- Gubernur Sulsel Resmikan Titik Nol Ujung Aspal Selatan Sulawesi di Appatanah Selayar
- Hari Lingkungan Hidup, Gubernur Andi Sudirman Ajak Masyarakat Hijaukan Bumi Lewat Penanaman 1.000 Mangrove di Selayar
- Sabtu Pagi, Gubernur Andalan Sulsel Gelar Jalan Sehat Anti Mager di Selayar, Sediakan Hadiah Umrah hingga Motor
- Bank Sulselbar Sosialisasikan KUR Petani Jagung Dukung Program GEMETAR di Selayar
- Tiba di Selayar, Gubernur Andi Sudirman Agendakan Peresmian Titik Nol hingga Buka Celebes Scooter Party XIX
- Sinergi Pemkab, BPJS dan Kejaksaan Perkuat Perlindungan Sosial Aparatur Desa di Selayar
- Gubernur Sulsel Akan Buka Celebes Scooter Party XIX 2026, Bupati Selayar Pastikan Persiapan Maksimal
- Natsir Ali–Muhtar Pertahankan Tradisi WTP, Pemkab Selayar Ukir Prestasi 10 Tahun Berturut-Turut
- Juni 2026, Kesempatan Emas! Samsat Selayar Bebaskan Denda dan Sediakan Hadiah Umrah serta Motor
- Wakil Bupati Selayar Terima Kunjungan Kepala BBPK APDN IV Kemendagri, Serahkan Sertifikat 47 Peserta Latsar CPNS
Simak Sambutan Wabup, Kades dan Warga Komba-Komba Berkaca-Kaca

Keterangan Gambar : Wabup Kep. Selayar Saiful Arif didampingi Camat Pasi Marannu Syamsil, Kades Komba Komba Fahri dan Zul Janwar (Perikanan) memberikan pengarahan Pada Nelayan Penerima "Sehat", di Kantor Desa, Selasa (19-4) siang.
KEPULAUAN SELAYAR - Hari Kedua setelah tiba di Kecamatan PasiMarannu, dalam Kunjungan kerjanya yang dirangkai dengan "Safari Nuzulul Quran", dan penyerahan "Sehat" Nelayan, Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Saiful Arif kembali menyerahkan Sertifikat Hak Atas Tanah ("Sehat") kepada 18 nelayan di Desa Komba-Komba, Selasa (19-4) sore di Ruang Pertemuan Kantor Desa setempat.
Kades Komba Komba H. Fahri dan beberapa warga terharu dengan mata berkaca kaca saat menyimak sambutan Wabup. Pasalnya, Saiful Arif yang juga dikenal sebagai penceramah, sempat menyinggung nama Ummi Sari, panggilan akrab bagi seorang penggiat usaha nelayan di desa itu, yang tak lain adalah orang tua kades setempat. Ummi Sari meninggal dalam kecelakaan laut saat menjalankan usahanya beberapa tahun lalu dan mayatnya tidak ditemukan.
Wabup dalam sambutannya memaparkan, kegiatan Serhat nelayan tersebut adalah program Kementrian Kelautan dan Perikanan bekerjasama dengan Kementrian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional RI.
Baca Lainnya :
- Belasan Atlit dan 1 Wasit Selayar Perkuat Kontingen Sulsel Pada Cabor Takraw dan Dayung di PON Papua0
- Wabup Kepulauan Selayar Lantik 27 Kepsek dan Pengawas Sekolah0
- Wabup Selayar Ikut Rakor Kemendagri Terkait Pencegahan Korupsi0
- Kunker Anggota Komisi VI DPR RI ke Selayar, Ini Agendanya0
- Bupati Kepulauan Selayar Tinjau Tanggul Jebol di Desa Bonea0
Kepada para nelayan penerima "Sehat", Saiful mengingatkan, sertifikat tersebut bertujuan memberikan kepastian hukum atas status tanah nelayan, juga sebagai aset yang bisa menjadi jaminan untuk permodalan serta menjamin kelangsungan usaha nelayan melalui kegiatan pengembangan usaha nelayan.
“Gunakan sertifikat tersebut sebagai jaminan dalam meminjam uang di Bank untuk kegiatan usaha yang bersifat produktif,” tegasnya seraya mengingatkan, jangan meminjam uang untuk kegiatan yang bersifat konsumtif.
Disamping menyampaikan informasi dan pesan pembangunan, Wabup yang didampingi Camat Pasimarannu, Syamsil, Zul Janwar (Dinas Perikanan), Maknung (ATR/BPN), Mulyadi (Bag. Administrasi Pembangunan), juga melakukan evaluasi terhadap proyek yang telah lalu, sekaligus menyerap aspirasi dari kades dan masyarakat Desa Komba Komba. (Diskominfo SP/Im)










.jpeg)