- Perkuat Jaminan Sosial Pekerja, Disperinaker Selayar Teken MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan
- Kenapa Kopra Dilarang Masuk KMP Bontoharu? Ini Penjelasan Syahbandar dan Dinas Perhubungan
- Bukan Sekadar Imbauan, Bupati Selayar Perintahkan Disperinaker Buka Layanan Dico Ulang Tabung LPG Karatan
- Kemarau Panjang, Bumi Mengering, Warga Selayar Bersujud Memohon Rahmat Allah SWT
- Marak Tabung LPG 3 Kg Berkarat ditolak Agen/Pangkalan, Bupati Selayar Tegaskan Konsumen Tak Boleh Dirugikan
- Diskominfo-SP Perkuat SDI, Sekda Selayar Tegaskan Pentingnya Data Akurat
- Bupati Natsir Ali Kukuhkan Prof. Abdul Kadir sebagai Ketua DPP PERMAS Pusat, Bendera Pataka Jadi Simbol Amanah
- Kominfo Enrekang Dalami Strategi Pengelolaan PPID dan SP4N-LAPOR! Selayar
- Mari Berdoa Bersama, Pemkab Selayar Gelar Salat Istisqo untuk Memohon Hujan
- Wabup Muhtar Pantau Tiga APMS, Pelayanan dan Pasokan BBM Jadi Perhatian
Bedah Rumah, Kini Nenek Rohani Warga Desa Masungke Sudah Menikmati Rumah Layak Huni

SELAYAR - Rohani warga Dusun Doda Desa Masungke Kecamatan Pasimasunggu Kabupaten Kepulauan Selayar Sulawesi kini sudah bisa bernafas lega, pasalnya rumah milik nenek Rohani (100) sudah dibedah melalui Dinas Sosial dan sudah mulai ditempati sejak Selasa (3/3/2020) kemarin.
Kondisi nenek Rohani yang sangat memprihatinkan mulai terungkap berawal saat Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali melakukan kunjungan kerja ke desa Masungke beberapa waktu lalu. Mendengar laporan dari Pemerintah setempat, Basli melakukan peninjauan langsung ke kediaman Rohani. Ia memerintahkan Kadis Sosial untuk membedah rumah tersebut.
Sementara Kadis Sosial Patta Amir yang dikonfirmasi pada Rabu (4/3/2020) membenarkan bahwa rumah milik nenek rohani sudah selesai dibedah melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Baca Lainnya :
- Tatap Muka dengan Warga Desa Batu Bingkung, MBA Sampaikan Informasi Pembangunan Daerah0
- Lagi! Pemda Selayar Kembali Salurkan Bantuan Untuk Lansia dan Anak Yatim0
- Bupati Kepulauan Selayar Silaturrahim dengan Ribuan PTT di Rumah Dinasnya, Berikut Arahannya0
- Pemda Selayar Kembali Dapatkan Bantuan 550 Unit Rumah Program BSPS0
- Terima Kunjungan Staf Telkomsel, Basli Minta Jaringan Terjangkau Hingga ke Desa Terluar0
Baca juga : Silaturrahim dengan Masyarakat Desa Laiyolo Baru, MBA Sampaikan Ini
Meski demikian karena yang bersangkutan adalah keluarga tunggal dan tidak punya penghasilan maka Dinsos memberikan bantuan lain seperti bantuan hidup, sembako, dengan harapan setidaknya bisa mengurangi beban nenek Rohani.
Kadinsos menuturkan bahwa sebelum dibedah, nenek Rohani tidur di lantai tanah dengan kondisi dinding rumah yang sudah dalam keadaan rusak parah.
"Alhamdulillah Rumah ini sudah selesai dan sudah bisa untuk ditinggali,"ucap Patta Amir
Kadisnsos juga menjelaskan bahwa nenek Rohani hidup sebatang kara setelah ditinggal mati oleh suaminya. Karena tidak punya keturunan sehingga selama ini dikasih makan oleh keponakannya.
Dengan selesainya Bedah rumah ini kadinsos berharap agar para Kepala Desa aktif memberikan laporan kalau ada masyarakatnya yang layak untuk mendapatkan bantuan.
"Karena sesungguhnya yang menjadi kendala selama ini adalah banyak masyarakat yang layak kita bantu tapi informasinya tidak sampai. Belum lagi data yang digunakan oleh Kementerian Sosial adalah data Tahun 2015. Oleh karenanya pada Tahun 2020 ini kami melakukan pendataan ulang," jelasnya.
Patta Amir meminta agar pada saat tim dinsos turun ke desa dan kelurahan masing-masing, supaya difasilitasi oleh pemerintah setempat untuk menunjukkan rumah-rumah yang tidak layak huni termasuk orang tua jompo cacat dan lainnya yang memang layak untuk dibantu. (IM)











.jpeg)