- Perkuat Pembangunan Berbasis Data, Wabup Selayar Temui Kepala BPS Sulsel
- Wabup Muhtar Pimpin Rapat, Persiapan Selayar Meriahkan HUT Sulsel ke-357
- Dari Expo UMKM hingga Anti Mager, Bupati Selayar Aktif dalam Rangkaian Harkopnas 79
- Bupati Natsir Ali Dampingi Menteri Koperasi dan Gubernur Tinjau KDMP Desa Sorowako
- Bupati Kepulauan Selayar terima penghargaan Harkopnas 79 Sulsel di Sorowako Lutim
- Rangkaian Harkopnas ke-79, Bupati Selayar Tanam Kayu Putih di Kawasan Konservasi PT Vale
- Wabup Selayar Bersama Baznas Salurkan Bantuan Rp4 Juta untuk Korban Kebakaran di Batangmata Sapo
- Stand UMKM Selayar Jadi Incaran Pengunjung, Harkopnas79 Lutim, Sekda : Ini Bukti Produk Kita Punya Pasar
- Sekda Selayar Apresiasi Lutim, Dinilai All Out Jamu Peserta Harkopnas di Danau Matano
- Sekda Selayar Jalin Komunikasi Lintas Daerah, Dorong Promosi Produk UMKM di Pekan Expo Harkopnas 79 Sorowako
Bersama BPJSTK, plt. Kadis PMPTSPTK Serahkan Santunan JKM Ahli Waris Abd. Gani

KEPULAUAN SELAYAR - Atas nama Bupati Kepulauan Selayar, Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Muhammad Arsyad, MScPH, menyerahkan Santunan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan sebesar 42 juta rupiah kepada ahli waris Abd. Gani (alm), salah seorang nelayan Desa Bontolebang yang meninggal beberapa pekan yang lalu.
Penyerahan santunan JKM itu berlangsung di Kantor Desa Bontolebang Kecamatan Bontoharu, Rabu, (15/7/2020) yang dirangkaikan dengan sosialisasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi aparatur desa dan pekerja bukan penerima upah Desa Bontolebang.
plt. Kadis PMPTSPTK didampingi oleh Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Kepulauan Selayar Antawirya. Hadir pula Kapolsek Benteng, Sekcam Bontoharu, Babinsa Bontolebang, Binmas, Kepala Desa bersama warga/masyarakat Bontolebang.
Baca Lainnya :
- BPJS Ketenagakerjaan Rapat Kerja Sama Operasional dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar0
- Besok Dinas PMPTSPTK Bersama BPJS Ketenagakerjaan akan Sosialisasi di Bontolebang0
"Acara hari ini menjadi salah satu bukti bahwa Pemerintah senantiasa berupaya melaksanakan salah satu Fungsi utamanya disamping fungsi pelayanan, fungsi pembangunan dan fungsi pemberdayaan, yakni fungsi perlindungan. Bahwa pemerintah senantiasa hadir memberikan perlindungan bagi seluruh warganya termasuk perlindungan dari resiko kecelakaan kerja bahkan kematian yang dapat dialami oleh pekerja pada saat bekerja, baik pekerja formal maupun pekerja informal dalam hal ini nelayan, petani, buruh, dan pekerja lainnya," ucap Muhammad Arsyad.
Muhammad Arsyad berharap, setelah kegiatan tersebut, masyarakat semakin paham dengan manfaat program BPJS Ketegakerjaan manfaatnya, sehingga semakin banyak yang menjadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Dengan demikian maka akan semakin banyak masyarakat kita yg mendapatkan manfaat dari program ini," terangnya. (IM)











.jpeg)