- Pemkab Selayar Ikuti Rakor Integrasi NIB dan NOP untuk Sinkronisasi Data Pertanahan
- Bupati Natsir Ali Perjuangkan Gudang Bulog di Jampea, Setelah Hadirkan Sumur Bor dan Traktor bagi Petani
- Kanwil Kemenkum Sulsel Kunjungi Selayar, Bahas Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Bantuan Hukum
- Bersama Unhas, Pemda Selayar Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang II
- Beasiswa untuk Selayar, Bupati Natsir Ali Perjuangkan Hak Pendidikan Generasi Muda
- Hardiknas 2026, Wabup Selayar Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan sebagai Fondasi Kemajuan Daerah
- Dorong Kedaulatan Maritim, Anggota DPR RI Kunjungi Lokasi Rencana Pembangunan Lanal di Selayar
- Dinkes Selayar Gelar Rakor Pengawasan IRTP, Perkuat Keamanan Pangan Pasca Edar
- Wabup Selayar Hadiri Paripurna DPRD, Rekomendasi LKPJ 2025 Jadi Bahan Evaluasi Kinerja
- Selayar Capai UHC 100 Persen, Wabup Ajak Dunia Usaha Aktifkan Peserta JKN Nonaktif
Bupati Selayar Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren Nur Ali

KEPULAUAN SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Nur Ali Selayar, di Desa Laiyolo Kecamatan Bontosikuyu, Ahad (21/8)
Prosesi peletakan batu sebagai tanda dimulainya pembangunan Ponpes yang diinisiasi oleh H. Ali Gandong ini juga diikuti oleh Putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah serta Forkopimda Kabupaten Kepulauan Selayar.
"Menjadi satu kegembiraan bagi kita semua bisa hadir di tempat ini yang insya Allah akan menjadi berkah untuk kita semua dan berkah untuk daerah kita atas pembangunan pesantren inj, insya Allah," Ucap Bupati
Baca Lainnya :
- Bupati Kepulauan Selayar meminta Mengusut Tuntas Tragedi KM. Lestari Maju0
- Disparbud Selayar Buka Pelatihan Branding, Pemasaran Destinasi Pariwisata0
- Resmi Diumumkan, Pasien Positif Covid-19 di Selayar Bertambah0
- Ratusan Massa Caleg Unjuk Rasa di Kantor KPU Selayar 0
- Rapat internal Kominfo Selayar, Kadis Andi Imran ingatkan jajarannya bekerja secara tim0
Dikatakan, Pondok pesanteren (Ponpes) menjadi salah satu tempat untuk mempersiapkan generasi muda yang beretika dan berilmu.
"seorang yang terdidik haruslah beretika sebelum berilmu. Sebab tidak akan ada gunanya seseorang menjadi pintar kalau tanpa etika dan akhlak." Ungkap Basli Ali mengutip pendapat para ahli
Diharapkan dengan pendidikan dan kehidupan pesanteren para generasi muda selayar berdaya guna, matang secara keilmuan dan bermental kuat mampu melawan tantangan zaman.
Selanjutnya kata Bupati MBA, pesantren akan menjadi benteng pertahanan satu negara atau daerah. Satu negara atau daerah akan dijauhkan dari berbagai musibah, bahkan satu negara atau satu daerah akan diberkati, ketika masih ada yang mempelajari ilmu-ilmu agama, mengamalkan dan mengajarkannya.
Bupati berharap, bahwa masyarakat kita mendukung pembangunan pesantren ini, tidak saja oleh kita yang hadir di sini, tapi terutama masyarakat yang berada di sekitar lokasi pesantren ini, dan masyarakat Bontosikuyu secara umum.
"Semoga keberadaan pesantren ini membawa berkah sekaligus anugerah untuk daerah kita, untuk masyarakat kita, terutama untuk masyarakat Bontosikuyu." Tutup Bupati (Kominfo-IC)










.jpeg)