- Qoriah Asal Selayar Pingsan Usai Tampil di Cabang Tilawah Dewasa Putri MTQ XXXIV Sulsel
- Harga Jagung Rp5.500–Rp6.400/Kg, Bulog Siap Serap Hasil Petani Selayar Dukung Program GEMETAR
- Bupati Selayar Launching Penyaluran Bantuan Pangan 26 Ton untuk Alokasi Februari–Maret 2026
- Tim Medis RSUD KH. Hayyung Selayar Periksa Kesehatan Dapur Kafilah MTQ XXXIV
- Kafilah Selayar Mulai Berlaga di Hari Pertama MTQ XXXIV Sulsel
- Bupati Selayar Terima Kunjungan UPC, Bahas Pengembangan PLTB dan PLTS
- Inspektorat Selayar Perkuat Upaya Pencegahan Korupsi melalui Evaluasi IKPD MCSP 2025
- Wabup Selayar Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 189 ASN dan Apresiasi Purna Tugas
- MTQ XXXIV Sulsel Resmi Dibuka, Selayar Kirim 110 Kafilah
- Wabup Selayar Hadiri Halal Bi Halal Permas di Makassar, Ajak Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
Wabup Selayar Buka Sosialisasi Deteksi Dini Potensi Konflik Bagi Aparat Pemerintah

Keterangan Gambar : Foto by Aenul
SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., membuka acara Sosialisasi Deteksi Dini Potensi Konflik Bagi Aparat Pemerintah Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kepulauan Selayar di Kantor Kecamatan Benteng, Selasa (18/6/2019).
Hadir dalam acara tersebut Dandim 1415 Kepulauan Selayar, Kasat Intel Polres Kepulauan Selayar, Asisten Pemerintahan Setda, dan aparat desa kelurahan.
Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., menyampaikan dalam sambutannya bahwa konflik secara makna adalah saling pukul atau bertentangan. Secara sosiologis salah satu pihak berusaha untuk menyingkirkan yang satu dengan menghancurkan. Cara yang digunakan untuk menyingkirkan yang lain dengan cara yang brutal, ilegal, melawan hukum dan tidak berbudaya dalam wujud tawuran, dll.
Baca Lainnya :
- Partnership HKI Pilih Selayar Lokus Sosialisasi Kesehatan Mata, Ini Kata Asisten Administrasi0
- Kerja Sama dengan DKP Selayar, Kemkominfo Gelar Pelatihan Implementasi Program Nelayan Go Online 0
- BNNP Sulsel Sosialisasi Layanan Rehabilitasi dan Pasca Rehabilitasi di Selayar0
- Asisten Administrasi Buka Sosialisasi Program DAK Bidang Pendidikan1
"Konflik tidak selalu ada dalam masyarakat. Tetapi potensi konflik selalu ada dalam masyarakat. Faktornya adalah kemajemukan, heterogen, perbedaan, diskriminatif, dll. Kita wajib lakukan antisipasi sebelum konflik terjadi," ujar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H.
Baca juga : Asisten Pemerintahan Serahkan SPPT DHKP kepada Para Lurah dan Kepala Desa
Di tempat yang sama, Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Kepulauan Selayar selaku panitia, Sitti Nadira Basrum, S.Pi., menyampaikan dalam laporannya bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan tersebut adalah meningkatkan wawasan dan keterampilan aparat pemerintah dalam mengolah, menganalisis sumber-sumber informasi dan data untuk mereduksi potensi konflik di tengah masyarakat dan meningkatkan komunikasi dan koordinasi yang baik antara aparatur pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat yang akan menghadirkan sinergitas yang terarah dan efektif guna mewujudkan kondusifitas.
Lebih lanjut Sitti Nadira Basrum, S.Pi. memaparkan total peserta yang ikut dalam sosialisasi tersebut sebanyak 40 orang yang terdiri dari aparat kelurahan dengan pemateri Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Dandim 1415 Kepulauan Selayar, dan Kasat Intel Polres Kepulauan Selayar.
"Aparatur pemerintah, tokoh agama, masyarakat dan pemuda, serta perlindungan masyarakat memliki peran yang sangat vital dalam proses tersebut. Beberapa diantaranya yang harus diwaspadai yaitu isu-isu yang bersifat sara. Upaya adu domba dan pecah belah umat beragama dan masyarakat. Maraknya ujaran kebencian atau provokasi problematika ekonomi dan penegakan hukum yang dapat menimbulkan persoalan di tengah-tengah masyarakat," terang Sitti Nadira Basrum, S.Pi. (D)










.jpeg)