- Bupati Natsir Ali Pastikan Pembangunan Jalan dan Perkuat Program Pertanian Saat Safari Ramadan di Pakbatteang Buki
- Safari Ramadan di Bontomatene Bupati Natsir Ali Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Program Strategis Daerah
- Dinkes Selayar Uji Keamanan Jajanan Buka Puasa, Wabup Muhtar Ajak ASN Dukung UMKM
- Pemkab dan BAZNAS Selayar Perkuat Sinergi Tekan Angka Stunting
- Pemkab Selayar Awasi Ketat Harga dan Distribusi Bahan Pokok Selama Ramadan
- Wabup Bersama BAZNAS Selayar Distribusikan Bantuan Program Penurunan Stunting
- GEMERLAP Jadi Prioritas, Bupati Natsir Ali Minta ASN Responsif dan Adaptif Lewat Sistem Kerja Fleksibel
- Respons Keluhan Warga, Distribusi BBM dan Antrean Jadi Fokus Rapat Pemda Selayar Hari ini
- Wabup Sampaikan Pesan Spiritual dan Pembangunan pada Malam Kedua Ramadan di Masjid Rahmatan Lil Alamin Benteng
- Potensi Carbon Trade dan Check Point Perikanan Selayar Dibahas, Bupati–Gubernur Temui Mendagri Soal DBH
Sebanyak 73 Orang Menjalani RDT di Pelabuhan Pamatata, Alhamdulillah Hasilnya Negatif

KEPULAUAN SELAYAR - Para sopir dan kenet (kondektur) angkutan logistik dan barang dari daerah transmisi lokal / zona merah covid-19, menjalani pemeriksaan test diagnostik cepat (rapid diagnostik test), di Pelabuhan Pamatata Selayar Sulsel, Kamis (7/5/2020).
Hal ini dibenarkan oleh juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar dr. Husaini, M. Kes., saat dihubungi via seluler.
Langkah ini dilakukan lanjut dr. Husaini untuk mencegah penyebaran virus corona, setelah sebelumnya dua orang warga Kabupaten Kepulauan Selayar dinyatakan positif covid-19.
Baca Lainnya :
- Kadinkes Kepulauan Selayar Terus Imbau Masyarakat untuk Jaga Kebersihan0
- Pandemi Corona, Ketua PGRI Selayar Serahkan Bantuan Kepada Tim Gugus Tugas Covid- 190
- Video Conference dengan Gubernur Sulsel, MBA Laporkan Kondisi Pencegahan Covid-19 0
- Resmi Diumumkan, Pasien Positif Covid-19 di Selayar Bertambah0
- Cegah Sebaran Covid-19, Seluruh Pelabuhan Penyeberangan Laut Selayar Ditutup0
Sementara Kepala Seksi Survailan dan imunisasi Dinkes Ermansyah, SKM sebagai penanggungjawab lapangan mengatakan ada 73 orang menjalani rapid diagnostik test (RDT) sudah termasuk sopir, kondektur, kapten dan ABK Kapal fery KMP Kormomolin, pegawai UPT Pelabuhan Pamatata, para anggota gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 yang bertugas di posko Pelabuhan Pamatata. Hasilnya semuanya dilaporkan non reaktif (negatif).
Sebelumnya Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali telah mengeluarkan himbauan perihal pembatasan transportasi dan penumpang. Salah satu isinya menyatakan para sopir dan kenek angkutan logistik dan barang dilarang naik di kapal tanpa menggunakan masker, sarung tangan dan add card yang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Selayar. Selanjutnya akan dilakukan Rapid Diagnostik Test setiap tujuh hari.
Hingga berita ini diturunkan update data penanganan covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar ODP 72 orang dengan rincian proses pemantauan 7 orang, selesai pemantauan dan dinyatakan sehat 65 orang.
PDP 3 orang, dengan rincian sementara dalam proses pengawasan 1 orang dan pasien tersebut dirawat di ruang isolasi RSUD KH. Hayyung dengan hasil pemeriksaan I laboratorium RT-PCR negatif. Selesai pengawasan dan dinyatakan sehat 2 orang.
Orang beresiko karena ada riwayat perjalanan dari daerah transmisi lokal/zona merah sebanyak 2.881 orang. Sementara menjalani isolasi mandiri 14 hari sebanyak 441 orang, selesai isolasi mandiri 14 hari sebanyak 2.440 orang.
Orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 89 orang karena ada kontak erat dengan penderita positif. Yang sementara menjalani karantina/pemantauan sebanyak 84 orang (ini merupakan kontak erat penumpang Wings Air dan penumpang KMP Kormomolin yang memuat pasien positif covid-19). OTG yang sudah selesai karantina/pemantauan dan dinyatakan sehat sebanyak 5 orang.
Untuk pasien positif covid-19 sebanyak 2 orang, dan sementara dirawat terpusat di Makassar melalui program rekreasi duta covid-19 Provinsi Sulawesi Selatan. (IM)










.jpeg)