Breaking News
- Hari Pertama Penuh Kesan, 112 Siswa Baru Disambut Bak Keluarga di UPT SDN Benteng Selatan No.1 Kep. Selayar
- Nasi Santan Jadi Andalan TP PKK Selayar di Festival Kuliner Nasional HKG PKK ke-54
- UMKM Selayar Tampil Memikat di Pameran HKG PKK ke-54 Tingkat Nasional
- Puncak Peringatan HKG PKK ke-54, Hj. Tri Yanti Perkuat Semangat Pengabdian Kader PKK Selayar
- Yanti Rahmawati Ketua TP PKK Selayar Gaungkan Budaya Hidup Sehat Lewat Jalan Sehat Anti Mager
- BKPSDM Selayar dan UNHAS Perkenalkan Program Pascasarjana bagi ASN
- Bupati Selayar Terima Hasil Pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah dari Kementerian PU
- Keluhan Petani Arang Terjawab, Pemkab Selayar dan ASDP Sepakati Skema Khusus Pemuatan di Pamatata
- Ketua dan Jajaran TP PKK Selayar Hadiri Pembukaan Pameran UMKM, Cek Kesehatan Gratis, dan Pencanangan Rekor MURI MMS
- Sukseskan Rekor MURI, TP PKK Selayar Libatkan 585 Ibu Hamil dalam Gerakan Minum MMS
Kolaborasi Kembangkan Pariwisata, Bupati Kepulauan Selayar dan Bupati Bulukumba Teken MOU

BULUKUMBA, kepulauanselayarkab.go.id - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali dan Bupati Bulukumba A.M. Sukri Sappewali menandatangani Momerandum Of Understanding (MOU) kerjasama pengembangan bidang pariwisata antar kedua daerah.
Penandatanganan MOU ini berlangsung pada pagelaran Festival Finisi 2018, di Kawasan Wisata Pasir Putih Tanjung Bira Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Kamis (13/9/2018) malam, disaksikan Oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.
Dikutip dari isi MOU tersebut diantaranya dimaksudkan sebagai pedoman dalam menciptakan sinergitas penyelenggaraan pembangunan kepariwisataan, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing daerah, guna mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara tujuannya adalah untuk percepatan pembangunan kepariwisataan dengan mengoptimalkan sumber daya para pihak.
Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali menilai, dengan adanya MOU tersebut sangat menguntungkan bagi pemerintah daerah, terlebih Kabupaten Bulukumba yang lebih dulu menggeliat di dunia pariwisata dapat membantu mempromosikan destinasi pariwisata Selayar.
Meski demikian H. Muh. Basli Ali menyadari bahwa dalam melakukan pembangunan suatu daerah dengan kemampuan yang terbatas, dibutuhkan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Sementara Bupati Bulukumba A.M. Sukri Sappewali menuturkan bahwa kabupaten tetangga tidak boleh dijadikan saingan, tetapi dijadikan sebagai kolaborasi untuk mencapai hasil yang maksimal khususnya bidang pariwisata.
"Kabupaten Kepulauan Selayar dan Kabupaten Bulukumba merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan karena mereka satu rumpun saudara besar. Persaudaraan ini harus kita bina bersama, kita tidak boleh bermusuhan, saling merangkul untuk membangun negeri ini," kata Bupati Bulukumba.
Terkait dengan pengembangan pariwisata di Sulawesi Selatan, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengemukakan bahwa pada intinya Gubernur Sulsel sangat perhatian terhadap pariwisata. Olehnya itu kata Wagub dalam pengambilan kebijakan terhadap suatu daerah tidak boleh didasarkan pada kegiatan politis praktis.
"Tidak akan berhasil suatu wilayah kalau terjadi ketimpangan, kita harus kerjasama, tidak boleh politis masuk dalam tataran kebijakan," kata Wagub.
Lebih lanjut Wagub Sulsel mengemukakan bahwa pada prinsipnya keberhasilan Provinsi Sulawesi Selatan tidak akan terukur kalau ada kabupatennya tertinggal.
"Parameter kebijakan yang didasarkan pada kegiatan politis, itu sungguh di luar pemikiran kami," jelas Andi Sudirman Sulaiman.
Pada penandatanganan MOU tersebut hadir pula Wakil Bupati Bulukumba, unsur dari Kementerian Pariwisata, dari Dinas Pariwisata Provinsi Sulsel, Kadis Kepariwisataan Kepulauan Selayar Andi Abdurrahman, SE., M.Si, Kabag. Humas dan Protokol Setda Kepulauan Selayar Sitti Rahmania, S.H., serta undangan lainnya. (MAN)
Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments










.jpeg)