- Bupati Natsir Ali Kawal Percepatan Listrik 19 Desa, PLTS Pasilambena-Pasimarannu Diminta Dilanjutkan
- Pemkab Selayar Perkuat Dukungan Pembudidaya Ikan Lewat Pupuk Bersubsidi
- Wabup Selayar Resmikan Menara Masjid Mujahidin Muhammadiyah Tanadoang
- BUMDes Barat Lambongan Kembangkan Peternakan Ayam Petelur, Produksi Diserap SPPG Buki, Sekda Dorong Jadi Contoh Desa Lain
- Ketua TP PKK Selayar: Dari Rumah Dilan, Kita Belajar, Berkarya dan Tumbuh Bersama
- Wabup Muhtar Tekankan Peran Dai Jaga Persatuan Umat di Tengah Arus Informasi Keagamaan
- IVO Galaxy Cup I Bergulir, Sekda Selayar Bidik Lahirnya Talenta Voli Baru
- Festival Harmoni Musik Silajara Hidupkan Ekspresi Budaya Selayar, Wabup Muhtar: Tak Cukup Hanya Dikenang
- Diskominfo Selayar Bangun Kesadaran Data di Kalangan Mahasiswa, Wabup: Data Jadi Fondasi Pembangunan Tepat Sasaran
- Wabup Muhtar Dorong Muhammadiyah Perkuat Kader Tarjih Hadapi Dinamika Umat
Lepas Tukik di Kampung Penyu, Ini Ungkapan Ross Turis Asal New Zealand

Keterangan Gambar : Foto by Aenul
SELAYAR – Sedikitnya 34 orang turis mancanegara peserta International Yacth Rally melakukan kunjungan ke Kampung Penyu di Dusun Tulang Desa Barugaiya Kecamatan Bontomanai, Senin (2/9/2019). Di Kampung Penyu mereka melakukan bersih-bersih pantai dan melepas tukik.
Selain Kampung Penyu para wisatawan asing ini juga berkunjung ke wisata budaya kearifan lokal yakni pembuatan parang secara tradisional dan pembuatan kue tradisional di Dusun Sariahang Desa Bungaia.
Umumnya mereka sangat mengagumi keindahan indonesia terkhusus ketika berkesempatan mengunjungi wisata bahari kampung penyu yang memiliki keindahan pantai yang terlihat masih alami. Yang lebih mengesankan lagi bahwa mereka bisa berinteraksi dengan tukik. Beberapa diantaranya mengadopsi tukik kemudian melepasnya ke pantai dengan memberi nama yang sama dengan nama pengadopsi tukik tersebut.
Baca Lainnya :
- Pengamanan Pemilu, 126 Personil BKO Polda Sulsel Siap Backup Polres Selayar 0
- Simtaru Disosialisasikan Pada Lingkup OPD Kabupaten Kepulauan Selayar0
- Wakil Bupati : Budaya A’rera’ Perlu dilestarikan Ditumbuhkembangkan 0
- Kunker, Bupati Tiba di Wilayah Kecamatan Pasilambena 0
- Bupati Kepulauan Selayar Serahkan LKPD TA 2016 Ke BPK RI Perwakilan Sulsel0
"saya sangat suka bisa melepaskan tukik, ini benar-benar kesempatan yang sangat bagus dan saya seorang vegetarian karena saya penyayang hewan seperti tukik," ungkap Ross wisatawan asal New Zealand.
Ungkapan yang sama disampaikan istri Ross, Polly bahwa pelepasan penyu bisa menjadi objek turis yang sangat menarik.
Tidak kalah mengesankan saat mereka berkunjung ke wisata budaya dengan melihat kearifan lokal pembuatan kerajinan parang dan kue tradisional di Dusun Sariahang Desa Bungaia. Mereka sangat terkesan dan takjub akan budaya kearifan lokal yang masih terjaga sampai sekarang di era modernisasi.
"Indonesia sangat menakjubkan karena indonesia memiliki banyak karya. Biasanya kalau saya ke supermarket hanya membeli makanan jadi, dan beda disini dengan melihat betapa sulitnya proses pembuatan kue tradisional," terang Ross. (YUS)











.jpeg)