- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
- Wabup Selayar Bersama Baznas Salurkan Bantuan Rp4 Juta untuk Korban Kebakaran di Batangmata Sapo
- Stand UMKM Selayar Jadi Incaran Pengunjung, Harkopnas79 Lutim, Sekda : Ini Bukti Produk Kita Punya Pasar
- Sekda Selayar Apresiasi Lutim, Dinilai All Out Jamu Peserta Harkopnas di Danau Matano
- Sekda Selayar Jalin Komunikasi Lintas Daerah, Dorong Promosi Produk UMKM di Pekan Expo Harkopnas 79 Sorowako
- Lagu Salendang Mayang Hantarkan Paduan Suara Selayar Sabet Juara II Harkopnas 79
- Tak Sekadar Memantau, Sekda Ikut Menata Produk UMKM Selayar di Harkopnas Ke79 di Sorowako
Pjs Bupati Asriady Sulaiman Buka Pelatihan Pemandu Wisata Sejarah Selayar

Keterangan Gambar : Pjs Bupati Kepulauan Selayar Asriady Sulaiman menyampaikan sambutannya pada pembukaan pelatihan pemandu wisata sejarah dan budaya Kabupaten Kepulauan Selayar di Pondok Wisata Abdi Tabang Kelurahan Putangun Kecamatan Bontoharu, Selasa (29/9/2020)
KEPULAUAN SELAYAR - Pelatihan pemandu wisata sejarah dan warisan budaya Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2020 dibuka oleh Dr. H. Asriady Sulaiman, S. IP., M. Si., selaku Pjs Bupati Kepulauan Selayar.
Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Kepariwisataan Kabupaten Kepulauan Selayar, berlangsung di Pondok Wisata Abdi Tabang Kelurahan Putangun Kecamatan Bontoharu, Selasa (29/9/2020).
Pelatihan ini diikut sedikitnya 50 peserta dengan latar belakang kemitraan dibidang pariwisata yang beragam. Demikian laporan Kadispar Andi Abdurrahman, SE.
Baca Lainnya :
- Bupati Basli Ali, Gratiskan Biaya Pemasangan Jaringan Air Bersih PDAM0
- Rakor Persiapan Penyambutan Peserta Yacht Rally, Berikut Arahan Bupati Selayar 0
- Hadir Pada Rangkaian HUT ke-3 BBC, Ini Pesan Basli Ali0
- Bupati Kepulauan Selayar Sambut Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin 0
- MBA Vicon HLM bersama Gubernur Sulsel, Ini yang Dibahas0
Nara sumber yang dihadirkan kata Abdurrahman adalah mereka yang punya background di bidang seni budaya Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Pelatihan ini adalah kegiatan non fisik untuk peningkatan Sumber Daya Manusia dalam rangka mendukung sektor pariwisata. Diantaranya adalah pelatihan pemandu wisata sejarah dan warisan budaya Kabupaten Kepulauan Selayar," ungkap Andi Abdurrahman.
Sementara Pjs. Bupati Asriady Sulaiman menyebut bahwa Selain Tana Toraja, pariwisata Selayar adalah salah satu primadona yang ada di Sulawesi Selatan. Olehnya itu sedapat mungkin fasilitas transportasi untuk menunjang kedatangan orang yang mau berwisata dapat ditingkatkan. P
"Hari ini menggunakan ATR rasanya belum pas. Kalau kita mau ke Selayar berwisata bersama keluarga tentu bagasinya kita bawa koper besar. Sedang pesawatnya tidak memungkinkan. Jadi Dishub itu perlu koordinasi yang baik supaya paling tidak di hari Jumat dan Minggu ada pesawat besar yang masuk, Insya Allah nanti saya bantu sampaikan kepada Bapak Gubernur, mudah-mudahan kita bisa datangkan pesawat yang lebih besar lagi," kata Asriady Sulaiman.
Terkait dengan pelatihan pemandu wisata sejarah ia mengapresiasi kegiatan tersebut, karena menurutnya wisata itu memang harus ditunjang dengan pemandu yang mumpuni.
"Melihat karakteristik Selayar, selain wisata bahari, wisata sejarah juga ada di Selayar. Jadi kalau kita ke Selayar jangan hanya menjadi kota tujuan, tetapi menjadi tempat yang nyaman untuk disinggahi. Olehnya itu kita harus mampu menunjukkan apa yang bisa kita tawarkan kepada pengunjung. Slogan Ayo ke Selayar, sejatinya bisa kita jawab dengan menawarkan sejumlah potensi daerah dan menjadi nilai plus untuk masyarakat," jelasnya.
Olehnya itu Asriady Sulaiman berharap, para pemandu wisata budaya nantinya mampu menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di Selayar pada masa lampau. Meski demikian ia mengakui bahwa menjadi pemandu wisata budaya tidaklah semudah seperti apa yang kita bayangkan.
"Menjadi pemandu wisata budaya haruslah menguasai materi-materi tertentu, karena pemandu harus mampu bercerita terhadap sejarah masa lampau. Saya harap pelatihan semacam ini harus intens kita laksanakan dengan melakukan pendalaman terhadap sejarah-sejarah tertentu," kata Asriady Pjs. Bupati Kepulauan Selayar.
Ia menambahkan selain Dinas Kepariwisataan, pelatihan semacam itu diminta dilakukan juga Oleh OPD lain untuk peningkatan SDM baik sesama ASN maupun pada sektor swasta.
"Selamat mengikuti pelatihan, semoga dapat meningkatkan kualitas SDM dan diberkahi oleh Allah Allah SWT, akhirnya pelatihan ini saya nyatakan dimulai," tutup Asriady. (Humas/Im).











.jpeg)