- Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda, TMMD ke-128 Selayar Resmi Dibuka
- Baznas Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Kepulauan, Salurkan Bantuan di Pasilambena dan Taka Bonerate
- PLTS 24 Jam Ubah Wajah Ekonomi Kayuadi, Warga Kini Lebih Produktif
- Kunker Kepulauan Berakhir, Bupati Natsir Ali Jelaskan Dampak Efisiensi Anggaran dari Pulau ke Pulau
- Kayuadi Jadi Penutup Kunker, Bupati Natsir Ali Dorong Pemerataan Program untuk Semua
- Kunker di Kalaotoa, Bupati Jawab Keluhan Jalan dan Siapkan Solusi Air Bersih
- Kepala Rutan Selayar Temui Wakil Bupati, Bahas Dukungan Program Gemerlap dan Gemetar
- Dari Sosial hingga Kesehatan, Peran Baznas Selayar Menguat di Pasimarannu
- Bupati Natsir Ali Pantau Langsung Aktivitas Nelayan di Laut, Sosialisasikan Program Check Point
- Bupati Natsir Ali Tatap Muka dengan Warga Pasimarannu, Disambut Adat hingga Bahas Program Strategis
Solusi Nyata di Jampea, Bupati Natsir Ali Hadirkan Sumur Bor untuk Tingkatkan Produksi Petani

KEPULAUAN SELAYAR – Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, meninjau langsung proyek sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Desa Kembang Ragi, Pulau Jampea, Ahad (19/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Andi Abdurrahman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta Camat Pasimasunggu, Nur Amin Arsyad.
Baca Lainnya :
- Rujab Bupati Dijadikan Posko Induk GEMERLAP, Natsir Ali Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat Langsung0
- Bupati Kep. Selayar Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Bontomatene0
- Pastikan Stok BBM dan Cap Tera Nozzel Normal, Pemda dan Polres Kepulauan Selayar Sidak AMPS 0
- dr. Frengky Wijaya : Jangan Panik, Reaktif Rapid Test Belum Tentu Positif Covid-190
- Diperingati Sederhana, Polres Kepulauan Selayar, Upacara HUT Bhayangkara ke-74 secara Virtual0
Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya memastikan keberlanjutan program penyediaan air bagi sektor pertanian di wilayah kepulauan.
Program sumur JIAT sendiri merupakan hasil koordinasi Bupati Natsir Ali Kabupaten dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air serta Balai Besar/Balai Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang.
Diketahui, pada tahun 2025 sebanyak 20 titik sumur JIAT telah dibangun di Pulau Jampea, yang tersebar di dua kecamatan, yakni 9 titik di Kecamatan Pasimasunggu dan 11 titik di Kecamatan Pasimasunggu Timur. Program ini juga berpotensi untuk ditambah pada tahun 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Natsir Ali melihat langsung aliran air dari sumur JIAT yang mampu menghasilkan debit sekitar 5 liter per detik. Ia menilai kehadiran infrastruktur ini sangat membantu kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat.
“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada kepala Balai Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang Ir. Heriantono Waluyadi dan PPK Ir. Riduan Bizar atas dukungan dan realisasi program ini,” ujar Bupati.
Menurutnya, keberadaan sumur JIAT menjadi solusi bagi lahan sawah tadah hujan yang selama ini hanya bisa berproduksi satu kali dalam setahun, bahkan sebagian sempat tidak dikelola akibat kekurangan air.
“Dengan adanya irigasi air tanah ini, lahan yang sebelumnya terbatas kini bisa ditanami hingga dua bahkan tiga kali musim tanam,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Camat Pasimasunggu, Nur Amin Arsyad. Ia mengungkapkan bahwa program sumur JIAT sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya petani di wilayahnya.
“Kehadiran sumur ini benar-benar membantu petani. Sawah yang dulunya bergantung pada hujan kini sudah memiliki sumber air yang lebih stabil,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar berharap program ini terus berlanjut dan diperluas guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan. (HUMAS-IC)










.jpeg)