- Hewan Kurban Bantuan Presiden Prabowo Disembelih di Selayar, Bupati dan Forkopimda Hadir Langsung
- Penuh Kebersamaan, Bupati Selayar Shalat Iduladha Bersama Warga Di Masjid Rahmatan Lil Alamin
- Shalat Idul Adha 1447 H di Selayar Akan Digelar Terpusat di Masjid Rahmatan Lil Alamin
- Kejujuran Irwan Diganjar Motor dari Pangdam dan Uang Tunai dari Dandim Selayar di Penutupan TMMD
- Bupati Selayar Terima Audiensi Kemensos RI, Bahas Kampung Sejahtera dan Sekolah Rakyat
- Ketua TP PKK Selayar Tekankan Pengelolaan Sampah Berbasis Keluarga dalam Pembekalan Kader Rumah Pilah
- Coffee Morning Para Jenderal bersama Bupati di Warkop Lagenda Bahas Sinergi Pembangunan Selayar
- Dankodaeral VI Optimistis Pembangunan Lanal Selayar Segera Dimulai, Anggota Komisi 1 DPR RI siap kawal
- Penanaman Kedelai Sinergi Kodaeral VI dan Pemkab Selayar mendapat perhatian dari Anggota Komisi 1 DPR RI Achmad Daeng Sere
- Kodaeral VI dan Pemkab Selayar Tanam Kedelai, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional di Desa Bontotangnga
Tiba dilokasi bencana, Kemensos RI gerak cepat salurkan bantuan

KEPULAUAN SELAYAR - Bufferstock Logistik bantuan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) untuk para korban bencana alam akibat gempa bumi 7.4 Magnetudo tiba di lokasi bencana Kecamatan Pasilambena Kabupaten Kepulauan Selayar Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (19/12/2021)
Bantuan logistik tersebut diberangkatkan melalui jalur laut dari Pelabuhan Rauf Rahman Benteng Selayar pada Sabtu (18/12) malam, menggunakan KM. Bunga Batari.
Berkisar 16 Jam pelayaran, tiba di Pulau Kalaotoa Pasilambena, logistik bantuan kemensos RI langsung disalurkan kepada warga pengungsi dan sebagian diserah terimakan kepada Pemerintah Kecamatan Pasilambena.
"Tiba dilokasi bencana, sesuai arahan Ibu Menteri, dibantu unsur lainnya, kami langsung bergerak cepat menyasar dan membagikan paket sembako dilokasi pengungsian dan mendirikan tenda pengungsian untuk warga terdampak, dan sebagian bantuan lainya kami standbaykan di kantor camat, sambil melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat" jelas Alfian.
Selaku pihak yang mewakili Direktorat PSKBA Kementerian Sosial, Alfian yang turun langsung ke lokasi bencana mengatakan bahwa bantuan ini diberikan adalah bentuk tanggung jawab dan sebagai wujud perhatian pemerintah kepada masyarakat Pasilambena yang terdampak bencana.
Ditambahkan, Pendistribusian maupun Penyaluran bantuan ini melibatkan unsur kedinasan Dinsos provinsi Sulawesi Selatan, Dinsos Kabupaten Kepulauan Selayar, Tagana, Peksos dan dibantu relawan serta unsur pemerintah kecamatan dan desa setempat, imbuhnya Alfian
Dikatakan bahwa setelah melakukan pendistribusian logistik di kecamatan Pasilambena, pihak Kemensos kembali akan bergeser menuju wilayah terdampak lainnya yakni Kecamatan Pasimarannu, lanjutnya.
Alfian kemudian berharap, bantuan bencana kemensos RI ini tetap sasaran, bermanfaat dan sesuai kebutuhan warga terdampak di lokasi pengungsian.
Adapun Bufferstock Logistik Bantuan Kemensos RI ini antara lain terdiri dari ; beras, makanan siap saji, sembako, tenda, kasur, selimut, perlengkapan bayi, peralatan dapur, perlengkapan mandi, genset, kabel roll, paket penjernih air dan lainnya, papar Alfian.
Camat Pasilambena Patta Bau, S.Sos, atas nama masyarakat menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada unsur Kemensos dan semua pihak yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Pasilambena.
"Alhamdulillah, terima kasih atas langkah cepat dan perhatian Kemensos, khususnya Ibu Menteri, Dinsos Prov Sulsel, Dinsos Kabupaten serta semua pihak didalamnya, dengan adanya bantuan logistik, tentu ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Pasilambena yang menjadi korban bencana gempa di lokasi pengungsian" ucapnya
Patta Bau kemudian mengungkapkan hingga hari kelima pasca gempa 7.4 Magnetudo melanda wilayah Pasilambena, warga masih tetap bertahan di titik lokasi pengungsian, mereka masih takut dan trauma kembali pulang ke rumahnya, apalagi getaran gempa ringan masih sering dirasakan.
Diketahui, Gempa 7.4 Mag di Larantuka NTT yang berdampak hingga di Kabupaten Kepulauan Selayar, dampak terburuk berada di Kecamatan Pasilambena dan Pasimarannu, puluhan ribu warga mengungsi, ratusan rumah rusak dan roboh serta sejumlah fasilitas dan sarana infrastruktur hancur. (Kominfo-IC)










.jpeg)