- Cegah Kusta Sejak Dini, Wabup Selayar Ikuti Pencanangan Rekor MURI Andalan Sehati
- Entry Meeting BPK Fokus Pariwisata, Wabup Muhtar Minta OPD Transparan sajikan data
- Cari Pemimpin Profesional, Seleksi Komisaris dan Direksi PT Bumi Maritim Tanadoang Digelar
- Wakili Bupati, Kadis PUTR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
Cegah Kusta Sejak Dini, Wabup Selayar Ikuti Pencanangan Rekor MURI Andalan Sehati

KEPULAUAN SELAYAR – Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhtar, M.M., mengikuti Pencanangan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) Kemoprofilaksis Kusta secara virtual dari Aula Kantor Kecamatan Benteng, Selasa (27/10/2026).

Wabup didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Selayar, dr. Frengki Wijaya, Camat Benteng, dan Kepala Puskesmas Benteng. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, ini merupakan bagian dari program Andalan Sehati (Aksi Nyata Deteksi Dini, Lakukan Skrining demi Hidup Sehat Kita) dalam rangka Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan.
Baca Lainnya :
- Sitti Rahmania : Tidak Bawa Pulang Juaranya, Masuk Nominasi Humas Sulsel Expo Itu Sudah Luar Biasa0
- Ketua TP. PKK Selayar pantau pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil0
- Persakmi Selayar Gelar Muscab dengan Agenda Pemilihan Pengurus Periode 2020-20240
- Dua Atlet FPTI Selayar Lolos ke Semifinal Sirkuit Panjat Tebing Kodam XIV/HSN0
- Launching CBP Tahap 1 Tahun 2024, Bupati Basli Ali : Murni Untuk Ringankan Beban Masyarakat 0
Program kemoprofilaksis kusta dilaksanakan di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dengan sasaran 10.357 orang, meliputi pelajar SMA/SMK/MA dan pesantren sederajat terpilih, mahasiswa Kampus IPDN Sulsel, serta kelompok masyarakat berisiko.
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa program ini merupakan ikhtiar pemerintah untuk melindungi masyarakat melalui pencegahan dan deteksi dini penyakit.
“Ini ikhtiar untuk melindungi masyarakat, meningkatkan derajat kesehatan, serta membangun kesadaran tentang pentingnya pencegahan dan deteksi dini,” ujarnya.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhtar, M.M., menyampaikan bahwa pencegahan dan deteksi dini merupakan langkah penting dalam melindungi kesehatan masyarakat. Ia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan serta mendukung program pencegahan penyakit yang dilaksanakan pemerintah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Selayar, dr. Frengki wijaya mengimbau masyarakat agar tidak takut memeriksakan kesehatan dan tetap waspada terhadap penyakit kusta.
Menurutnya, deteksi dini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko penularan dapat dicegah. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak memberikan stigma kepada penderita kusta serta segera berkonsultasi dengan petugas kesehatan apabila menemukan gejala yang mencurigakan.
Dalam arahannya, Gubernur Sulawesi Selatan juga mendorong jajaran Dinas Kesehatan dan puskesmas agar aktif melaksanakan skrining serta menggerakkan pola hidup sehat. Pada tahun mendatang, skrining direncanakan mencakup sejumlah penyakit lain, seperti HIV, hipertensi, diabetes, malaria, dan tuberkulosis (TBC).
Di Aula Kantor Kecamatan Benteng, kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan skrining kesehatan dan pemberian obat pencegahan kusta kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar diharapkan semakin memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan berpartisipasi aktif dalam program kesehatan. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)