- Hewan Kurban Bantuan Presiden Prabowo Disembelih di Selayar, Bupati dan Forkopimda Hadir Langsung
- Penuh Kebersamaan, Bupati Selayar Shalat Iduladha Bersama Warga Di Masjid Rahmatan Lil Alamin
- Shalat Idul Adha 1447 H di Selayar Akan Digelar Terpusat di Masjid Rahmatan Lil Alamin
- Kejujuran Irwan Diganjar Motor dari Pangdam dan Uang Tunai dari Dandim Selayar di Penutupan TMMD
- Bupati Selayar Terima Audiensi Kemensos RI, Bahas Kampung Sejahtera dan Sekolah Rakyat
- Ketua TP PKK Selayar Tekankan Pengelolaan Sampah Berbasis Keluarga dalam Pembekalan Kader Rumah Pilah
- Coffee Morning Para Jenderal bersama Bupati di Warkop Lagenda Bahas Sinergi Pembangunan Selayar
- Dankodaeral VI Optimistis Pembangunan Lanal Selayar Segera Dimulai, Anggota Komisi 1 DPR RI siap kawal
- Penanaman Kedelai Sinergi Kodaeral VI dan Pemkab Selayar mendapat perhatian dari Anggota Komisi 1 DPR RI Achmad Daeng Sere
- Kodaeral VI dan Pemkab Selayar Tanam Kedelai, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional di Desa Bontotangnga
Bupati Selayar Imbau ASN dan Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Lewat Telepon dan Video Call

KEPULAUAN SELAYAR – Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, mengeluarkan Surat Edaran Nomor 022/500.15/1/2026 tentang Himbauan Kewaspadaan terhadap Modus Penipuan melalui Telepon dan Panggilan Video (Video Call) dari nomor tidak dikenal.
Surat edaran tersebut ditujukan kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian Setda, camat, lurah dan kepala desa, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar.
Dalam surat edaran yang ditetapkan di Benteng pada 14 Januari 2026 itu, Bupati menegaskan bahwa saat ini marak terjadi aksi penipuan melalui media elektronik yang menyasar pejabat publik, ASN, maupun masyarakat umum, dengan mengatasnamakan instansi pemerintah atau pihak tertentu.
Baca Lainnya :
Bupati mengimbau seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap panggilan telepon maupun panggilan video dari nomor yang tidak dikenal atau tidak tersimpan dalam daftar kontak.
“Apabila terdapat nomor baru yang tidak dikenal melakukan panggilan, terutama panggilan video secara berulang, dianjurkan untuk tidak mengangkat atau mengabaikan panggilan tersebut,” demikian salah satu poin dalam edaran tersebut.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap berbagai modus penipuan, seperti informasi menang undian, permintaan tertentu yang bersifat mendesak, maupun manipulasi visual berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI/deepfake) yang berpotensi mengarah pada pemerasan.
Apabila penelepon mengaku berasal dari instansi pemerintah atau pihak berwenang, masyarakat diminta untuk melakukan verifikasi melalui saluran resmi Pemerintah Daerah, kantor kepolisian terdekat, atau menghubungi pihak terkait melalui nomor kontak yang telah terverifikasi sebelumnya.
Selain itu, Bupati Selayar juga mengimbau agar masyarakat segera memblokir nomor yang mencurigakan dan melaporkannya melalui kanal aduan resmi apabila terdapat indikasi pengancaman atau tindak pidana penipuan, guna menjaga keamanan informasi dan mencegah kerugian finansial.
Surat edaran ini diharapkan menjadi perhatian serius seluruh pihak dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar. Humas IKP Diskominfo SP/Im)










.jpeg)