- Azhila dan Rusli Wakili Selayar di Babak Final MTQ XXXIV Sulsel
- Bupati Natsir Ali Terima Kunjungan Kerja Kepala BPK Sulsel Winner Franky Halomoan Manalu
- Bupati Selayar Hadiri Rakornis TMMD ke-128 di Makodim 1415, Perkuat Sinergi Bangun Desa
- TP PKK dan Disdukcapil Selayar Sosialisasikan KISAK 2026, Perkuat Tertib Administrasi Kependudukan
- Ketua TP PKK Selayar Kukuhkan 11 Duta KISAK, Perkuat Edukasi Administrasi Kependudukan
- Bupati Natsir Ali Soroti Sektor Perikanan Saat Terima Kunjungan Ombudsman
- BPS dan Bupati Selayar Perkuat Data untuk Pembangunan Lewat Kelurahan CANTIK 2026
- Qoriah Selayar Reni Anggraeni Berangsur Pulih, Sudah Diizinkan Kembali ke Pondokan
- Qoriah Asal Selayar Pingsan Usai Tampil di Cabang Tilawah Dewasa Putri MTQ XXXIV Sulsel
- Harga Jagung Rp5.500–Rp6.400/Kg, Bulog Siap Serap Hasil Petani Selayar Dukung Program GEMETAR
Ini Pengakuan FI Pasien Sembuh Covid-19, atas Perlakuan Selama Menjalani Karantina

KEPULAUAN SELAYAR - Setelah sempat menjalani perawatan pada programnya rekreasi duta covid-19 di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, enam pasien dari Kabupaten Kepulauan Selayar yang terpapar covid-19, akhirnya sudah di pulangkan hari ini, Jumat (10/7/2020).
Enam pasien ini sudah dinyatakan sembuh dan sehat. Seperti wartakan sebelumnya, enam pasien sembuh itu tiba di Pelabuhan Pamatata Selayar pukul 13.30 wita via KMP Kormomolin, selanjutnya dikawal oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 menuju Benteng.
Sejumlah pengakuan muncul dari salah seorang pasien sembuh, atas perlakuan yang didapat selama menjalani karantina dan perawatan baik di Selayar maupun di Makassar Sulawesi Selatan.
Baca Lainnya :
- Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel Ince Langke Serahkan APD ke Posko GTPPC19 Selayar0
- Cegah Corona, BPK RI Terapkan Metode Pemeriksaan Desk Audit dan Teleconference0
- Kristalab Surya Medika, dan Inti Sulawesi Selatan Serahkan APD ke GTPPC19 Selayar0
- Pandemi Corona, Ketua PGRI Selayar Serahkan Bantuan Kepada Tim Gugus Tugas Covid- 190
- Hasil Rapid Test II Covid-19, Empat Orang Penumpang Cluster Wings Air Lanjut Dikarantina0
Seperti yang dilontarkan oleh FI warga Kelurahan Benteng Selatan Kecamatan Benteng. Kepada media ini, FI mengatakan pertama kali mengetahui bahwa ia positif terpapar covid-19, ia sempat shock dan panik.
Sebelumnya ia sempat di Swab bersama enam orang lainnya, dan berdasarkan hasil pemeriksaan metode real time PCR yang diperiksa di Laboratorium Mikrobiologi Klinik RS Universitas Hasanuddin Makassar, dinyatakan positif covid-19.
"Saya sempat panik setelah mendengar kalau hasil swabnya positif, walaupun saya tidak merasakan gejala. Saya membayangkan akan seperti apa rasanya kalau dikarantina, namun ternyata apa yang ada dipikiran saya berbanding terbalik," tutur FI.
Berita terkait : Enam Pasien Sembuh dari Covid-19 Hari Ini Dipulangkan ke Selayar
Dalam pengakuannya, selama menjalani karantina di Selayar, FI bersama enam pasien lainnya diperlakukan sangat baik, dan puas terhadap pelayanan tim medis dari GTPP Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Kami diperlakukan dengan baik dengan mengutamakan pelayanan kekeluargaan. Mendengar virus corona sepertinya sangat mengerikan, tapi atas pelayanan tim medis kami merasa puas, sehingga rasa paniknya perlahan-lahan hilang," ucap FI.
Perlakuan yang sama juga didapatkan selama menjalani perawatan pada program rekreasi duta covid-19 di Makassar, Sulawesi Selatan.
"Selama di Makassar, setiap saat kami dihubungi oleh tim GTPP Covid-19 Selayar untuk menanyakan kabar kami, dan itu sangat menyenangkan, tidak seburuk apa yang saya duga," terang FI.
Karena sudah merasakan terpapar covid-19 walaupun itu tanpa gejala, FI berpesan agar tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Semua orang patut dicurigai karena semua orang berpotensi untuk menularkan virus. Apalagi saya positif tanpa gejala. Jangan karena teman dekat bahkan keluarga sekalipun lantas kita tidak menjaga jarak, jadi kita harus berhati-hati dan patuh pada protokol kesehatan," imbuhnya.
Meski demikian, FI meminta agar keluarga pasien positif covid-19 jangan dikucilkan, karena paradigma sebagian masyarakat terhadap covid itu sangat mengerikan sehingga merasa ketakutan yang berlebihan.
Sekadar diinfokan bahwa FI dirujuk ke Makassar pada Tanggal 3 Juli lalu bersama enam pasien positif lainnya. (HUMAS/IM)










.jpeg)