- Hewan Kurban Bantuan Presiden Prabowo Disembelih di Selayar, Bupati dan Forkopimda Hadir Langsung
- Penuh Kebersamaan, Bupati Selayar Shalat Iduladha Bersama Warga Di Masjid Rahmatan Lil Alamin
- Shalat Idul Adha 1447 H di Selayar Akan Digelar Terpusat di Masjid Rahmatan Lil Alamin
- Kejujuran Irwan Diganjar Motor dari Pangdam dan Uang Tunai dari Dandim Selayar di Penutupan TMMD
- Bupati Selayar Terima Audiensi Kemensos RI, Bahas Kampung Sejahtera dan Sekolah Rakyat
- Ketua TP PKK Selayar Tekankan Pengelolaan Sampah Berbasis Keluarga dalam Pembekalan Kader Rumah Pilah
- Coffee Morning Para Jenderal bersama Bupati di Warkop Lagenda Bahas Sinergi Pembangunan Selayar
- Dankodaeral VI Optimistis Pembangunan Lanal Selayar Segera Dimulai, Anggota Komisi 1 DPR RI siap kawal
- Penanaman Kedelai Sinergi Kodaeral VI dan Pemkab Selayar mendapat perhatian dari Anggota Komisi 1 DPR RI Achmad Daeng Sere
- Kodaeral VI dan Pemkab Selayar Tanam Kedelai, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional di Desa Bontotangnga
Ingin Kembalikan Kejayaan Jeruk Keprok Selayar, Bupati Menghadap Menteri Pertanian RI

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus berupaya untuk mengembalikan kejayaan jeruk keprok Selayar. Hal ini adalah salah satu point penting yang dibicarakan oleh Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali dengan Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman di rumah dinasnya Jalan Widya Chandra IV Kuningan Jakarta, Selasa (2/7/2019) sore.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati sekaligus membawa jeruk keprok Selayar untuk diperkenalkan di hadapan Menteri pertanian RI. Bahkan jeruk keprok asli Selayar ini juga diperkenalkan oleh Bupati saat bersilaturrahim dengan Wapres terpilih Kh. Ma’ruf Amin, dengan harapan kekhasan jeruk Selayar tersebut dapat menjadi perhatian Pemerintah Pusat untuk pengembangannya ke depan.
Bupati mengharapkan Menteri Pertanian untuk datang ke Selayar untuk memulai penanaman sejuta jeruk keprok dalam rangka pengembalian kejayaan jeruk keprok Selayar. Hal ini dikemukakan oleh Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali sehari sebelum keberangkatannya menemui Menteri Pertanian RI.
Baca Lainnya :
- Menteri KP RI Susi Pudjiastuti Dijadwalkan ke Selayar, Ini Arahan Bupati 0
- Sekda Selayar Buka Rapat Koordinasi Percepatan Pengusulan KEK Pariwisata Kepulauan Selayar2
- Bupati Kepulauan Selayar Bersama Dubes Indonesia Untuk Bulgaria Bahas KEK Pariwisata0
- Kadis Kepariwisataan Sambut Kedatangan Scooterist BSC 0
- Bisnis Forum Pemprov Sulsel dengan Australia Barat, Wabup Selayar Perkenalkan Sektor Andalan Pariwisata0
“Harus ada langkah yang kita lakukan agar jeruk ini bisa bernilai ekonomi tinggi, apakah kita kemas dalam bentuk jus atau kemasan lainnya. Tahun ini saya lihat produksi jeruk di Selayar melimpah,” kata H. Muh. Basli Ali.
Baca juga : Temui Mentan, Bupati Kepulauan Selayar Dapat Bantuan Program BEKERJA
Sementara Kadis Pertanian Selayar Ir. Ismail yang mendampingi Bupati membenarkan bahwa ia bersama Bupati baru saja mnghadap sama Menteri Pertanian RI. “Alhamdulillah kita mendapat respon baik dari pak menteri untuk pengembangan jeruk keprok di Selayar,” ucap Ir. Ismail.
Ir. Ismail mengatakan pada prinsipya Menteri Pertanian bersedia membantu membantu Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, dengan catatan Selayar harus siap lahan dan bibit diadakan di Selayar.
Terkait luas lahan, Ir. Ismail mengemukakan bahwa tahun depan disiapkan 100 hektar, yang berlokasi di Sumingi Kecamatan Buki.
“Pak Menteri Pertanian menyarankan agar kita juga harus memikirkan soal pemasaran jeruk di Selayar,” terangnya.
Ditanya soal respon Menteri Pertanian untuk datang langsung ke Selayar, Kadis Pertanian mengatakan bahwa Menteri Pertanian rencananya ke Selayar sekitar Bulan November 2019.
“Mudah-mudahan Menteri Pertanian ada waktu di Bulan November nanti, karena ini sangat tepat terlebih pada Bulan November kita sudah memasuki musim tanam,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya bahwa dalam kunjungan tersebut, Bupati Kepulauan Selayar mendapatkan bantuan dari Menteri Pertanian berupa bantuan program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA) sebanyak 100 ribu ekor bibit ayam kampung super untuk untuk 2 ribu masyarakat miskin. (IM/AFRISTA)










.jpeg)