- Wabup Selayar Resmikan Menara Masjid Mujahidin Muhammadiyah Tanadoang
- BUMDes Barat Lambongan Kembangkan Peternakan Ayam Petelur, Produksi Diserap SPPG Buki, Sekda Dorong Jadi Contoh Desa Lain
- Ketua TP PKK Selayar: Dari Rumah Dilan, Kita Belajar, Berkarya dan Tumbuh Bersama
- Wabup Muhtar Tekankan Peran Dai Jaga Persatuan Umat di Tengah Arus Informasi Keagamaan
- IVO Galaxy Cup I Bergulir, Sekda Selayar Bidik Lahirnya Talenta Voli Baru
- Festival Harmoni Musik Silajara Hidupkan Ekspresi Budaya Selayar, Wabup Muhtar: Tak Cukup Hanya Dikenang
- Diskominfo Selayar Bangun Kesadaran Data di Kalangan Mahasiswa, Wabup: Data Jadi Fondasi Pembangunan Tepat Sasaran
- Wabup Muhtar Dorong Muhammadiyah Perkuat Kader Tarjih Hadapi Dinamika Umat
- TP PKK Selayar Turun ke Lapangan Evaluasi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK
- HUT ke-81 PMI, Sekda Selayar Dorong PMR Jadi Generasi Tangguh Berjiwa Kemanusian
Dinas PUPR Bekali Pekerja Kontruksi dengan Bimtek SMKK

KEPULAUAN SELAYAR - Menjamin keselamatan kerja, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Selayar memberi pembekalan kepada para pekerja kontruksi.
Pembekalan hasil kerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar dikemas melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) Tahun 2022.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Rayhan selama lima hari yakni tanggal 08 hingga 14 November 2022 dengan melibatkan sebanyak 50 peserta dari perusahaan-perusahaan, pengguna jasa, penyedia jasa.
Baca Lainnya :
- Bupati Basli Ali Terima Investor Kapal Pesiar Asal Spanyol0
- Partnership HKI Pilih Selayar Lokus Sosialisasi Kesehatan Mata, Ini Kata Asisten Administrasi0
- Hebat ! Selayar Juara II Lomba Kreasi Busana Sutra Gaun Siang di FEMME 20190
- Usai Sholat Id, Bupati dan Wabup Kepulauan Selayar Gelar Open House 0
- Marjani Sultan Beri Materi Sosialisasi Penanggulangan Stunting & Gizi Buruk0
Membuka Bimtek SMKK, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Muh Yunan Krg Tompobulu mengatakan bahwa bimtek yang fokus pada manajemen keselamatan kerja ini sangat penting dilakukan.
Dikatakan, Para pekerja bukan hanya sekedar sebagai objek saja tetapi sebagai subjek yang memang perlu dimanajemeni khususnya keselamatan dan kesehatannya harus terjaga baik saat bekerja maupun pasca pekerjaan konstruksi selesai.
"Fakta dilapangan, saat ini tidak sedikit pihak kontraktor tidak memikirkan pekerja konstruksinya sebagai obyek yang harus diperhatikan, pekerja konstruksi tidak dilengkapi helm proyek, atau rumpi kerja misalnya" ujarnya
Untuk karena itu melalui Bimtek SMKK ini diharapkan diperoleh sumber daya manusia yang memiliki kompetensi khusus sebagai petugas keselamatan konstruksi untuk mencegah dan mengurangi kecelakaan maupun penyakit akibat kerja.
Ir. Krg Tompobulu kemudian mengingatkan bahwa Pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari pekerjaan konstruksi dalam menyediakan infrastruktur.
"Untuk itu, pengendalian kecelakaan kerja konstruksi harus dan mesti dipahami, pekerja kontruksi itu sendiri harus terjamin keselamatannya dengan norma K3" pungkasnya
Sementara Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, Ismail Abdul Muttalib pada sambutannya berpesan kepada seluruh peserta bimbingan teknis agar dapat mengikuti dengan serius dan sungguh-sungguh materi yang diberikan.
"Peserta Jangan sampai hanya mengejar sertifikatnya, itu salah besar, tapi kejar ilmunya," ucapnya
Ismail berharap peserta setelah mengikuti bimtek ini dapat meningkatkan keterampilan dan keahlian melaksanakan norma dalam pelaksaan konstruksi di lapangan. (Humas -IC)











.jpeg)