- Pimpin Rapat HUT ke-81 RI, Wakil Bupati Tekankan Koordinasi dan Doakan Korban KM Nurul Salsa
- KRI Marlin-877 Bergerak Menuju Lokasi KLM Nurul Salsa, Pemkab Selayar Intensifkan Koordinasi Penyelamatan
- Sekda Selayar Pimpin Rakor Lomba Desa dan Spot Foto, Targetkan Halo Gaes, Kita Lagi di Selayar, Viral
- Hari Pertama Penuh Kesan, 112 Siswa Baru Disambut Bak Keluarga di UPT SDN Benteng Selatan No.1 Kep. Selayar
- Nasi Santan Jadi Andalan TP PKK Selayar di Festival Kuliner Nasional HKG PKK ke-54
- UMKM Selayar Tampil Memikat di Pameran HKG PKK ke-54 Tingkat Nasional
- Puncak Peringatan HKG PKK ke-54, Hj. Tri Yanti Perkuat Semangat Pengabdian Kader PKK Selayar
- Yanti Rahmawati Ketua TP PKK Selayar Gaungkan Budaya Hidup Sehat Lewat Jalan Sehat Anti Mager
- BKPSDM Selayar dan UNHAS Perkenalkan Program Pascasarjana bagi ASN
- Bupati Selayar Terima Hasil Pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah dari Kementerian PU
Dua Pelajar Yatim Piatu Chaeril dan Aditya Mustakim Terima Bantuan Hand Traktor dari Mentan RI Andi Amran Sulaiman
_copy_1280x8531.jpg)
KEPULAUAN SELAYAR – Dua pelajar yatim piatu di Kabupaten Kepulauan Selayar, yakni Chaeril, pelajar SMA Negeri 1 Benteng, dan Aditya Mustakim, pelajar SMP Negeri 5 Polebungin, mendapat perhatian khusus dari Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP, pada kegiatan Launching Program GEMERLAP. di Desa Mekar Indah Buki, Sabtu (15/11)

Keduanya ditetapkan sebagai penerima hand traktor, yang akan diserahkan dalam beberapa hari ke depan setelah data mereka dicatat langsung oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BMRP), Prof. Fadjry Djufri.
Baca Lainnya :
- Inspektorat Kepulauan Selayar Rapat Gelar Pengawasan Daerah Tahun 2017 0
- Alumni Fakultas Hukum UMI Makassar Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa Selayar0
- Tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar, Begini Kondisi Kesehatan JCH Selayar0
- Pemkab Selayar Jelaskan Alokasi Anggaran Listrik yang Dianggap Tinggi0
- Ketua DWP Selayar Ikuti Webinar Kanker Prostat0
Mentan Amran menyampaikan pesan penuh perhatian saat menunjuk kedua pelajar tersebut sebagai penerima bantuan.
"Hand traktornini punyanta nak. Mau dipake sendiri atau mau disewakan, terserah," ujarnya kepada Chaeril dan Aditya Mustakim.
Selain itu, masing-masing pelajar juga menerima uang tunai Rp10 juta sebagai modal awal.
Mentan dalam sambutannya mengingatkan pentingnya memelihara anak yatim piatu, karena merupakan ladang pahala.
Menurutnya, “Kalau ada anak yatim piatu, pelihara baik-baik karena itu merupakan ladang pahala.”
Ia kemudian mengenang masa kecilnya yang penuh keterbatasan, di mana ia berasal dari keluarga miskin dan pernah hidup bersama anak yatim piatu. Pengalaman tersebut kata Amran membentuk empati dan kepeduliannya hingga hari ini.
Dalam dialog, Chaeril mengungkapkan cita-citanya ingin menjadi tentara sementata Aditya bercita cita jadi polisi. Mendengar hal itu, Mentan langsung meminta Dandim Selayar dan Kapolres Selayar untuk mendampingi serta membimbing Chaeril dan Aditya agar bisa meraih cita-cita tersebut.
Namun jika pada akhirnya belum berhasil, Mentan membuka kesempatan bagi keduanya untuk datang ke kantornya dan akan diterima bekerja di perusahaan miliknya.
Selain bantuan kepada dua pelajar ini, Mentan juga memberikan uang tunai kepada seorang janda, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.
Mentan Amran turut meminta Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, agar menyiapkan tanah untuk kedua pelajar tersebut. Seluruh kebutuhan bibit dan sarana produksi pertanian akan dipenuhi oleh Kementerian Pertanian RI.
Kepedulian Mentan Amran Sulaiman kembali menjadi harapan besar bagi masa depan kedua pelajar yatim piatu dan masyarakat yang menerima manfaat. (HUMAS-IC)
_










.jpeg)