- Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Pulau Jampea Selayar, Warga Berhamburan Keluar Rumah
- Oktober Bebas Denda, Pajak Kendaraan Diskon 50 Persen, Samsat Selayar Ajak Warga Manfaatkan Program Gubernur
- Wabup Muhtar Dorong Reforma Agraria, Penguasaan Tanah di Kawasan Takabonerate Jadi Perhatian
- Bupati Selayar Apresiasi Pengadilan Agama, Sinergi Layanan Anak dan Dispensasi Kawin Diperkuat
- Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Natsir Ali Tekankan Persatuan Membangun Selayar
- SMEP Rumah Dilan, Lansia Buktikan Usia Bukan Batas Berkarya
- Bunda PAUD Bontosikuyu dan Pasimarannu Dikukuhkan, Perkuat Perhatian pada Anak Usia Dini
- Urai Persoalan Sampah dari Hulu, TP PKK Selayar Perkuat Rumah Pilah
- Pengurus PKK dan Posyandu Dua Kecamatan Dikukuhkan, Sinergi Pelayanan Diperkuat
- Dari Paripurna APBD Perubahan, Bupati Natsir Ali Ajak Semua Kekuatan Keroyok Pembangunan Daerah
Rakor dengan Berbagai Unsur, Bupati Basli Ali Kembali Sampaikan Keluhan Warganya

KEPULAUAN SELAYAR - Untuk kesekian kalinya Bupati Basli Ali menyampaikan keluhan warga Kalaotoa Kecamatan Pasilambena dan Pasimarannu atas kondisi pantai dan struktur tanah yang mengalami penurunan pasca terjadinya bencana gempa.
"Terus terang kami sampaikan, masyarakat pada dua kecamatan tersebut pasca gempa, hingga saat ini masih resah, utamanya jika musim timur dan musim barat, air laut masuk hingga kepemukiman," keluh Bupati Basli dalam Rakor keempat kalinya yang melibatkan berbagai Unsur Kementerian, Rabu (23/8)
Lanjutnya, sampai saat ini upaya rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan pengaman pantai di Kec. Pasilambena dan Pasimarannu belum terlaksana.
Baca Lainnya :
- Rider Selayar Kecelakaan Pada Latemmamala Trail Adventure Kabupaten Soppeng0
- Kapolres Kepulauan Selayar Irup Upacara Tabur Bunga di Pelabuhan Benteng 0
- Besok Dinas PMPTSPTK Bersama BPJS Ketenagakerjaan akan Sosialisasi di Bontolebang0
- Tim FKS Selayar Lakukan Pembinaan pada Lima Kecamatan di Kepulauan0
- Wabup Resmi Menerima Kepulangan 57 Jemaah Haji Selayar0
Sejumlah persyaratan seperti Dokumen R3P, begitupun dengan Dokumen Detail Engineering Design (DED) rehab-rekon bangunan pengaman pantai dua wilayah tersebut telah selesai disusun oleh Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan-Jeneberang, imbuhnya
Namun demikian Bupati Basli Ali atas nama pemerintah dan masyarakat Selayar menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya selama kurun waktu dua tahun pasca bencana, pemerintah pusat dalam hal ini kementerian dan lembaga, Pemprov Sulsel maupun pemerintah kabupaten telah melaksanakan penanganan atas dampak gempa.
"Beberapa diantaranya; Penanganan kerusakan rumah kategori rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan, Pembangunan dan rekonstruksi sarana pendidikan dasar; dan Bantuan bidang Koperasi dan UMKM dan lainnya" papar Bupati
Akan tetapi lebih dari itu, kata Bupati Pemkab Selayar, masih tetap berharap dukungan optimal dari pemerintah pusat terhadap upaya rehabilitasi rekonstruksi, pembangunan infrastruktur, fasilitas publik, bidang kesehatan, bidang pendidikan, dan sarana ibadah.
"Besar harapan kami kiranya Rehabilitasi dan Pembangunan Bangunan Pengaman Pantai pada 6 lokasi di Kecamatan Pasilambena dan Kecamatan Pasimarannu, mendapatkan perioritas anggaran melalui APBN dan bisa terlaksana pembangunannya dalam tahun anggaran 2024." harapnya
Rapat Koordinasi yang berlangsung secara daring ini dipimpin
Deputi PMPP Setwapres, Suprayoga Hadi, fokus membahas Penuntasan Rehabilitasi Rekonstruksi Bangunan Pengaman Pantai Pasca Bencana di Kabupaten Kepulauan Selayar, dihadiri Unsur Kemenko PMK, Unsur Kementerian PUPR, Unsur BNPB Pusat dan BNPB Sulsel, BBWS Pompengan-Jeneberang. (Humas Diskominfo SP/-IC)











.jpeg)