- Pemkab Selayar Ikuti Rakor Integrasi NIB dan NOP untuk Sinkronisasi Data Pertanahan
- Bupati Natsir Ali Perjuangkan Gudang Bulog di Jampea, Setelah Hadirkan Sumur Bor dan Traktor bagi Petani
- Kanwil Kemenkum Sulsel Kunjungi Selayar, Bahas Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Bantuan Hukum
- Bersama Unhas, Pemda Selayar Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang II
- Beasiswa untuk Selayar, Bupati Natsir Ali Perjuangkan Hak Pendidikan Generasi Muda
- Hardiknas 2026, Wabup Selayar Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan sebagai Fondasi Kemajuan Daerah
- Dorong Kedaulatan Maritim, Anggota DPR RI Kunjungi Lokasi Rencana Pembangunan Lanal di Selayar
- Dinkes Selayar Gelar Rakor Pengawasan IRTP, Perkuat Keamanan Pangan Pasca Edar
- Wabup Selayar Hadiri Paripurna DPRD, Rekomendasi LKPJ 2025 Jadi Bahan Evaluasi Kinerja
- Selayar Capai UHC 100 Persen, Wabup Ajak Dunia Usaha Aktifkan Peserta JKN Nonaktif
Dinas PUPR Bekali Pekerja Kontruksi dengan Bimtek SMKK

KEPULAUAN SELAYAR - Menjamin keselamatan kerja, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Selayar memberi pembekalan kepada para pekerja kontruksi.
Pembekalan hasil kerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar dikemas melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) Tahun 2022.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Rayhan selama lima hari yakni tanggal 08 hingga 14 November 2022 dengan melibatkan sebanyak 50 peserta dari perusahaan-perusahaan, pengguna jasa, penyedia jasa.
Baca Lainnya :
- Bupati Sidak Puskesmas Benteng, Pasien Terlayani Dengan Baik0
- Pemilu 2019 Dinilai Aman dan Lancar, Bupati Kepulauan Selayar Apresiasi Semua Elemen Terkait 0
- Nunung Hasan Kagumi Keindahan Bawah Laut Pulau Karumpa Kecil0
- Andi Sudirman Sulaiman Silaturahmi Bersama Jajaran Pemda dan Tokoh Masyarakat Selayar0
- Pemkab Selayar Raih Penghargaan dari OJK Sulampua, Ini Harapan Sekda Selayar0
Membuka Bimtek SMKK, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Muh Yunan Krg Tompobulu mengatakan bahwa bimtek yang fokus pada manajemen keselamatan kerja ini sangat penting dilakukan.
Dikatakan, Para pekerja bukan hanya sekedar sebagai objek saja tetapi sebagai subjek yang memang perlu dimanajemeni khususnya keselamatan dan kesehatannya harus terjaga baik saat bekerja maupun pasca pekerjaan konstruksi selesai.
"Fakta dilapangan, saat ini tidak sedikit pihak kontraktor tidak memikirkan pekerja konstruksinya sebagai obyek yang harus diperhatikan, pekerja konstruksi tidak dilengkapi helm proyek, atau rumpi kerja misalnya" ujarnya
Untuk karena itu melalui Bimtek SMKK ini diharapkan diperoleh sumber daya manusia yang memiliki kompetensi khusus sebagai petugas keselamatan konstruksi untuk mencegah dan mengurangi kecelakaan maupun penyakit akibat kerja.
Ir. Krg Tompobulu kemudian mengingatkan bahwa Pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari pekerjaan konstruksi dalam menyediakan infrastruktur.
"Untuk itu, pengendalian kecelakaan kerja konstruksi harus dan mesti dipahami, pekerja kontruksi itu sendiri harus terjamin keselamatannya dengan norma K3" pungkasnya
Sementara Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, Ismail Abdul Muttalib pada sambutannya berpesan kepada seluruh peserta bimbingan teknis agar dapat mengikuti dengan serius dan sungguh-sungguh materi yang diberikan.
"Peserta Jangan sampai hanya mengejar sertifikatnya, itu salah besar, tapi kejar ilmunya," ucapnya
Ismail berharap peserta setelah mengikuti bimtek ini dapat meningkatkan keterampilan dan keahlian melaksanakan norma dalam pelaksaan konstruksi di lapangan. (Humas -IC)










.jpeg)