- Cari Pemimpin Profesional, Seleksi Komisaris dan Direksi PT Bumi Maritim Tanadoang Digelar
- Wakili Bupati, Kadis PUTR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
Pemkab Selayar Fokus Distribusi Logistik ke Lokasi Terdampak Gempa

KEPULAUAN SELAYAR - Bencana gempa bumi NTT bermaknitudo 7,4 SR yang melanda wilayah kabupaten Kepulauan Selayar beberapa waktu lalu telah meninggalkan banyak korban. Bukan hanya korban materi tetapi juga telah menimbulkan korban luka-luka khususnya pada dua kecamatan terluar di Kabupaten Kepulauan Selayar yang berbatasan lagsung dengan pusat gempa di laut flores NTT, yakni Kecamatan pasilambena dan Kecamatan Pasimarannu.
Tujuh hari pasca gempa, Pemerintah kabupaten Kepulauan Selayar masih fokus menitipberatkan distribusi logistik pada masa penanganan darurat bencana gempa 7,4 SR. Logistik yang didistribusikan ke lokasi terdampak gempa terus diupayakan tepat sasaran dan mencukupi para korban baik yang masih bertahan dipengungsian maupun yang sudah balik ke rumah masing-masing.
Demikian diungkapkan Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali dalam keterangan persnya di media center penanganan darurat bencana gempa 7,4 SR, Jalan Muh. Karaeng Bonto Benteng Selayar, Selasa (21/12/2021) sore.
Baca Lainnya :
- Aksi Tanam Pohon Awali Rangkaian Kegiatan HKG PKK ke-49 di Selayar0
- Telkomsel Akan Perluas Jaringan di Selayar Hingga Layanan 4G Sampai ke Pelosok Desa0
- Bupati Kepulauan Selayar Sampaikan Ucapan Selamat Harganas ke-270
- Jajaran Pengurus PGRI Selayar Audiens dan Silaturrahim dengan Bupati0
- Basli Ali Tinjau Pembangunan Jalan Hotmix di Desa Batang Pulau Kayuadi0
Bupati didampingi oleh Dansatgas penanganan darurat bencana gempa 7,4 SR, Letkol Kav. Adi Priatna, bersama Wadan satgas AKBP Ujang Darmawan Hadi Saputra, SH,S.IK.,M.M,M.IK serta Sekda Kepulauan Selayar Mesdiyono yang juga adalah Wadan Satgas penanganan darurat bencana gempa 7,4 SR.
Bupati mengatakan, kendala saat ini dalam pendsitribusian logistik adalah karena cuaca ekstrim. Sedangkan alat transportasi pengangkut logistik yang digunakan sementara ini kata basli Ali KM Banawa Nusantara 90, KM Bunga Batari, dan KM Salsabila. Selanjutnya ada kapal dari ASDP yaitu KMP Balibo, ditambah satu kapal milik TNI AL dan satu Helikopter dari BNPB serta satu speed boad.
"Karena cuaca saat ini lagi ekstrim, sehingga kami bersama tim memaksimalkan Helikopter untuk pendistribusian logistik untuk sampai ke dua kecamatn terdampak, yaitu Kecamatan Pasilambena dan Kecamatan Pasimarannu," ucap Basli Ali.
Basli Ali mengatakan sejauh ini bantuan logistik yang masuk diposko induk berasal dari 73 donatur, diantaranya dari Presiden RI, Kemensos, Gubernur Sulsel, Pangdam, Kapolda, serta donatur lainnya. Sebagian besar logistik yang masuk kata dia sudah didistribusikan ke dua kecamatan terdampak.
meski demikian lanjut Basli Ali bahwa bantuan yang masih ada diposko induk Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar segera didistribusikan ke wilayah Kecamatan Pasilambena dan Kecamatan Pasimarannu.
Dalam keterangannya, Bupati Kepulauan Selayar mengungkapkan jumlah pengungsi pada saat gempa kurang lebih 18 ribu orang, namun saat ini masih bertahan di pengungsian tersisa kurang lebih 6.500 orang. Sedangkan rumah rusak total 471 unit, dengan rincian rusak berat 205, rusak ringan 172, dan rusak sedang 94 unit. Kendati demikian masih ada beberpa desa yang sementara didata dari tim kaji teknis.
"Total kerugian masih sementara dihitung karena fokus kita distribusi logistik agar kebutuhan pengungsi terpenuhi," tutup Basli Ali. (Diskominfo-SP/Im)











.jpeg)