- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
- Bakti Kesehatan PERMAS Berlanjut, Bupati Natsir Ali bersama Prof Kadir Pantau Langsung Sunatan Gratis 38 Anak
- Baru Seumur Jagung Pimpin PERMAS, Prof. Kadir Hadirkan Harapan Baru bagi Kesehatan Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Apresiasi Prof. Abdul Kadir, PERMAS Hadirkan Bakti Kesehatan bagi Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Tinjau Operasi Bibir Sumbing dan Lelangit secara Gratis, Persembahan DPP PERMAS untuk Masyarakat Selayar
- Kolaborasi PERMAS dan RSUD KH. Khayyung, Tenaga Medis Selayar Perdalam Penanganan Penyakit THT
- Pelantikan DPK PERMAS, Bupati Natsir Ali dan Prof. Kadir Tekankan Persatuan dan Pengabdian
- Konsultasi Publik RDTR Bontomatene, Selayar Matangkan Arah Pembangunan Wilayah
- Final Check Hari Jadi ke-421 Selayar, Wabup Tekankan Sinergi dan Kesiapan Panitia
Bupati MBA Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mesjid Raya Rahmatan Lil Alamin
.jpg)
KEPULAUAN SELAYAR -- Bupati, H. Muh. Basli Ali (MBA) bersama Forkopimda Kabupaten Kepulauan Selayar melakukan peletakan batu pertama tanda peresmian dimulainya pembangunan Masjid Raya, di Eks Plaza Marina Benteng, Kamis (8/9/2022) pagi.
Bupati Basli Ali mengungkapkan kesyukuran dan kegembiraannya atas peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya yang merupakan hibah keuangan dari Gubernur Sulawesi Selatan ini.
"Syukur Alhamdulillah, Terima kasih kami ucapkan kepada Gubernur Sulawesi Selatan yang telah memberikan hibah keuangan untuk pembangunan Masjid Raya ini," ucap Bupati MBA penuh syukur
Baca Lainnya :
- Pemkab Selayar Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI Perwakilan Sulsel0
- Larangan Mudik Nasional, Bupati Minta Satgas Covid-19 Jalankan Tugas Sesuai Regulasi0
- Silaturrahim dengan Masyarakat Desa Laiyolo Baru, MBA Sampaikan Ini0
- Bupati Hadiri Syukuran Hari Bhakti Adhyaksa Ke-600
- Ketua GTPPC19 Nasional Doni Monardo Apresiasi Pembatasan Akses ke Selayar0
Lanjut dikatakan MBA, masjid adalah salah satu sarana yang tidak saja menjadi sarana ibadah, atau ikon keberagamaan satu daerah, tapi juga bisa menjadi identitas satu daerah.
"Di zaman Rasulullah Saw, masjid tidak saja menjadi pusat ibadah, tapi juga tempat menyelesaikan berbagai problematika umat, tempat dakwah, dan juga menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat," ucap Bupati.
MBA pun kemudian memberi nama masjid ini dengan nama Masjid Raya Rahmatan Lil Alamin atau Masjid Raya Yang penuh Rahmat Untuk Alam Semesta.
"Islam sebagai Rahmatan Lil Alamien harus hadir dalam semangat pembagunan masjid, karena hanya dengan persaudaraan, kerukunan antar umat beragama, antar suku, daerah bisa maju dan berkembang," ujarnya.
Selanjutnya, Bupati dua periode ini ingin mengajak dan mengimbau masyarakat untuk senantiasa memakmurkan masjid.
"Jangan sampai kita memiliki masjid yang megah, masjid terapung, tapi yang mengisi dan meramaikan tidak cukup satu shaf," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Kepulauan Selayar Muhammad Ramli, mengungkapkan bahwa Pembangunan Masjid Agung baru dilaksanakan dengan 2 tahap yaitu pada tahun ini dan berikutnya tahun 2023.
Sumber dana untuk pembangunan Masjid Agung Tahap I ini terdiri dari Bantuan Keuangan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak Rp10 miliar dan APBD Kepulauan Selayar sebesar Rp2,5 miliar.
"Luas bangunan masjid secara keseluruhan nantinya seluas 2.855 meter persegi, mampu menampung jemaah untuk beribadah salat kurang lebih 2 ribu orang.
Disebutkan pula, rekanan yang melaksanakan Paket kegiatan ini adalah CV. Delima Indah Pratama dengan nilai kontrak pekerjaan sebesar Rp11.9.78 330.000,-
"Semoga Pelaksanaan pembangunan masjid tahap pertama ini dapat berjalan lancar sesuai yang diharapkan sehingga dapat dilanjutkan kembali pada tahap berikutnya hingga bangunan ini betul-betul selesai secara sempurna dan menjadi salah satu Ikon Kabupaten Kepulauan Selayar dimasa yang akan datang, Amiin Ya Robbal Alami," tutupnya. (Kominfo-IC)











.jpeg)