- Satgas BBM-LPG Terbentuk, Sekda : Distribusi Kepulauan Harus Jadi Perhatian Khusus
- Anjangsana HUT TNI ke-81, Kodim 1415 Selayar Temui Tokoh Adat Andi Abdurrahman
- Perkuat SDM Pariwisata, Pemkab Selayar Gandeng Unhas Gelar Tes TOEFL
- Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Nasional 25–27 September adalah Hoaks
- Bupati Natsir Ali Percepat Penanganan Listrik Jampea, PLN Kirim Mesin 600 kW
- SMEP TP PKK Selayar Dorong Pojok Baca Jadi Ruang Literasi Keluarga
- Bupati Natsir Ali Hadirkan 100 Sertifikat Tanah Gratis untuk Nelayan Karumpa dan Pulo Madu
- Pemkab Selayar Desak Telkom, PLN dan TV Kabel Rapikan Kabel
- Tembus Pasar MBG, BUMDes Tanjung Harapan Barat Lambongan Jadi Contoh, Wabup Muhtar Tantang Desa Lain
- Bupati Natsir Ali Perkuat Kerja Sama dengan BPBPK Sulsel di Bidang Sanitasi
Wabup dan Pimpinan Baznas Besuk Pasien PJT RS. Wahidin

MAKASSAR - Wakil Bupati Saiful Arif dan Pimpinan Baznas Kep. Selayar Leonardo Marsondang Siregar, S.Pi, M.Si, (Wakil Ketua II Bid. Pendistribusian dan Pendayagunaan) membesuk Junaedi di Pelayanan Jantung Terpadu (PJT) Rumah Sakit Regional dr.Wahidin Sudirohusodo, Makasssar, Ahad (6-8) siang.
Junaedi adalah Pasien yang rela kaki kirinya belum lama ini diamputasi, di bawah lutut, karena kalau tidak, akan menjalar ke paha, terang Junaedi yang siang itu hanya ditemani istrinya, Masniati.
Sementara kaki kanannya, lanjut Junaedi, sudah dipotong tiga tahun lalu.
Baca Lainnya :
- The Amazing Seminar, Ini Sambutan Ketua TP. PKK Selayar0
- Wabup Kepulauan Selayar Silaturrahim Dengan Permas di Wawotobi0
- Kukuhkan Paskibra, Begini Sambutan Wakil Bupati Kepulauan Selayar 0
- Kabar Gembira Bagi para Mancing Mania, Lomba Mancing Kembali Diselenggarakan untuk Meramaikan Festival Takabonerate 20220
- Sinergitas forkopimda, kunci sukses Bupati Basli jalankan roda pemerintahan0
Istrinya, Masniati menambahkan, sebenarnya, kami sudah beradaptasi, pasrah dan menyesuaikan dengan keadaan, sudah pasang "kaki palsu", dan bahkan, sudah bisa bawa mobil. Namun, ternyata, kaki kiripun mengalami hal yang sama, dan untuk mencegah keadaan yangr lebih parah, harus rela dipotong.
Ketika Wabup bertanya, apakah pernah mendapat bantuan dari Pemda, Junaedi menjawab, "belum", lalu buru - buru menyambungnya, "karena kami memang belum pernah meminta".
"Kenapa...?" Tanya Wabup penasaran yang dijawab Pasien Junaedi, "karena masih banyak yang lebih membutuhkan".
Mendengar jawaban ini, Saiful Arif dan Leonardo merasa kagum dan simpati, kemudian sepakat untuk mengusahakan bantuan bagi pasien.
Menjawab pertanyaan Wabup Saiful Arif, istrinya, Masniati menyatakan, kami punya dua anak yang sekolah di SD dan SMP di Tana Bau, Desa Bonto Tangnga Kec. Bonto Sikuyu. Saat ini, kedua anak kami tinggal bersama neneknya.
Kepada pewarta, Wabup Saiful Arif mengatakan, mendapat informasi dari Wakil Ketua II Baznas Selayar, Leonardo yang sekaligus mengajaknya untuk membesuk.
Malam itu, lanjut Saiful Arif, saya dalam perjalanan menuju Makassar seusai mengikuti acara PWRI di Sengkang - Wajo, dan ditelfon serta diajak oleh Leo.
Semoga berita ini, bisa menarik simpati pembaca dan berkenan membantu meringankan beban keluarga Junaedi - Masniati, yang belum punya lagi pendapatan tetap namun tetap bersemangat, terutama untuk kelanjutan pendidikan anak - anaknya. (Humas Diskominfo SP)











.jpeg)