- Wakili Bupati, Kadis PUPR Selayar Tegaskan Komitmen Percepatan RDTR
- Bupati Natsir Ali Bawa Selayar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik Wilayah Sulawesi
- Wabup Selayar Buka Pemaparan Final FS Pelabuhan Komba-Komba/Lambego dan Bontomatene
- Kadis Kominfo SP Selayar Perkuat Strategi Menuju Predikat Informatif
- Bupati dan Wabup Selayar Angkat Warisan Bahari dan Potensi Pangan di Kirab HUT ke-357 Sulsel
- Nasi Goreng Sayang Istri, Aksi Bupati Selayar Warnai Keseruan HUT ke-357 Sulsel
- Wabup Muhtar Presentasikan Kelapa sebagai Produk Unggulan Selayar dalam Pertemuan OVOP Sulsel
- Bupati dan Wabup Selayar Promosikan Produk UMKM di Sulsel Expo dan Culinary 2026
- Lima Peserta Lolos Administrasi Seleksi Direksi dan Komisaris Bumi Maritim Tanadoang
- Wabup Selayar Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi di Forum TPID Sulsel Zona V Bulukumba
Dua Pelajar Yatim Piatu Chaeril dan Aditya Mustakim Terima Bantuan Hand Traktor dari Mentan RI Andi Amran Sulaiman
_copy_1280x8531.jpg)
KEPULAUAN SELAYAR – Dua pelajar yatim piatu di Kabupaten Kepulauan Selayar, yakni Chaeril, pelajar SMA Negeri 1 Benteng, dan Aditya Mustakim, pelajar SMP Negeri 5 Polebungin, mendapat perhatian khusus dari Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP, pada kegiatan Launching Program GEMERLAP. di Desa Mekar Indah Buki, Sabtu (15/11)

Keduanya ditetapkan sebagai penerima hand traktor, yang akan diserahkan dalam beberapa hari ke depan setelah data mereka dicatat langsung oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BMRP), Prof. Fadjry Djufri.
Baca Lainnya :
- Bupati Kepulauan Selayar Serahkan Santunan Kepada Para Veteran Pejuang Kemerdekaan RI0
- Kades Mare-Mare, Salurkan Bantuan BLT Door To Door0
- Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H : Terwujudnya Masyarakat Maritim Yang Sejahtera Adalah Harga Mati di Tahun 20210
- HUT ke-80 PMI Digelar di Selayar, Wabup Muhtar Ajak Masyarakat Tebarkan Kebaikan0
- Bupati Kepulauan Selayar Lantik Pengurus TP PKK Masa Bakti 2021-20260
Mentan Amran menyampaikan pesan penuh perhatian saat menunjuk kedua pelajar tersebut sebagai penerima bantuan.
"Hand traktornini punyanta nak. Mau dipake sendiri atau mau disewakan, terserah," ujarnya kepada Chaeril dan Aditya Mustakim.
Selain itu, masing-masing pelajar juga menerima uang tunai Rp10 juta sebagai modal awal.
Mentan dalam sambutannya mengingatkan pentingnya memelihara anak yatim piatu, karena merupakan ladang pahala.
Menurutnya, “Kalau ada anak yatim piatu, pelihara baik-baik karena itu merupakan ladang pahala.”
Ia kemudian mengenang masa kecilnya yang penuh keterbatasan, di mana ia berasal dari keluarga miskin dan pernah hidup bersama anak yatim piatu. Pengalaman tersebut kata Amran membentuk empati dan kepeduliannya hingga hari ini.
Dalam dialog, Chaeril mengungkapkan cita-citanya ingin menjadi tentara sementata Aditya bercita cita jadi polisi. Mendengar hal itu, Mentan langsung meminta Dandim Selayar dan Kapolres Selayar untuk mendampingi serta membimbing Chaeril dan Aditya agar bisa meraih cita-cita tersebut.
Namun jika pada akhirnya belum berhasil, Mentan membuka kesempatan bagi keduanya untuk datang ke kantornya dan akan diterima bekerja di perusahaan miliknya.
Selain bantuan kepada dua pelajar ini, Mentan juga memberikan uang tunai kepada seorang janda, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.
Mentan Amran turut meminta Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, agar menyiapkan tanah untuk kedua pelajar tersebut. Seluruh kebutuhan bibit dan sarana produksi pertanian akan dipenuhi oleh Kementerian Pertanian RI.
Kepedulian Mentan Amran Sulaiman kembali menjadi harapan besar bagi masa depan kedua pelajar yatim piatu dan masyarakat yang menerima manfaat. (HUMAS-IC)
_











.jpeg)