- Selayar Bersiap Rayakan Usia 421 Tahun, Pameran, Karnaval hingga Pesta Rakyat dan Dzikir Bersama Siap Digelar
- Wabup Muhtar Kobarkan Semangat Bumi Tanadoang, 131 Atlet Siap Berburu Prestasi di Porprov XVIII Sulsel
- Bakti Kesehatan PERMAS Berlanjut, Bupati Natsir Ali bersama Prof Kadir Pantau Langsung Sunatan Gratis 38 Anak
- Baru Seumur Jagung Pimpin PERMAS, Prof. Kadir Hadirkan Harapan Baru bagi Kesehatan Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Apresiasi Prof. Abdul Kadir, PERMAS Hadirkan Bakti Kesehatan bagi Masyarakat Selayar
- Bupati Natsir Ali Tinjau Operasi Bibir Sumbing dan Lelangit secara Gratis, Persembahan DPP PERMAS untuk Masyarakat Selayar
- Kolaborasi PERMAS dan RSUD KH. Khayyung, Tenaga Medis Selayar Perdalam Penanganan Penyakit THT
- Pelantikan DPK PERMAS, Bupati Natsir Ali dan Prof. Kadir Tekankan Persatuan dan Pengabdian
- Konsultasi Publik RDTR Bontomatene, Selayar Matangkan Arah Pembangunan Wilayah
- Final Check Hari Jadi ke-421 Selayar, Wabup Tekankan Sinergi dan Kesiapan Panitia
Bupati Selayar Rakor bersama Setwapres Terkait Penuntasan Penanganan Pasca Gempa di Pasilambena

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali mengikuti rapat koordinasi penuntasan pasca bencana gempa dengan Sekretatriat Wapres (Setwapres) RI melalui zoom meeting, Di Kediaman Resmi Bupati, Selasa (6/9)
Rapat koordinasi ini melibatkan Kementerian PU PR, Kemenko PMK, BNPB, dan diikuti pula oleh Kepala Bappelitbangda, Kadis PU, Kepada BPBD, dan Kadis Tarkim Kepulauan Selayar.
Suprayoga Hadi Deputi Dukungan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan (PMPP) Setwapres memimpin pertemuan mengungkapkan bahwa Rapat koordinasi ini dalam rangka menindaklanjuti arahan Wakil Presiden pada saat menerima audensi dan permohonan Bupati Kepulauan Selayar sehubungan dengan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana 7,4 SR.
Baca Lainnya :
- Bupati Selayar bersama Forkopimda Dukung Pencanangan Zona Integeritas Menuju WBK/WBBM0
- Raih Penghargaan WBBM, Bupati bersama Kepala KPPN Benteng Teken Pernyataan Komitmen Percepatan Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa0
- Pantau Wilayah Terdampak Banjir, Bupati Perintahkan OPD Terkait Segera Lakukan Penanganan0
- Sambil Edukasi Warga, Bupati Pantau Pelaksanaan Gebyar Vaksin di Kecamatan Pasimarannu0
- Hadiri HUT Bahayangkara ke-75, Basli Ali Sebut Atas Dukungan Polri, Target Vaksinasi Segera Tercapai0
"Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin telah menginstruksikan seluruh pemangku kepentingan bekerjasama mendukung mendukung penuntasan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan" ucapnya
Mewakili Kemenko PMK, Mery Efriana menanggapi permohonan percepatan penuntasan penanganan Pasca Bencana Gempa Bumi menekankan perlunya kelengkapan Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) gempa bumi di Kepulauan Selayar sebagai payung hukum.
"Setelah Dokumen R3P ini selesai disusun dan dilegalkan oleh kepala daerah kemudian dokumen tersebut akan diserahkan kepada BNPB yang selanjutnya dilakukan reviu, baru kementerian akan menghitung realisasi pendanaan yang akan diberikan" jelasnya
Bupati Kepualauan Selayar Basli Ali mengapresiasi pelaksanaan rakor ini dan menyampaikan ucapan terima kasih atas upaya seluruh pihak yang sudah berkontribusi dalam penanggulangan bencana yang menimpa Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Peristiwa bencana gempa bumi melanda Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan pada 14 Desember 2021 lalu, Gempa bumi berkekuatan 7,4 skala richter ini memberikan dampak kerusakan infrastruktur di Kecamatan Pasimarannu dan Kecamatan Pasilambena" Pungkasnya
Kesempatan tersebut juga dimaanfaatkan Bupati mempertanyakan dan menyampaikan keluh kesah dan kebutuhan masyarakat khususnya perbaikan rumah warga terdampak gempa yang sampai saat ini belum juga teralisasi dari BNPB
"Untuk rumah rusak berat bantuan dari pusat sampai hari ini sudah berjalan 10 bulan belum terealisasi, masyarakat terus mendesak, bahkan pemda dinilai tidak serius menangani ini, kami mohon dan berharap secepatnya bisa teralisasi" cetus MBA
Pihak BNPB menjelaskan bahwa progres penanganan perbaikan rumah rusak berat terdampak gempa sebesar 7,9 M, yang dialokasikan pada Tahun 2021 sudah sesuai target.
"Masa hibah 10 Desember 2022, dan saat ini review dari Irtama BNPB telah terbit dan sudah berproses di Kementerian Keuangan, memang lama karena bukan hanya selayar, melainkan semua wilayah diproses secara bersamaan" ujarnya (Kominfo-IC)











.jpeg)