- Wakili Bupati, Kadis PUTR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
Sentra IKM Bontosunggu Dilirik Investor, Bupati Natsir Ali Pesan Prioritaskan Kepentingan Nelayan

KEPULAUAN SELAYAR — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Melalui Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan, Pemkab Selayar melakukan pertemuan dengan investor asal cina yang berlangsung di Sentra IKM Bontosunggu, Selasa (6/1/2026).
Baca Lainnya :
- Covid-19, MBA Pantau Tempat Isolasi Warga dari Zona Merah0
- Paparkan Capaian Kinerjanya, Berikut Penjelasan Kadis PMPTSPTK Selayar0
- Pasca terbakar, Bupati Basli Ali tinjau Pasar Bonea Benteng0
- Evaluasi Kinerja OPD, Wabup Kepulauan Selayar Pimpin Briefing Akhir Tahun0
- Ranperda Perubahan APBD 2025 Diserahkan Wabup Muhtar pada Rapat Paripurna DPRD Selayar0
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali bersama Wakil Bupati H. Muhtar, M.M, Kadis Perindustrian, BPKPD, Camat dan Kades Setempat, serta pihak investor PT. Crown Siput Indonesia (PT. CSI), menjajaki peluang kerja sama operasional Sentra IKM Bontosunggu sebagai lokasi pengolahan hasil perikanan.
Dalam pemaparannya, PT. CSI menyampaikan rencana pengembangan unit pengolahan ikan menjadi tepung ikan, khususnya dari jenis ikan lure/mairo dan cumi.
Pada tahap awal, investor akan menyiapkan mesin pengolahan dan pengeringan ikan dengan kapasitas 20 hingga 30 ton per hari, dan berpotensi meningkat hingga 50 ton per hari seiring perkembangan operasional.
Tidak hanya berfokus pada aspek industri, PT. CSI juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung nelayan lokal dengan penyediaan armada penangkapan ikan, apabila kapasitas armada yang saat ini dimiliki nelayan belum mencukupi kebutuhan bahan baku.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Natsir Ali menyambut baik masuknya investor ke daerah. Namun, ia menegaskan bahwa setiap bentuk kerja sama investasi harus tetap mengedepankan keberpihakan kepada nelayan sebagai pelaku utama sektor perikanan.
“Kerja sama seperti ini harus diikat dengan nota kesepakatan atau kontrak yang jelas, terutama terkait harga jual ikan nelayan. Harga harus stabil dan melindungi nelayan, tidak boleh tiba-tiba turun dan merugikan mereka,” tegas Bupati.
Menurutnya, kehadiran investor sejatinya harus menjadi solusi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ekonomi lokal, bukan sebaliknya.
“Keberpihakan kepada nelayan harus tetap diutamakan dan didahulukan. Investasi harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat Selayar,” lanjutnya.
Upaya mendatangkan investor ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Selayar dalam mengoptimalkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan, sekaligus mendorong nilai tambah melalui pengolahan hasil laut. Dengan sinergi antara pemerintah, investor, dan masyarakat, diharapkan Sentra IKM Bontosunggu dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi masyarakat pesisir Selayar. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)