- Wakili Bupati, Kadis PUTR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
Tatap Muka dengan Warga Pasimasunggu, Bupati Natsir Ali Serap Aspirasi dan Dorong Program Prioritas

KEPULAUAN SELAYAR – Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, didampingi Sekretariat Daerah Andi Abdurrahman menggelar tatap muka bersama masyarakat Kecamatan Pasimasunggu di Aula Kantor Camat, Pulau Jampea, Ahad (19/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pimpinan OPD, unsur pemerintah Kecamatan Pasimasunggu, Kapolsek, Danramil, serta para kepala desa se-Kecamatan Pasimasunggu.
Camat Pasimasunggu, Nur Amin Arsyad, dalam laporannya menyampaikan gambaran umum kondisi wilayah, termasuk pelayanan dan penyelenggaraan pemerintahan, serta sejumlah kendala yang dihadapi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Bandara Aroeppala Selayar Simulasi PKD Penanganan Pesawat Crash Landing0
- DWP Selayar Gelar Sosialisasi Lingkungan Terkait Rumah Pangan Lestari0
- Bupati Natsir Ali Soroti Sektor Perikanan Saat Terima Kunjungan Ombudsman0
- Tiba di Selayar, Pjs Bupati Ajak Kawal Pilkada dan Terapkan Protokol Kesehatan0
- Muscab VIII IBI Selayar Dibuka, Wabup Tekankan Peran Bidan dalam Atasi Stunting dan Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak0
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dari tingkat bawah ke atas sebagai bentuk penyaluran aspirasi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Camat memaparkan lima usulan prioritas, di mana beberapa di antaranya telah mendapatkan alokasi anggaran tahun 2026, seperti pembangunan Jembatan Magatti dan Marege.
Selain itu, terdapat pengembangan lahan “Gemerlap” dan “Gemetar” seluas 638,23 hektare, meskipun sebagian lahan “Gemetar” mengalami kendala akibat musim kemarau yang cukup panjang tahun ini
Pada tatap muka ini, Bupati H. Muh. Natsir Ali menyampaikan sejumlah program strategis yang akan dan telah dilaksanakan di wilayah kepulauan, khususnya di Jampea.
Di antaranya, pembangunan 20 titik sumur bor pada tahun 2025 yang berpotensi ditambah pada tahun 2026, serta program bedah rumah sebanyak 10 unit per desa dengan penekanan agar proses seleksi dilakukan secara objektif tanpa diskriminasi.
“Jangan ada istilah pendukung atau bukan pendukung. Semua masyarakat berhak mendapatkan bantuan selama memenuhi kriteria,” tegas Bupati.
Bupati juga menyampaikan rencana pengadaan satu unit traktor roda empat untuk setiap desa, serta optimalisasi lahan melalui pembentukan lima brigade kelompok tani. Setiap brigade direncanakan mendapat dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) senilai sekitar Rp3 miliar.
Program lain yang turut disampaikan meliputi pengembangan Kampung Nelayan, pembangunan gudang Bulog dan pabrik pengolahan beras, serta dorongan pembangunan Koperasi Merah Putih.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif yang dipandu langsung oleh Camat Pasimasunggu. Sejumlah masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi, yang langsung ditanggapi oleh Bupati.
Dalam sesi dialog, isu sektor perikanan turut menjadi perhatian. Bupati menegaskan pentingnya kekompakan masyarakat dalam menyikapi aktivitas kapal nelayan luar yang melakukan penangkapan ikan di perairan Selayar.
“Awalnya mungkin terasa berat, tapi ini adalah hak kita. Selama ini kita lebih banyak menerima dampak kerusakan, sementara data perikanan justru tercatat di daerah asal nelayan tersebut,” ujarnya.
Ia juga mendorong perlunya penguatan sistem pengawasan, termasuk pembentukan titik pemeriksaan (check point) guna mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan dari Baznas berupa uang tunai dan beras kepada keluarga kurang mampu.
Usai kegiatan tatap muka, Bupati melanjutkan kunjungan lapangan ke proyek sumur JIAT di Desa Kembang Ragi sebagai bagian dari upaya memastikan langsung progres pembangunan di wilayah kepulauan. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)