- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
- Wabup Selayar Bersama Baznas Salurkan Bantuan Rp4 Juta untuk Korban Kebakaran di Batangmata Sapo
- Stand UMKM Selayar Jadi Incaran Pengunjung, Harkopnas79 Lutim, Sekda : Ini Bukti Produk Kita Punya Pasar
- Sekda Selayar Apresiasi Lutim, Dinilai All Out Jamu Peserta Harkopnas di Danau Matano
- Sekda Selayar Jalin Komunikasi Lintas Daerah, Dorong Promosi Produk UMKM di Pekan Expo Harkopnas 79 Sorowako
Trauma Pasca Gempa, Sekitar 80 Persen Warga Pasilambena Masih di Pengungsian

KEPULAUAN SELAYAR - Sekitar 80 persen warga Kecamatan Pasilambena Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan masih berada di pengungsian, pasca gempa bumi bermaknitudo 7,4 Skala Richter (SR) dilaut Flores NTT lima hari lalu.
Warga dikabarkan masih trauma dan takut dengan peristiwa tersebut.
"Secara psikologis warga kami masih takut, karena sampai hari ini masih ada guncangan-guncangan kecil yang masih sangat mempengaruhi psikologis masyarakat, hingga masih banyak yang bertahan di pengungsian," ungkap Camat Pasilambena Patta Bau, S. Sos., M.Si, Minggu (19/12/2021) malam.
Baca Lainnya :
- Bantuan Pangan Sudah Menyentuh Warga Korban Gempa di Pasilambena Kepulauan Selayar0
- DPD PPNI Selayar Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Gempa Bumi 7,4 SR0
- Presiden Jokowi kirim bantuan untuk korban gempa di Kepulauan Selayar0
- Dilokasi Pengungsian, Bupati Basli Ali pastikan akan memberikan perhatian pada semua warga terdampak gempa0
- Menggunalan KAL Suluh Pari, Sore Ini Logistik Diangkut ke Lokasi Korban Gempa di Kepulauan Selayar0
Patta Bau mengatakan, pasca gempa, sebelumnya warga sudah ada yang mencoba untuk kembali ke rumah masing-masing, namun karena masih ada guncangan-guncangan kecil sehingga warga memilih untuk kembali lagi naik ke gunung.
Diketahui gempa berpusat pada 129 km Barat Laut Maumere-Sikka-NTT, pada kedalaman 10 km memang sangat berdampak di wilayah Kecamatan Pasilambena dan Kecamatan Pasimarannu Kabupaten Kepulauan Selayar.
Akibat gempa tersebut melululantahkan sekitar delapan ratusan rumah warga dan fasilitas umum lainnya. Bukan hanya menimbulkan korban materi, namun juga menimbulkan korban luka-luka bagi masyarakat sekitar. (Diskominfo-SP/Im)











.jpeg)