- Perkuat Jaminan Sosial Pekerja, Disperinaker Selayar Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan
- Kenapa Kopra Dilarang Masuk KMP Bontoharu? Ini Penjelasan Syahbandar dan Dinas Perhubungan
- Bukan Sekadar Imbauan, Bupati Selayar Perintahkan Disperinaker Buka Layanan Dico Ulang Tabung LPG Karatan
- Kemarau Panjang, Bumi Mengering, Warga Selayar Bersujud Memohon Rahmat Allah SWT
- Marak Tabung LPG 3 Kg Berkarat ditolak Agen/Pangkalan, Bupati Selayar Tegaskan Konsumen Tak Boleh Dirugikan
- Diskominfo-SP Perkuat SDI, Sekda Selayar Tegaskan Pentingnya Data Akurat
- Bupati Natsir Ali Kukuhkan Prof. Abdul Kadir sebagai Ketua DPP PERMAS Pusat, Bendera Pataka Jadi Simbol Amanah
- Kominfo Enrekang Dalami Strategi Pengelolaan PPID dan SP4N-LAPOR! Selayar
- Mari Berdoa Bersama, Pemkab Selayar Gelar Salat Istisqo untuk Memohon Hujan
- Wabup Muhtar Pantau Tiga APMS, Pelayanan dan Pasokan BBM Jadi Perhatian
Pemda Selayar Bantah Telah Menolak Kepulangan 35 Mahasiswa dan Pelajar
.jpg)
KEPULAUAN SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar membantah telah menolak 35 Mahasiswa yang ingin menyeberang ke Kepulauan Selayar.
Bantahan tersebut disampaikan Kabag. Humas dan Protokol Setda Selayar, Sitti Rahmania, S. H. saat dikonfirmasi terkait artikel disalah satu media yang menyatakan "Pemda Selayar Tolak Kepulangan Warga, 35 Mahasiswa dan Pelajar Asal Selayar Kebingungan di Bantaeng" edisi 1 April 2020.
"Itu tidak benar, pemda tidak pernah menolak bagi siapa saja yang ingin ke Selayar, apalagi 35 mahasiswa tersebut adalah putra daerah, hanya saja akses penyeberangan Bira - Pamatata saat ini memang ditutup untuk beberapa hari ke depan, kebijakan ini tidak lain bertujuan memberi rasa aman kepada masyarakat luas yang ada di Selayar atas potensi penularan wabah Covid-19, ucapnya.
Baca Lainnya :
- Pemda Kepulauan Selayar Pekan Muharram 1441 H Kunjungi 10 Kecamatan0
- Lepas 114 JCH, Berikut Arahan Bupati Kepulauan Selayar 0
- Orari Lokal Kepulauan Selayar Ikut Berpartisipasi Ramaikan FKP 20180
- Bupati Kepulauan Selayar Serahkan Bantuan Jaring Kebun Untuk Masyarakat Desa Bontona Saluk0
- Kebakaran Lahan di Desa Polebungin, Berselang Satu Jam Kemudian Si Jago Merah di Padamkan0
Rahmania mengungkapkan dan berharap pada media maupun nitizen agar masalah ini tidak lagi dibesar-besarkan apalagi didramatisir sedemikian rupa, sebab 35 mahasiswa dimaksud telah difasilitasi oleh Pemkab. Selayar dan Bantaeng, mereka bisa kembali ke Makassar dan sebagian ke Bulukumba.
"Alhamdulillah, atas upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dan Kabupaten Bantaeng serta semua pihak yang berkontribusi, akhirnya 35 Mahasiswa / Pelajar Selayar yg sementara di Bantaeng bisa kembali ke makassar dan Bulukumba. 21 org kembali ke Makadsar dan sisanya ke Bulukumba.
"Dan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar kami mengucapkan Terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Bupati Bantaeng dan seluruh pihak atas segala perhatian dan kerjasamanya," katanya
Sekadar untuk saling mengingatkan, kata Rahmania agar warga di daerah terjangkit membangun kesadaran untuk tidak melakukan perjalanan, mudik atau pulang kampung dulu ditengah pandemik Covid-19 sesuai himbauan Gubernur Sulawesi Selatan dan Bupati Kepulauan Selayar.
Ia mengatakan, permintaan untuk tidak pulang kampung bagi warga, apalagi dari daerah zona merah atau terpapar adalah untuk menjaga dan melindungi masyarakat, keluarga maupun saudara yang ada di kampung terhadap wabah virus corona.
Selain itu pula lanjutnya Rahmania dengan tidak pulang kampung, itu sudah sangat membantu memutus mata rantai penyebaran virus yang dikenal mematikan dan sangat cepat penularannya ini. (IC)











.jpeg)