- Bupati Natsir Ali Tegaskan Momentum Kebangkitan Baru Selayar pada Hari Jadi ke-420
- Gubernur Andalan Sulsel Serahkan 15 Miliar sebagai Kado Hari Jadi Ke-420 Selayar
- Hari Jadi Selayar ke-420, Pemerintah Kukuhkan Komitmen Percepatan Pembangunan
- Moment Bersejarah, Pemkab Selayar dan Unhas Perkuat Kerja Sama Pendidikan
- Budaya Dide Dihidupkan Lagi, Bupati Selayar Apresiasi Festival Kelong Sino Ri Bungayya
- Wakil Bupati Ajak KAHMI Selayar Perkuat Konsolidasi Intelektual dan Aksi Kolektif Majukan Daerah
- Pemkab Selayar Salurkan Bantuan Perbaikan 20 Unit RTLH Senilai Rp400 Juta
- Ratusan Gamers Meriahkan Piala Bupati Selayar 2025, Turnamen Esports Resmi Dibuka Wakil Bupati
- 404 ASN Selayar Ikuti Uji Kompetensi Melalui Profiling ASN
- Momentum HGN 2025, Wabup Muhtar Ajak Guru Selayar Terus Berinovasi
Wabup dan Pimpinan Baznas Besuk Pasien PJT RS. Wahidin

MAKASSAR - Wakil Bupati Saiful Arif dan Pimpinan Baznas Kep. Selayar Leonardo Marsondang Siregar, S.Pi, M.Si, (Wakil Ketua II Bid. Pendistribusian dan Pendayagunaan) membesuk Junaedi di Pelayanan Jantung Terpadu (PJT) Rumah Sakit Regional dr.Wahidin Sudirohusodo, Makasssar, Ahad (6-8) siang.
Junaedi adalah Pasien yang rela kaki kirinya belum lama ini diamputasi, di bawah lutut, karena kalau tidak, akan menjalar ke paha, terang Junaedi yang siang itu hanya ditemani istrinya, Masniati.
Sementara kaki kanannya, lanjut Junaedi, sudah dipotong tiga tahun lalu.
Baca Lainnya :
- Dalam Sehari Bupati Kep. Selayar Hadiri Dua Acara Penamatan Sekolah1
- Peringati HUT ke-74 Kemerdekaan RI, Bupati dan Wakil Bupati Selayar Hadiri Upacara Ziarah Nasional 0
- Bupati dan Wabup Kepulauan Selayar Shalat Idul Adha 1440 H Bersama Warga di Lapangan Pemuda Benteng 0
- Sekda Selayar Buka Rakerda TP PKK 0
- Update Data Covid-19, Tambahan Tujuh Kasus Positif Covid-19 di Selayar0
Istrinya, Masniati menambahkan, sebenarnya, kami sudah beradaptasi, pasrah dan menyesuaikan dengan keadaan, sudah pasang "kaki palsu", dan bahkan, sudah bisa bawa mobil. Namun, ternyata, kaki kiripun mengalami hal yang sama, dan untuk mencegah keadaan yangr lebih parah, harus rela dipotong.
Ketika Wabup bertanya, apakah pernah mendapat bantuan dari Pemda, Junaedi menjawab, "belum", lalu buru - buru menyambungnya, "karena kami memang belum pernah meminta".
"Kenapa...?" Tanya Wabup penasaran yang dijawab Pasien Junaedi, "karena masih banyak yang lebih membutuhkan".
Mendengar jawaban ini, Saiful Arif dan Leonardo merasa kagum dan simpati, kemudian sepakat untuk mengusahakan bantuan bagi pasien.
Menjawab pertanyaan Wabup Saiful Arif, istrinya, Masniati menyatakan, kami punya dua anak yang sekolah di SD dan SMP di Tana Bau, Desa Bonto Tangnga Kec. Bonto Sikuyu. Saat ini, kedua anak kami tinggal bersama neneknya.
Kepada pewarta, Wabup Saiful Arif mengatakan, mendapat informasi dari Wakil Ketua II Baznas Selayar, Leonardo yang sekaligus mengajaknya untuk membesuk.
Malam itu, lanjut Saiful Arif, saya dalam perjalanan menuju Makassar seusai mengikuti acara PWRI di Sengkang - Wajo, dan ditelfon serta diajak oleh Leo.
Semoga berita ini, bisa menarik simpati pembaca dan berkenan membantu meringankan beban keluarga Junaedi - Masniati, yang belum punya lagi pendapatan tetap namun tetap bersemangat, terutama untuk kelanjutan pendidikan anak - anaknya. (Humas Diskominfo SP)










.jpeg)