- Wabup Muhtar Ajak Warga Polebunging Perkuat Iman dan Ekonomi dalam Safari Ramadan
- Bupati Natsir Ali Pastikan Pembangunan Jalan dan Perkuat Program Pertanian Saat Safari Ramadan di Pakbatteang Buki
- Safari Ramadan di Bontomatene Bupati Natsir Ali Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Program Strategis Daerah
- Dinkes Selayar Uji Keamanan Jajanan Buka Puasa, Wabup Muhtar Ajak ASN Dukung UMKM
- Pemkab dan BAZNAS Selayar Perkuat Sinergi Tekan Angka Stunting
- Pemkab Selayar Awasi Ketat Harga dan Distribusi Bahan Pokok Selama Ramadan
- Wabup Bersama BAZNAS Selayar Distribusikan Bantuan Program Penurunan Stunting
- GEMERLAP Jadi Prioritas, Bupati Natsir Ali Minta ASN Responsif dan Adaptif Lewat Sistem Kerja Fleksibel
- Respons Keluhan Warga, Distribusi BBM dan Antrean Jadi Fokus Rapat Pemda Selayar Hari ini
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
Buka Pelatihan Koperasi Merah Putih, Sekda Selayar Dorong Pengurus KDKMP Berpikir Global dan Visioner

KEPULAUAN SELAYAR — Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Abdurrahman, resmi membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi/Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). yang digelar di Gedung Dekranasda Benteng, Kamis (20/11).

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa koperasi adalah “nafas gotong royong” yang mampu menggerakkan hajat hidup masyarakat karena basis usahanya berada pada rakyat. Ia mencontohkan masa pandemi, di mana hampir seluruh sektor usaha kolaps, termasuk ekspor-impor, namun koperasi dan UMKM justru menjadi kelompok yang tetap bertahan.
Baca Lainnya :
- Kawal Pembangunan, Kejaksaan Negeri Teken MOU Dengan Pemkab Kepulauan Selayar0
- Wabup Selayar Terima Kunjungan Tim TVRI Sulsel0
- Buka Pembinaan UKS, Begini Sambutan Sekda Kepulauan Selayar0
- Pasca Gelombang Pasang di Wilayah Kecamatan Takabonerate, Bantuan Mulai Didistribusikan0
- Kolaborasi Pemkab Selayar dan PLN, Wujudkan Mimpi Warga Tanamalala, PLTS diresmikan, Siap Beroperasi 24 Jam0
“Koperasi itu kuat karena berangkat dari kebersamaan. Ketika pandemi bergolak, yang mampu bertahan hanyalah koperasi dan UMKM.” ujar Anmewakili Bupati Kepulauan Selayar
Lebih lanjut ia mengtakan gagasan Bapak Presiden Prabowo yang membentuk Koperasi Merah Putih, sebuah langkah strategis, menurutnya sangat luar biasa dan kini telah di-take over dan dikembangkan di daerah. Untuk Selayar sendiri, telah terbentuk 188 Koperasi Merah Putih yang semuanya sudah memiliki legalitas. Secara nasional, jumlahnya telah mencapai angka 80.000 koperasi.
Menurut Sekda, tantangan ke depan bukan hanya pada jumlah koperasi, melainkan bagaimana seluruh pengurus mampu mengelola koperasi secara profesional. Untuk itu, pelatihan ini menjadi sangat penting sebagai upaya menstimulus kapasitas dan manajemen para pengurus.
“Selain memahami pengelolaan dan manajemen koperasi, yang tak kalah penting adalah kemampuan menyusun rencana bisnis yang visioner,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa para pengurus koperasi harus mulai berpikir besar, memanfaatkan sumber daya lokal secara maksimal, dan berorientasi pada pasar global.
Potensi perikanan Selayar yang melimpah, misalnya, tidak boleh berhenti hanya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), tetapi harus diarahkan ke pasar ekspor. Begitu pula potensi kelapa yang seharusnya tidak dijual gelondongan, melainkan diolah menjadi produk bernilai tambah seperti Virgin Coconut Oil (VCO) atau lainnya.
“Pengurus koperasi harus berpikir global. Tahun depan, Koperasi Merah Putih sudah harus benar-benar berjalan, dan tidak boleh ada lagi sumber daya lokal yang tidak terkelola dengan baik di Selayar.”
Di akhir sambutannya, Sekda berpesan agar seluruh peserta pelatihan responsif terhadap program daerah dan serius dalam mengelola koperasi, sehingga mampu mendorong tumbuhnya pelaku ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebelumnya Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, melalui Shinta Surya Indrus pada sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemkab Selayar, atas penyediaan ruang belajar bagi ratusan pengurus koperasi.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi dorongan penting dalam percepatan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, agar kehadirannya benar-benar mampu membangun ekonomi desa dari, oleh, dan untuk masyarakat. Koperasi, katanya, adalah alat perjuangan ekonomi rakyat.
Ia optimistis Koperasi Desa Merah Putih dapat tumbuh menjadi koperasi yang maju, mandiri, dan memberi manfaat nyata bagi anggota serta desa secara luas. Meski tantangan dalam pengembangannya tidak sedikit, ia berharap kegiatan ini mampu menjadi ruang berbagi solusi dan memperkuat langkah bersama dalam memaksimalkan operasionalisasi koperasi Merah Putih.
Pelatihan ini digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat kelembagaan dan tata kelola koperasi merah putih di Kabupaten Kepulauan Selayar tahun anggaran 2025.
Pelatihan tersebut diikuti oleh 176 pengurus koperasi dari desa/kelurahan se-Kabupaten Kepulauan Selayar dan dijadwalkan berlangsung sepanjang hari dengan sejumlah materi penguatan kapasitas kelembagaan dan perencanaan bisnis koperasi. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)