- Wabup Muhtar Ajak Warga Polebunging Perkuat Iman dan Ekonomi dalam Safari Ramadan
- Bupati Natsir Ali Pastikan Pembangunan Jalan dan Perkuat Program Pertanian Saat Safari Ramadan di Pakbatteang Buki
- Safari Ramadan di Bontomatene Bupati Natsir Ali Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Program Strategis Daerah
- Dinkes Selayar Uji Keamanan Jajanan Buka Puasa, Wabup Muhtar Ajak ASN Dukung UMKM
- Pemkab dan BAZNAS Selayar Perkuat Sinergi Tekan Angka Stunting
- Pemkab Selayar Awasi Ketat Harga dan Distribusi Bahan Pokok Selama Ramadan
- Wabup Bersama BAZNAS Selayar Distribusikan Bantuan Program Penurunan Stunting
- GEMERLAP Jadi Prioritas, Bupati Natsir Ali Minta ASN Responsif dan Adaptif Lewat Sistem Kerja Fleksibel
- Respons Keluhan Warga, Distribusi BBM dan Antrean Jadi Fokus Rapat Pemda Selayar Hari ini
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
Ini Pengakuan FI Pasien Sembuh Covid-19, atas Perlakuan Selama Menjalani Karantina

KEPULAUAN SELAYAR - Setelah sempat menjalani perawatan pada programnya rekreasi duta covid-19 di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, enam pasien dari Kabupaten Kepulauan Selayar yang terpapar covid-19, akhirnya sudah di pulangkan hari ini, Jumat (10/7/2020).
Enam pasien ini sudah dinyatakan sembuh dan sehat. Seperti wartakan sebelumnya, enam pasien sembuh itu tiba di Pelabuhan Pamatata Selayar pukul 13.30 wita via KMP Kormomolin, selanjutnya dikawal oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 menuju Benteng.
Sejumlah pengakuan muncul dari salah seorang pasien sembuh, atas perlakuan yang didapat selama menjalani karantina dan perawatan baik di Selayar maupun di Makassar Sulawesi Selatan.
Baca Lainnya :
- Salurkan BLT, Kades Patilereng Buka Ruang Pengaduan Masyarakat0
- Vicon Bersama Gubernur Sulsel, Bupati Selayar Sampaikan Tentang Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1441 H0
- Ini Alasan Warga Dusun Gantarang Lalang Bata Tolak Rapid Test Massal0
- Halal bi Halal dengan Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Ini Harapan Musrifah Basli0
- Cegah Penyebaran Corona, Ini Imbauan Bupati Kepulauan Selayar Terhadap Pengelola Warkop dan Cafe0
Seperti yang dilontarkan oleh FI warga Kelurahan Benteng Selatan Kecamatan Benteng. Kepada media ini, FI mengatakan pertama kali mengetahui bahwa ia positif terpapar covid-19, ia sempat shock dan panik.
Sebelumnya ia sempat di Swab bersama enam orang lainnya, dan berdasarkan hasil pemeriksaan metode real time PCR yang diperiksa di Laboratorium Mikrobiologi Klinik RS Universitas Hasanuddin Makassar, dinyatakan positif covid-19.
"Saya sempat panik setelah mendengar kalau hasil swabnya positif, walaupun saya tidak merasakan gejala. Saya membayangkan akan seperti apa rasanya kalau dikarantina, namun ternyata apa yang ada dipikiran saya berbanding terbalik," tutur FI.
Berita terkait : Enam Pasien Sembuh dari Covid-19 Hari Ini Dipulangkan ke Selayar
Dalam pengakuannya, selama menjalani karantina di Selayar, FI bersama enam pasien lainnya diperlakukan sangat baik, dan puas terhadap pelayanan tim medis dari GTPP Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Kami diperlakukan dengan baik dengan mengutamakan pelayanan kekeluargaan. Mendengar virus corona sepertinya sangat mengerikan, tapi atas pelayanan tim medis kami merasa puas, sehingga rasa paniknya perlahan-lahan hilang," ucap FI.
Perlakuan yang sama juga didapatkan selama menjalani perawatan pada program rekreasi duta covid-19 di Makassar, Sulawesi Selatan.
"Selama di Makassar, setiap saat kami dihubungi oleh tim GTPP Covid-19 Selayar untuk menanyakan kabar kami, dan itu sangat menyenangkan, tidak seburuk apa yang saya duga," terang FI.
Karena sudah merasakan terpapar covid-19 walaupun itu tanpa gejala, FI berpesan agar tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Semua orang patut dicurigai karena semua orang berpotensi untuk menularkan virus. Apalagi saya positif tanpa gejala. Jangan karena teman dekat bahkan keluarga sekalipun lantas kita tidak menjaga jarak, jadi kita harus berhati-hati dan patuh pada protokol kesehatan," imbuhnya.
Meski demikian, FI meminta agar keluarga pasien positif covid-19 jangan dikucilkan, karena paradigma sebagian masyarakat terhadap covid itu sangat mengerikan sehingga merasa ketakutan yang berlebihan.
Sekadar diinfokan bahwa FI dirujuk ke Makassar pada Tanggal 3 Juli lalu bersama enam pasien positif lainnya. (HUMAS/IM)










.jpeg)