- Operasi SAR KLM Nurul Salsa 01, TNI AL Kodaeral VI KRI Marlin-877 Sisir Perairan Selayar Sulsel
- Pimpin Rapat HUT ke-81 RI, Wakil Bupati Tekankan Koordinasi dan Doakan Korban KM Nurul Salsa
- KRI Marlin-877 Bergerak Menuju Lokasi KLM Nurul Salsa, Pemkab Selayar Intensifkan Koordinasi Penyelamatan
- Sekda Selayar Pimpin Rakor Lomba Desa dan Spot Foto, Targetkan Halo Gaes, Kita Lagi di Selayar, Viral
- Hari Pertama Penuh Kesan, 112 Siswa Baru Disambut Bak Keluarga di UPT SDN Benteng Selatan No.1 Kep. Selayar
- Nasi Santan Jadi Andalan TP PKK Selayar di Festival Kuliner Nasional HKG PKK ke-54
- UMKM Selayar Tampil Memikat di Pameran HKG PKK ke-54 Tingkat Nasional
- Puncak Peringatan HKG PKK ke-54, Hj. Tri Yanti Perkuat Semangat Pengabdian Kader PKK Selayar
- Yanti Rahmawati Ketua TP PKK Selayar Gaungkan Budaya Hidup Sehat Lewat Jalan Sehat Anti Mager
- BKPSDM Selayar dan UNHAS Perkenalkan Program Pascasarjana bagi ASN
Bupati Selayar Tegaskan Transformasi Energi: Selayar Harus Beralih dari PLTD Ke Energi Baru dan Terbarukan

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, menegaskan pentingnya transformasi sistem kelistrikan di daerahnya dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) menuju energi baru dan terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).
Penegasan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Manager PT PLN (Persero) UP3 Bulukumba, Rijal Abdul Rasyid, dan Manager PT PLN Indonesia Power UBP Tello, Hariady Bayu Aji, bersama jajaran manajemen PLTD Tangkala, di ruang kerja Bupati Selayar, Selasa (5/8).

Baca Lainnya :
- Wabup Kepulauan Selayar Pimpin Upacara Pembukaan Lomba Olahraga dan Seni di Pasimasunggu Timur0
- Berlangsung 3 Set, Titi-Saleh Juarai Bulutangkis Bupati Cup 2019 Ganda Putra Kelas A Umum 0
- Musrifah Basli Pastikan Seluruh Jajaran Pengurus PKK Diberikan Jaminan Sosial Perlindungan Ketenagakerjaan0
- Dari Kelapa, Beras Jampea, Hingga Pekerja Migran: Tiga Pilar Penggerak Ekonomi Selayar Diperjuangkan Wabup Muhtar di Pusat0
- PDAM Selayar Buka Layanan Pengaduan Pelanggan Melalui Group Whatsapp, Ini Tujuannya0
Dalam pertemuan itu, pihak PLN memaparkan kondisi aktual kelistrikan di Kepulauan Selayar, termasuk berbagai upaya yang telah dan sedang dilakukan untuk menangani defisit daya. Langkah-langkah tersebut mencakup percepatan proses overhaul mesin, perbaikan unit pembangkit yang mengalami gangguan, serta pengadaan lima unit mesin sewa untuk mendukung pasokan listrik di wilayah ini.
Menurut Bupati Natsir, posisi geografis Selayar yang terpisah dari daratan utama Sulawesi semestinya mendapat perhatian khusus dalam hal penyediaan layanan dasar seperti listrik.
"Masyarakat saya juga ingin menikmati listrik yang stabil, seperti halnya warga di kabupaten dan kota lain di Sulawesi Selatan. Transformasi dari PLTD ke sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan adalah langkah penting agar persoalan listrik tidak terus berulang di masa mendatang," ujar Bupati.
Ia menambahkan bahwa listrik yang tidak stabil berdampak besar terhadap berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan hingga aktivitas keseharian masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta agar PLN Bulukumba memperkuat koordinasi dengan PLN Regional dan PLN Pusat guna memastikan keberlangsungan pasokan listrik yang lebih andal.
"Lakukan koordinasi yang lebih intensif dengan para pemangku kepentingan, baik di PLN Makassar maupun PLN Pusat. Dorong percepatan transformasi PLTD Selayar menjadi PLTG, sekaligus usulkan peningkatan status PLN Ranting menjadi Cabang, agar pelayanan kelistrikan di daerah ini semakin optimal." pintahnya
Bupati Natsir Ali berharap seluruh rencana dan langkah teknis dari PLN dapat dieksekusi lebih cepat. Ia juga mengajak semua pihak, termasuk pemerintah, PLN, dan pemangku kepentingan lainnya untuk membangun kolaborasi aktif demi mempercepat penyelesaian krisis kelistrikan di Kepulauan Selayar.
"Sudah saatnya kita beranjak dari ketergantungan pada PLTD menuju sumber energi yang ramah lingkungan. Ini bukan hanya soal teknis, tapi soal keadilan pelayanan publik," tutupnya. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)