orang nomor satu di Kepulauan Selayar ini mengakui bahwa memang masih banyaknya yang perlu dibenahi, namun saat ini menjadi sebuah keharusan untuk kita fungsikan segera.
"Sambil jalan kita lakukan pembenahan terhadap dukungan prasarana lainnya yang dapat menunjang peningkatan pelayanan," ucapnya
Bupati berharap dengan hadirnya rumah sakit ini sebagai pendekatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat menjadikan Pulau Jampea sebagai pusat rujukan bagi puskesmas di wilayah kepulauan sehingga harapan kita pulau jampea dapat menjadi wilayah kunjungan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan lanjutan dan secara tidak langsung memberikan dampak positif bagi kemanjuan pulau jampea kedepan. (Diskominfo-SP/IC)










.jpeg)