- Tinggalkan Agenda Safari, Bupati Natsir Ali Prioritaskan Bersama Santri, Hadiri Penutupan Muballigh Hijrah di Bontonasaluk
- Wabup Muhtar Pimpin Safari Ramadan 1447 H di Desa Harapan, Salurkan Bantuan dan Gaungkan Program Pertanian
- Wabup Muhtar Ajak Warga Polebunging Perkuat Iman dan Ekonomi dalam Safari Ramadan
- Bupati Natsir Ali Pastikan Pembangunan Jalan dan Perkuat Program Pertanian Saat Safari Ramadan di Pakbatteang Buki
- Safari Ramadan di Bontomatene Bupati Natsir Ali Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Program Strategis Daerah
- Dinkes Selayar Uji Keamanan Jajanan Buka Puasa, Wabup Muhtar Ajak ASN Dukung UMKM
- Pemkab dan BAZNAS Selayar Perkuat Sinergi Tekan Angka Stunting
- Pemkab Selayar Awasi Ketat Harga dan Distribusi Bahan Pokok Selama Ramadan
- Wabup Bersama BAZNAS Selayar Distribusikan Bantuan Program Penurunan Stunting
- GEMERLAP Jadi Prioritas, Bupati Natsir Ali Minta ASN Responsif dan Adaptif Lewat Sistem Kerja Fleksibel
Pemkab Selayar Raih WTP Beruntun di Era Pemerintahan BAZ

Keterangan Gambar : Kepala BPK RI Perwakilan Sulsel Wahyu Priyono menyerahkan hasil pemeriksaan BPK atas LKPD Kabupaten Kepulauan Selayar TA 2018 kepada Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali, di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan Sulsel. (FOTO BY IMMANK)
MAKASSAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar kembali meraih penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2018.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan Wahyu Priyono, S.E., M.M., CA., Ak., kepada Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali, di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Sulsel, Selasa (28/5/2019).
WTP kali ini adalah untuk yang ketiga kalinya secara berturut-berturut, setelah WTP sebelumnya pada Tahun 2016, dan Tahun 2017 diri era pemerintahan Basli Ali - Zainuddin (BAZ).
Baca Lainnya :
- Kepala Balai TNTB Dianugerahi Gelar Adat "Mbo Pote"0
- Wabup Kepulauan Selayar Lantik Pejabat Struktural Eselon II dan Kepala Sekolah0
- BPK RI Perwakilan Sulsel Kunker ke Selayar0
- Kunker Bupati Kepulauan Selayar, Awali Penyaluran Bansos Non Tunai PKH di Pasimasunggu 0
- Tatap Muka Dengan Masyarakat Kecamatan Pasimasunggu dan Pasimasunggu Timur, Begini Arahan Bupati 0
Hadir Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., Ketua DPRD Selayar Mappatunru, S.Pd., Sekda Selayar Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si., Asisten Administrasi Drs Dahlul Malik, M.H., Kepala Inspektorat Ar. Krg. Magassing, S.H., M.H., Kepala BKPPD Nur Halik, SE, bersama sejumlah rombongan lain dari Pemda Kepulauan Selayar.
Atas WTP tersebut Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali menyampaikan terima kasih kepada seluruh OPD atas peran dan kerjasamanya.
"WTP pada tahun ketiga ini tidak lepas atas kerjasama semua OPD dan pihak terkait yang telah bersama-sama membangun agar pengelolaan keuangan yang selama ini baik tetap kita dapat pertahankan," kata H. Muh. Basli Ali.
Baca juga : Jelang Idul Fitri 1440 H, Plt. Kadinsos Bagi Paket Sembako Kepada Keluarga Rentan Sosial
Basli juga menghaturkan terima kasih kepada BPK atas bimbingan dan arahannya, sehingga apa yang menjadi kelemahan bisa diperbaiki hingga mendapatkan WTP yang ketiga kalinya.
Sementara Sekda Selayar Marjani Sultan mengatakan opini WTP dari BPK itu menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sudah semakin membaik. Hal tersebut kata Marjani Sultan adalah salah satu kriteria untuk menuju kepada good governance dan clean government.
"Saya kira capaian ini semua OPD memberikan kontribusi. Karena kalau satu saja OPD yang tidak melakukan perbaikan pengelolaan keuangan, tentu kita tidak akan mencapai ini semua. Saya selaku Sekda mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua perangkat daerah, yang telah berupaya keras untuk mewujudkan opini WTP," kata Marjani Sultan.
Selain Kabupaten Kepulauan Selayar, 8 kabupaten lainnya di Sulawesi Selatan meraih predikat yang sama, yaitu Enrekang, Lutim, Toraja Utara, Tana Toraja, Jeneponto, Luwu Utara, Maros, dan Kabupaten Barru.
Salah satu kabupaten diantaranya belum naik predikat sehingga harus bertahan di predikat WDP. Namun demikian Kepala BPK RI Perwakilan Sulsel enggan menyebut nama kabupaten tersebut. (IM / AFRISTA)










.jpeg)