- Hewan Kurban Bantuan Presiden Prabowo Disembelih di Selayar, Bupati dan Forkopimda Hadir Langsung
- Penuh Kebersamaan, Bupati Selayar Shalat Iduladha Bersama Warga Di Masjid Rahmatan Lil Alamin
- Shalat Idul Adha 1447 H di Selayar Akan Digelar Terpusat di Masjid Rahmatan Lil Alamin
- Kejujuran Irwan Diganjar Motor dari Pangdam dan Uang Tunai dari Dandim Selayar di Penutupan TMMD
- Bupati Selayar Terima Audiensi Kemensos RI, Bahas Kampung Sejahtera dan Sekolah Rakyat
- Ketua TP PKK Selayar Tekankan Pengelolaan Sampah Berbasis Keluarga dalam Pembekalan Kader Rumah Pilah
- Coffee Morning Para Jenderal bersama Bupati di Warkop Lagenda Bahas Sinergi Pembangunan Selayar
- Dankodaeral VI Optimistis Pembangunan Lanal Selayar Segera Dimulai, Anggota Komisi 1 DPR RI siap kawal
- Penanaman Kedelai Sinergi Kodaeral VI dan Pemkab Selayar mendapat perhatian dari Anggota Komisi 1 DPR RI Achmad Daeng Sere
- Kodaeral VI dan Pemkab Selayar Tanam Kedelai, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional di Desa Bontotangnga
Wabup Muhtar Buka Musrenbang RKPD 2027 Sekaligus Sosialisasikan Program GEMERLAP dan GEMETAR di Bontoharu

KEPULAUAN SELAYAR — Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Drs. H. Muhtar, M.M., membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Bontoharu, Senin (26/1/2026). Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga sekaligus melakukan sosialisasi Program Gerakan Menanam Lima Juta Kelapa (GEMERLAP) dan Gerakan Menanam Batara (GEMETAR) kepada seluruh pemangku kepentingan di tingkat kecamatan.
Dalam sambutannya, Wabup Muhtar menyampaikan bahwa Musrenbang tingkat kecamatan merupakan forum strategis antar pelaku pembangunan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2027. Forum ini bertujuan untuk menghimpun masukan awal serta menyelaraskan agenda dan prioritas pembangunan kecamatan dengan prioritas perangkat daerah sebagai instansi teknis pelaksana program dan kegiatan.
(1)_copy_904x678.jpg)
Baca Lainnya :
- Potensi Besar Lahan Desa Lalang Bata, 42 Hektar Siap Dikelola untuk Ketahanan Pangan Nasional0
- Mentan Andi Amran Sulaiman Dianugerahi Gelar Adat To Anjarrekiyya Ri Kontutoje di Selayar0
- 1.600 Bibit Kelapa Siap Ditanam Dukung Program Gemerlap dan Gemetar pada Lahan 10 Hektar di Kecamatan Pasimasunggu 1
- Saiful Arif : Pola Perencanaan Program Harus Fokus Mendukung Visi dan Program Prioritas Pemerintah0
- Pemkab Selayar Gelar Rapat Perdana Satgas Gemerlap, Wabup Muhtar: Konsistensi Kunci Kesuksesan0
“Pelaksanaan program dan kegiatan tersebut tentunya memerlukan dukungan pendanaan, baik yang bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, maupun APBN,” ujar Wabup.
Ia menjelaskan, Musrenbang menjadi media interaktif bagi seluruh pemangku kepentingan di kecamatan untuk menetapkan program dan kegiatan prioritas, sekaligus merumuskan rekomendasi kebijakan yang akan menjadi dasar pelaksanaan pembangunan pada tahun anggaran 2027.
“Forum ini merupakan bentuk komitmen bersama para pemangku kebijakan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.
Lebih lanjut disampaikan, RKPD Tahun 2027 merupakan tahun ketiga masa pemerintahan Bupati H. Muhammad Natsir Ali dan Wakil Bupati Drs. H. Muhtar, M.M., untuk periode 2025–2030. Oleh karena itu, pemerintah daerah menaruh harapan besar agar seluruh sektor kehidupan masyarakat dapat terus meningkat melalui pelaksanaan program prioritas pembangunan daerah, khususnya Program GEMERLAP dan GEMETAR.
Dalam rangka sosialisasi program tersebut, Wabup Muhtar memaparkan bahwa Program Gerakan Menanam Lima Juta Kelapa (GEMERLAP) di Kabupaten Kepulauan Selayar telah resmi diluncurkan oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia. Pemerintah daerah menargetkan penanaman kelapa seluas 7.000 hektare pada tahun 2026 dengan dukungan alat berat seperti excavator dan bulldozer, penyediaan benih kelapa dari Pohon Induk Terpilih (PIT) lokal Selayar, pupuk, serta persiapan lahan dan lubang tanam.
Program GEMERLAP tersebut disinergikan dengan Gerakan Menanam Batara (GEMETAR) melalui penanaman jagung sebagai tanaman sela. Wabup menilai program ini sangat potensial dalam meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Potensi pendapatan dari penanaman jagung cukup menjanjikan, dengan estimasi mencapai Rp50 juta per hektare atau sekitar Rp30 juta bersih setelah dikurangi biaya produksi,” ungkapnya.
Untuk mendukung pemasaran hasil produksi, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan, di antaranya PT Charoen Pokphand Indonesia dan PT BISI Internasional Tbk, serta didukung lembaga perbankan seperti BRI, BPR Kepulauan Selayar, Bank Mandiri, dan Bank Sulselbar.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menegaskan pentingnya pelaksanaan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD. Menurutnya, efisiensi anggaran harus dimaknai sebagai upaya menggunakan anggaran secara selektif, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, terutama untuk program-program yang langsung menyentuh kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.
Menutup sambutannya, Wabup Muhtar mengakui bahwa meskipun berbagai capaian telah diraih, masih terdapat sejumlah hal yang perlu terus ditingkatkan dan disempurnakan, baik dari sisi kebijakan, program, maupun pelaksanaan di lapangan.
“Kita yakin dengan semangat kebersamaan dan persatuan seluruh pihak, berbagai tantangan pembangunan dapat diatasi dengan baik. Penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan akuntabel harus terus diperkuat demi meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan ke depan,” tutupnya. (Humas IKP Diskominfo SP/Im)










.jpeg)