- Hewan Kurban Bantuan Presiden Prabowo Disembelih di Selayar, Bupati dan Forkopimda Hadir Langsung
- Penuh Kebersamaan, Bupati Selayar Shalat Iduladha Bersama Warga Di Masjid Rahmatan Lil Alamin
- Shalat Idul Adha 1447 H di Selayar Akan Digelar Terpusat di Masjid Rahmatan Lil Alamin
- Kejujuran Irwan Diganjar Motor dari Pangdam dan Uang Tunai dari Dandim Selayar di Penutupan TMMD
- Bupati Selayar Terima Audiensi Kemensos RI, Bahas Kampung Sejahtera dan Sekolah Rakyat
- Ketua TP PKK Selayar Tekankan Pengelolaan Sampah Berbasis Keluarga dalam Pembekalan Kader Rumah Pilah
- Coffee Morning Para Jenderal bersama Bupati di Warkop Lagenda Bahas Sinergi Pembangunan Selayar
- Dankodaeral VI Optimistis Pembangunan Lanal Selayar Segera Dimulai, Anggota Komisi 1 DPR RI siap kawal
- Penanaman Kedelai Sinergi Kodaeral VI dan Pemkab Selayar mendapat perhatian dari Anggota Komisi 1 DPR RI Achmad Daeng Sere
- Kodaeral VI dan Pemkab Selayar Tanam Kedelai, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional di Desa Bontotangnga
Mahasiswa UGM Resmi Ditarik Kembali Usai 60 Hari KKN-PPM di Kepulauan Selayar

BENTENG, KEPULAUAN SELAYAR - Setelah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) selama 60 hari di Kabupaten Kepulauan Selayar, 59 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta resmi ditarik kembali untuk melanjutkan perkuliahan di kampus.
Seremoni penarikan mahasiswa tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Kamis (7/8/2025) siang, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Drs. H. Muhtar, M.M serta perwakilan dari UGM.
Dosen Pembimbing Lapangan, Hanim Zuhrotul Amanah, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan KKN di Kabupaten Kepulauan Selayar dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Baca Lainnya :
- Wabup Selayar Sambut Tim Survei KKN UGM Yogyakarta0
- Pemkab Selayar Jajaki Kerja Sama Dengan FK UGM untuk Pemenuhan Dokter Spesialis RS Pratama Jampea0

"Hari ini secara resmi kami menarik kembali mahasiswa KKN-PPM UGM untuk melanjutkan studi mereka di kampus. Banyak kesan mendalam yang mereka rasakan selama berada di Selayar, hingga tak sedikit yang terharu saat harus berpisah dengan masyarakat," ujar Hanim.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan KKN terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati masyarakat. "Mungkin ada sikap atau perkataan yang tanpa sengaja menyinggung, kami mohon dimaafkan." ucapnya.
Alumni UGM yang juga merupakan tokoh masyarakat Selayar, H. Saiful Arif, SH, turut hadir dalam acara tersebut. Ia berharap, apabila ada program KKN yang belum rampung, dapat dilanjutkan oleh mahasiswa pada periode berikutnya, agar terjalin kesinambungan dan ikatan emosional yang kuat antara UGM dan pemerintah daerah.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Drs. H. Muhtar, M.M., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada UGM atas kepercayaannya menjadikan Selayar sebagai lokasi KKN.
"Semoga kampus-kampus lain juga terinspirasi untuk menempatkan mahasiswanya KKN di Selayar. Kami sangat berterima kasih atas kontribusi para mahasiswa UGM yang telah menghadirkan program-program yang bermanfaat dan menginspirasi masyarakat," ujarnya.
Wabup juga memberikan pesan motivatif kepada para mahasiswa. “Kesuksesan tidak datang secara instan. Kita berawal dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Mungkin pengalaman kalian selama KKN terlihat sederhana, namun bisa menjadi inspirasi besar untuk masa depan. Tetapkan tujuan, lakukan secara konsisten, Insya Allah hasilnya akan indah pada waktunya.” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa turut memaparkan laporan hasil pelaksanaan program kerja KKN-PPM UGM Tahun 2025 Periode II, yang dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Bontoharu (Desa Kahu-Kahu dan Desa Bontoborusu), serta Kecamatan Bontosikuyu (Desa Laiyolo Baru). (Humas IKP Diskominfo SP/Im/M)










.jpeg)