- BKPSDM Selayar dan UNHAS Perkenalkan Program Pascasarjana bagi ASN
- Bupati Selayar Terima Hasil Pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah dari Kementerian PU
- Keluhan Petani Arang Terjawab, Pemkab Selayar dan ASDP Sepakati Skema Khusus Pemuatan di Pamatata
- Ketua dan Jajaran TP PKK Selayar Hadiri Pembukaan Pameran UMKM, Cek Kesehatan Gratis, dan Pencanangan Rekor MURI MMS
- Sukseskan Rekor MURI, TP PKK Selayar Libatkan 585 Ibu Hamil dalam Gerakan Minum MMS
- Kejari Selayar Beri Penerangan Hukum Mitigasi Risiko MBG, Dorong Program Sehat dan Bebas Penyimpangan
- PT Taspen dan Pemkab Selayar Tingkatkan Literasi Ketaspenan bagi ASN
- Sekda Andi Abdurrahman Tutup International Program, Ajak Peserta dari 27 Negara Promosikan Pesona Selayar ke Dunia
- Promosikan Potensi Daerah, Sekda Ajak Kepala PT TASPEN Makassar Kunjungi Kebun Jeruk Selayar
- Kepala PT TASPEN Makassar Fanny Yudha Kunjungi Selayar, Pemkab Jajaki Kerja Sama Permudah Layanan ASN dan Pensiunan
Ketua TP. PKK Selayar pantau pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil

KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar melalui Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK mulai laksanakan Vaksinisasi bagi Ibu Hamil dengan melibatkan Ikatan Bidan Indonesia Selayar sebagai pendamping kegiatan.
Pelaksanaan vaksinisasi dipantau langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK, Andi Dwiyanti Musrifah Basli, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Selayar, Kepala Puskesmas Benteng, bertempat di Gedung PKK, Jl. Karaeng Bonto Benteng, Senin (6/9/2021).
Hj.Andi Dwiyanti Musrifah Basli, S.E., M.M., mengatakan bahwa Pemberian Vaksinisasi bagi Ibu hamil dilakukan guna mencegah resiko terpapar Covid-19 dan melindungi janin yang ada dalam kandungan.
"Tidak sedikit bayi terkena Covid-19 akibat tertular dari ibunya sendiri," ucapnya saat membuka secara resmi kegiatan sosialisasi dan pelaksanaan vaksinisasi bagi ibu hamil.
Vaksinisasi bagi ibu hamil sangat penting untuk dilakukan, karena merekalah yang akan melahirkan dan merawat generasi penerus bangsa sehingga perlu mendapatkan perhatian dan perlindungan dari negara, agar mereka lebih tangguh menghadapi ancaman Covid-19, Jelas Dwiyanti Musrifah
Oleh karena itu, Istri orang satu di Kabupaten Kepulauan Selayar ini pun mengimbau kepada masyarakat, terkhusus kepada ibu-ibu hamil untuk mengikuti vaksin dan tidak mudah mempercayai informasi hoaks yang menyebutkan vaksin berbahaya bagi tubuh.
"Vaksin sekali lagi saya sampaikan, aman dan halal, dengan vaksin berarti kita tidak hanya melindungi diri dan keluarga, tetapi juga berperan melindungi orang lain" jelasnya.
Mengakhiri penyampaiannya Dwiyanti Musrifah juga mengimbau dan mendorong semua pengurus PKK Kabupaten, kecamatan dan desa untuk mengambil peran dan berpartisipasi aktif dalam melakukan sosialisasi program vaksinasi pada ibu hamil.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar, dr. Husaini dalam paparannya menjelaskan bahwa vaksinisasi bagi ibu hamil pada prinsipnnya bertujuan untuk Membentuk kekebalan tubuh serta mencegah resiko kematian ibu hamil dan bayi akibat terpapar covid-19.
Adapun yang bisa ikut vaksinasi, lanjut dr. Husaini adalah ibu hamil dengan usia kehamilan minimal 13 pekan atau di atas tiga bulan.
Dirinya memastikan vaksinasi aman untuk ibu hamil. Hal tersebut berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bahkan lembaga kesehatan dunia.
Terpantau usai menerima suntikan vaksin, para ibu-ibu hamil ini juga menerima bingkisan berupa susu khusus untuk ibu hamil yang diserahkan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Selayar. (Kominfo-IC/CW)










.jpeg)