- Turnamen Bola Voli Kaburu Cup 2026 Resmi Ditutup, Primavera Berjaya di Kandang Sendiri
- Wakil Bupati, Kapolres dan Dandim Antarkan Almarhumah Bau Intang ke Peristirahatan Terakhir
- Tangis Keluarga pecah Iringi Kepulangan Jenazah Bau Intang, Empat Anggota Keluarganya Masih Hilang
- Empat Korban Selamat KLM Nurul Salsa Terima Santunan dari BAZNAS Selayar
- Dua Jenazah Korban KLM Nurul Salsa Berhasil Diidentifikasi, 14 Orang Masih Dalam Pencarian
- Selayar Lolos Tahap Wawancara Jamsostek Award Sulsel 2026, Wabup Paparkan Komitmen Perlindungan Pekerja
- Diterima Menteri Bahlil, Gubernur Sulsel dan Bupati Selayar Perjuangkan Infrastruktur Energi Kepulauan
- Gubernur Sulsel, Bupati Selayar dan Anggota Komisi V DPR RI, Desak Basarnas Segera Tingkatkan Status Pos SAR Selayar Jadi Kantor SAR
- Polda Sulsel Beberkan Hasil Penanganan Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Jenazah Jalani Identifikasi Forensik
- Merajut Harapan di Tengah Duka, TP PKK Selayar Kunjungi Korban Selamat KM Nurul Salsa di RSUD KH. Khayyung
Simak Sambutan Wabup, Kades dan Warga Komba-Komba Berkaca-Kaca

Keterangan Gambar : Wabup Kep. Selayar Saiful Arif didampingi Camat Pasi Marannu Syamsil, Kades Komba Komba Fahri dan Zul Janwar (Perikanan) memberikan pengarahan Pada Nelayan Penerima "Sehat", di Kantor Desa, Selasa (19-4) siang.
KEPULAUAN SELAYAR - Hari Kedua setelah tiba di Kecamatan PasiMarannu, dalam Kunjungan kerjanya yang dirangkai dengan "Safari Nuzulul Quran", dan penyerahan "Sehat" Nelayan, Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Saiful Arif kembali menyerahkan Sertifikat Hak Atas Tanah ("Sehat") kepada 18 nelayan di Desa Komba-Komba, Selasa (19-4) sore di Ruang Pertemuan Kantor Desa setempat.
Kades Komba Komba H. Fahri dan beberapa warga terharu dengan mata berkaca kaca saat menyimak sambutan Wabup. Pasalnya, Saiful Arif yang juga dikenal sebagai penceramah, sempat menyinggung nama Ummi Sari, panggilan akrab bagi seorang penggiat usaha nelayan di desa itu, yang tak lain adalah orang tua kades setempat. Ummi Sari meninggal dalam kecelakaan laut saat menjalankan usahanya beberapa tahun lalu dan mayatnya tidak ditemukan.
Wabup dalam sambutannya memaparkan, kegiatan Serhat nelayan tersebut adalah program Kementrian Kelautan dan Perikanan bekerjasama dengan Kementrian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional RI.
Baca Lainnya :
- Mutasi Jabatan, Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Digeser0
- Kunker di Pulau, Camat Takabonerate : Kehadiran Bupati Membawa Harapan Besar untuk Kemajuan Pulau ke Depan0
- Wabup Kep. Selayar Pantau Perkuliahan Perdana Mahasiswa Kampus Vokasi Unhas0
- Wabup Kepulauan Selayar Lantik 27 Kepsek dan Pengawas Sekolah0
- Wabup Kep. Selayar Tinjau Lokasi Pembangunan RS Pratama Bonerate0
Kepada para nelayan penerima "Sehat", Saiful mengingatkan, sertifikat tersebut bertujuan memberikan kepastian hukum atas status tanah nelayan, juga sebagai aset yang bisa menjadi jaminan untuk permodalan serta menjamin kelangsungan usaha nelayan melalui kegiatan pengembangan usaha nelayan.
“Gunakan sertifikat tersebut sebagai jaminan dalam meminjam uang di Bank untuk kegiatan usaha yang bersifat produktif,” tegasnya seraya mengingatkan, jangan meminjam uang untuk kegiatan yang bersifat konsumtif.
Disamping menyampaikan informasi dan pesan pembangunan, Wabup yang didampingi Camat Pasimarannu, Syamsil, Zul Janwar (Dinas Perikanan), Maknung (ATR/BPN), Mulyadi (Bag. Administrasi Pembangunan), juga melakukan evaluasi terhadap proyek yang telah lalu, sekaligus menyerap aspirasi dari kades dan masyarakat Desa Komba Komba. (Diskominfo SP/Im)










.jpeg)